Candi Bahal, Kompleks Percandian Terluas di Sumatera Utara yang Sarat Sejarah
RAU - Tuesday, 26 May 2026 | 09:00 AM


Kompleks Candi Bersejarah di Padang Lawas Utara
Candi Bahal dikenal sebagai kompleks percandian terbesar yang ada di Sumatera Utara. Situs bersejarah ini berada di Desa Bahal, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara.
Kompleks Candi Bahal terdiri dari tiga bangunan utama, yakni Candi Bahal I, Candi Bahal II, dan Candi Bahal III. Masing-masing candi terpisah dengan jarak sekitar 500 meter dan berdiri di area yang cukup luas.
Meski telah dipugar dan kini tampak megah, sejarah lengkap mengenai latar belakang pembangunan candi ini masih belum sepenuhnya terungkap.
Diduga Peninggalan Kerajaan Panai
Candi Bahal diduga merupakan peninggalan Kerajaan Panai, sebuah kerajaan bercorak Buddha yang diperkirakan pernah berdiri pada abad ke-11 hingga abad ke-14.
Beberapa catatan sejarah menyebutkan bahwa Kerajaan Panai pernah berada di bawah pengaruh Sriwijaya dan dikenal memiliki kekayaan alam yang melimpah. Namun hingga kini, pusat kerajaan tersebut masih menjadi perdebatan di kalangan sejarawan.
Dilihat dari bentuk arsitekturnya, Candi Bahal dipercaya memiliki corak Buddha Vajrayana. Hal ini terlihat dari struktur bangunan serta ornamen yang ditemukan di kawasan candi.
Keunikan Arsitektur Candi Bahal
Ketiga bangunan candi dibuat menggunakan bata merah dan berdiri di area pelataran yang dikelilingi pagar. Di antara ketiga bangunan tersebut, Candi Bahal I merupakan yang terbesar.
Pada area Candi Bahal I terdapat bangunan utama di tengah halaman serta beberapa fondasi berbentuk persegi yang diduga merupakan sisa bangunan candi pendamping atau candi perwara.
Struktur bangunan yang masih bertahan hingga kini menunjukkan kemampuan arsitektur masyarakat masa lampau yang cukup maju.
Menjadi Warisan Budaya dan Wisata Sejarah
Selain menjadi tempat bersejarah, Candi Bahal juga menjadi salah satu destinasi wisata budaya di Sumatera Utara yang menarik perhatian wisatawan maupun peneliti sejarah.
Keberadaan situs ini menunjukkan bahwa wilayah Sumatera Utara memiliki warisan peradaban kuno yang besar dan berpengaruh pada masanya.
Next News

Manfaat Buah Salju dari Bali untuk Kesehatan dan Kecantikan
in 6 hours

Mengenal Buah Carica dan Khasiatnya
in 6 hours

Mengenal Buah Ketapang dan Manfaatnya untuk Kesehatan
in 5 hours

10 Manfaat Sayur Labu Siam untuk Kesehatan, Rendah Kalori dan Kaya Nutrisi
in 5 hours

7 Manfaat Buah Sawo Manila untuk Kesehatan, Manis dan Kaya Nutrisi
in 5 hours

Mengenal Buah Pucuk Merah, Buah Kecil Berwarna Cerah yang Jarang Diketahui
in 5 hours

Khasiat Buah Markisa untuk Kesehatan, Segar dan Kaya Nutrisi
in 5 hours

6 Manfaat Buah Ceri untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan dan Baik untuk Jantung
in 5 hours

Lemang Periuk Kera, Kuliner Tradisional Unik yang Dimasak dalam Tanaman Karnivora
in 5 hours

Cymothoa exigua, Parasit Unik yang Menggantikan Lidah Ikan di Dalam Mulutnya
in 5 hours





