Selasa, 16 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional

Bupati Tapsel Pimpin Panen Perdana Jagung Pascabencana di Batangtoru, Serahkan Berbagai Bantuan untuk Petani

RAU - Thursday, 04 June 2026 | 08:07 AM

Background
Bupati Tapsel Pimpin Panen Perdana Jagung Pascabencana di Batangtoru, Serahkan Berbagai Bantuan untuk Petani

BATANGTORU – Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menghadiri kegiatan panen perdana jagung pascabencana sekaligus menyerahkan berbagai bantuan pertanian kepada kelompok tani di kawasan Aek Sirara, Desa Sumuran, Kecamatan Batangtoru, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lahan Kelompok Tani Maju Bersama tersebut menjadi simbol kebangkitan sektor pertanian pascabencana sekaligus langkah nyata Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat melalui peningkatan produktivitas pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan mengapresiasi semangat dan kegigihan para petani yang mampu bangkit serta kembali mengelola lahan pertanian meskipun sebelumnya terdampak bencana. Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama perekonomian masyarakat yang harus terus diperkuat dan dikembangkan.

"Jangan ada lagi lahan yang tidur atau tidak produktif. Setiap jengkal lahan harus dimanfaatkan untuk menghasilkan nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masa depan anak-anak kita," ujar Gus Irawan.

Ia menilai komoditas jagung memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena masa tanamnya relatif singkat, hanya sekitar empat bulan, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan yang lebih cepat bagi petani dibandingkan beberapa komoditas perkebunan yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berproduksi optimal.



Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat memanfaatkan program pembiayaan pertanian berbunga nol persen yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bekerja sama dengan Bank Sumut. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat permodalan petani dan mendorong peningkatan luas tanam serta hasil produksi.

"Program ini harus berhasil. Modal usaha sudah kita siapkan dengan bunga nol persen. Manfaatkan untuk kegiatan yang produktif agar hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik," tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian, Bupati Gus Irawan menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain satu unit mesin perontok jagung (corn sheller), bantuan benih padi varietas Inpari 32 sebanyak 2,8 ton untuk 16 kelompok tani, bantuan benih jagung sebanyak 150 kilogram untuk satu kelompok tani, serta bantuan alat uji tanah PUTK dan PUTS bagi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Napa Batangtoru.

Selain itu, pemerintah juga memberikan dukungan pengembangan demplot cabai seluas satu hektare di Desa Huta Godang sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat dan penguatan sektor hortikultura di wilayah tersebut.

Dalam dialog bersama masyarakat, Bupati turut menerima berbagai aspirasi terkait penanganan warga terdampak bencana yang belum terdata sebagai penerima bantuan. Ia meminta pemerintah kecamatan dan desa segera melakukan verifikasi serta pendataan ulang agar bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran.



Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Maju Bersama, Suriadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terhadap para petani di Desa Sumuran.

Ia menjelaskan bahwa panen perdana jagung tersebut merupakan hasil kerja keras para petani dalam memulihkan lahan pertanian yang sebelumnya terdampak banjir dan sempat mengalami penurunan produktivitas.

"Kehadiran Bapak Bupati menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan pertanian dan meningkatkan hasil produksi. Kami berharap dukungan pemerintah kepada petani dapat terus berlanjut," ungkapnya.

Kegiatan panen perdana jagung pascabencana dan penyerahan bantuan pertanian tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan, Camat Batangtoru, perwakilan Bank Sumut, unsur Forkopimcam, penyuluh pertanian, kepala desa, tokoh masyarakat, serta para petani dan kelompok tani setempat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana melalui pemanfaatan lahan yang lebih produktif dan berkelanjutan.