Rabu, 8 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Bisul Tiba-tiba Muncul? Hindari 5 Kebiasaan Ini agar Tidak Semakin Parah

Liaa - Wednesday, 11 March 2026 | 04:32 AM

Background
Bisul Tiba-tiba Muncul? Hindari 5 Kebiasaan Ini agar Tidak Semakin Parah

Bisul merupakan infeksi kulit yang biasanya muncul akibat bakteri pada folikel rambut atau kelenjar minyak. Kondisi ini sering menimbulkan benjolan merah yang terasa nyeri dan berisi nanah.

Meski terlihat sepele, cara penanganan yang salah justru dapat memperparah kondisi kulit dan memicu infeksi yang lebih luas. Karena itu, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari ketika bisul muncul.

Berikut lima kebiasaan buruk yang perlu dihindari saat mengalami bisul.

1. Memencet atau Memecahkan Bisul Sendiri

Memencet bisul merupakan kesalahan yang paling sering dilakukan. Tindakan ini dapat mendorong bakteri masuk lebih dalam ke jaringan kulit.

Akibatnya, infeksi dapat menyebar dan memicu kondisi yang lebih serius seperti Cellulitis, yaitu infeksi jaringan kulit, bahkan berisiko menyebabkan Sepsis atau infeksi yang menyebar ke aliran darah.



2. Menyentuh Bisul dengan Tangan Kotor

Tangan manusia sering bersentuhan dengan berbagai benda yang mengandung kuman.

Menyentuh bisul tanpa mencuci tangan dapat menambah bakteri baru ke area yang sudah terinfeksi dan memperburuk kondisi luka. Karena itu, penting untuk selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh area kulit yang terinfeksi.

3. Menggunakan Jarum yang Dipanaskan

Ada mitos yang menyebutkan bahwa menusuk bisul dengan jarum yang dipanaskan dapat mempercepat keluarnya nanah.

Padahal, jarum rumah tangga tidak pernah benar-benar steril secara medis. Prosedur untuk mengeluarkan nanah dari bisul hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis dengan peralatan yang steril.

4. Mengoleskan Bahan Sembarangan

Beberapa orang mencoba mengobati bisul dengan bahan seperti pasta gigi, deterjen, atau ramuan tradisional yang tidak jelas kebersihannya.



Penggunaan bahan tersebut justru berisiko menyebabkan iritasi kulit, alergi, bahkan luka bakar kimiawi. Jika ingin menggunakan obat oles, sebaiknya gunakan salep antibiotik yang direkomendasikan oleh dokter atau apoteker.

5. Membiarkan Bisul Terbuka

Ketika bisul pecah secara alami, cairan nanah yang keluar mengandung bakteri.

Jika tidak ditutup atau dibersihkan dengan benar, bakteri tersebut dapat menyebar ke area kulit lain dan memicu munculnya bisul baru. Karena itu, luka sebaiknya dibersihkan dengan kassa steril dan ditutup menggunakan perban.