BMKG Ingatkan Potensi Bencana, Hujan Lebat Diperkirakan Guyur Sumut Sepekan ke Depan
RAU - Friday, 19 June 2026 | 12:10 PM


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Utara pada Jumat (19/6/2026).
Cuaca tersebut diperkirakan berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, serta berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.
"Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir di wilayah pegunungan, pantai timur, lereng timur dan lereng barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana seperti banjir, longsor, dan angin kencang," kata Prakirawan BBMKG Wilayah I, Putri Diana, di Medan, Kamis (18/6/2026) dikutip dari Antara.
Bagaimana prakiraan cuaca Sumut pada 19 Juni?
BMKG memaparkan bahwa kondisi cuaca di Sumatera Utara pada Jumat (19/6/2026) akan mengalami variasi di setiap waktu.
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah diprakirakan berawan dengan potensi hujan sedang di sejumlah daerah, antara lain:
Padanglawas Utara
Tapanuli Selatan
Labuhanbatu Utara
Labuhanbatu
Labuhanbatu Selatan.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan hingga lebat berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Utara.
Bahkan, hujan dengan intensitas lebat diperkirakan dapat terjadi di beberapa wilayah perkotaan dan dataran tinggi, seperti:
Medan
Dairi
Deli Serdang
Karo
Binjai.
Sementara itu, pada malam hari, hujan ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Medan, Dairi, Deli Serdang, Karo, Binjai, dan Langkat.
Adapun pada dini hari, kondisi cuaca cenderung berawan dengan peluang hujan ringan di sebagian wilayah lereng barat dan pantai barat Sumatera Utara.
Apa yang menyebabkan cuaca ekstrem masih terjadi?
BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca di Sumatera Utara dalam beberapa waktu terakhir masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang cukup aktif.
Salah satu penyebab utama adalah pertumbuhan awan konvektif akibat pemanasan permukaan bumi yang cukup kuat pada siang hari.
Selain itu, atmosfer yang labil turut memperkuat proses pembentukan awan hujan, sehingga meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah.
Faktor lainnya adalah adanya daerah belokan angin yang melintasi wilayah pantai timur, lereng timur, dan lereng barat Sumatera Utara, yang turut mendukung pertumbuhan awan hujan.
Bagaimana kondisi cuaca dalam sepekan ke depan?
Dalam analisis BMKG, cuaca di Sumatera Utara dalam sepekan ke depan masih dipengaruhi oleh beberapa fenomena atmosfer skala lebih luas. Di antaranya adalah sirkulasi siklonik yang terpantau di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera serta keberadaan belokan angin di sekitar wilayah tersebut.
Selain itu, suhu permukaan laut di Selat Malaka dan perairan barat Sumatera Utara masih cukup hangat.
Kondisi ini menyebabkan suplai uap air ke atmosfer tetap tinggi, sehingga mendukung terbentuknya awan hujan.
Pada skala lokal, tingkat labilitas atmosfer juga masih cukup tinggi, yang berarti kondisi udara mudah memicu terbentuknya awan hujan secara cepat, meskipun tidak selalu mencakup wilayah yang luas. BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Utara berkisar hingga 33 derajat Celcius, dengan tingkat kelembaban udara antara 67 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 5 hingga 20 kilometer per jam.
Next News

Presiden setujui anggaran Rp100,1 triliun untuk pemulihan pascabencana
in 5 hours

Bupati Gus Irawan Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba dan Bangun Masa Depan Melalui Pendidikan serta Kemandirian Ekonomi
a day ago

BMKG: Prakiraan Cuaca 18 Juni 2026, Ini Wilayah Berpotensi Hujan dan Angin Kencang
20 hours ago

Bupati Taput dan Tapteng Tinjau Pembangunan Jalan Perbatasan, Dukung Konektivitas Antarwilayah
a day ago

PPIH Debarkasi Medan Tuntaskan Pemulangan Gelombang Pertama Jamaah Haji Sumut 2026
a day ago

Bupati Gus Irawan Resmikan PELITA Desa Sugi, Sopo Silua dan Rumah DILAN, Dorong Digitalisasi serta Peningkatan Ekonomi Masyarakat
2 days ago

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Bupati Gus Irawan Serukan Kolaborasi Jaga Kelestarian Lingkungan di Tapsel
a day ago

Bupati Gus Irawan Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Tapsel, Dorong Kebijakan Berbasis Data Akurat
a day ago

PPIH Medan tuntaskan pemulangan gelombang pertama haji Sumut
2 days ago

Pemulihan sawah Madina terkendala irigasi Batang Gadis
2 days ago





