Bencana Hidrometeorologi, Bencana yang Paling Sering Terjadi di Indonesia
RAU - Friday, 17 April 2026 | 06:30 AM


Beberapa waktu terakhir, istilah bencana hidrometeorologi semakin sering muncul dalam berita.
Terutama saat terjadi:
•banjir
•longsor
•angin kencang
•hujan ekstrem
•kekeringan
Namun masih banyak yang bertanya, sebenarnya apa maksudnya?
Secara sederhana, bencana hidrometeorologi adalah bencana yang dipicu oleh faktor cuaca, iklim, dan siklus air.
Kata ini berasal dari dua unsur:
_hidro = air_
_meteorologi = cuaca dan atmosfer_
Jadi, bencana ini berkaitan erat dengan hujan, angin, suhu, kelembapan, dan aliran air.
Di Indonesia, jenis bencana ini termasuk yang paling dominan.
Bahkan BNPB mencatat pada awal 2026 telah terjadi 140 kejadian bencana, dan sebagian besar merupakan bencana hidrometeorologi.
Jenis Bencana Hidrometeorologi
Ada beberapa jenis yang paling sering terjadi di Indonesia.
1. Banjir
Ini yang paling umum.
Terjadi ketika curah hujan tinggi menyebabkan sungai, drainase, atau saluran air tidak mampu menampung debit air.
Penyebabnya bisa karena:
•hujan deras
•drainase buruk
•sampah menyumbat
•alih fungsi lahan
BNPB menyebut banjir masih mendominasi kejadian di awal Januari 2026.
2. Tanah Longsor
Biasanya terjadi di daerah perbukitan atau lereng.
Hujan deras membuat tanah menjadi jenuh air dan kehilangan kestabilan.
Akibatnya, massa tanah bergerak turun.
3. Angin Kencang / Puting Beliung
Sering terjadi saat cuaca ekstrem.
Dampaknya bisa berupa:
•pohon tumbang
•atap rumah rusak
•jaringan listrik terganggu
BNPB juga mencatat banyak kejadian angin kencang di berbagai daerah pada awal tahun ini.
4. Kekeringan
Meski sering dikaitkan dengan musim kemarau, ini juga termasuk hidrometeorologi.
Terjadi karena kurangnya curah hujan dalam waktu lama.
Dampaknya bisa ke:
•pertanian
•pasokan air bersih
•kebakaran lahan
BMKG dan BNPB bahkan sudah mulai menyiapkan mitigasi kekeringan untuk musim kemarau 2026.
Kenapa Indonesia Sering Mengalaminya?
Indonesia secara geografis memang sangat rentan.
Beberapa faktor utama:
•Curah Hujan Tinggi
Indonesia adalah negara tropis dengan musim hujan yang cukup intens.
•Perubahan Iklim
Pola hujan kini semakin sulit diprediksi.
BMKG menyebut dalam 16 tahun terakhir kejadian bencana hidrometeorologi mengalami peningkatan.
•Kerusakan Lingkungan
Faktor manusia juga sangat besar.
Misalnya:
-penebangan hutan
-drainase buruk
-pembangunan di daerah resapan
Ini memperparah dampak saat hujan ekstrem.
Dampaknya pada Kehidupan Sehari-hari
Bencana hidrometeorologi bukan hanya soal berita.
Dampaknya sangat dekat dengan masyarakat.
Contohnya:
•rumah terendam
•aktivitas sekolah terganggu
•jalan lumpuh
•gagal panen
•listrik padam
Di beberapa wilayah Sumatra dan Jawa, curah hujan ekstrem bahkan sempat mencapai angka sangat tinggi dan memicu banjir bandang.
Apa yang Bisa Dilakukan?
Mitigasi sangat penting.
Beberapa langkah sederhana:
•jangan buang sampah ke saluran air
•waspadai peringatan BMKG
•hindari area rawan •longsor saat hujan
•siapkan tas siaga bencana
•pantau info BPBD setempat
Next News

Batuk Darah Jangan Diabaikan, Ini Penyebab dan Tanda Bahayanya
in 7 hours

Kenapa Kita Bisa Cegukan? Ternyata Ini yang Terjadi di Dalam Tubuh
in 7 hours

Kulit Kentang Bisa Dimakan? Ini Manfaat, Risiko, dan Cara Mengolahnya
in 7 hours

Saraf Terjepit Bikin Sakit Menjalar? Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
in 7 hours

Benarkah Kelelawar Buta? Ternyata Begini Cara Mereka Melihat di Kegelapan
in 7 hours

Makan Putih Telur Tiap Hari, Aman atau Berlebihan? Ini Manfaat dan Risikonya
in 6 hours

Pakcoy Bisa Dimakan Mentah? Ini Manfaat, Risiko, dan Cara Aman Mengonsumsinya
in 6 hours

Merendam Kaki di Air Garam, Benarkah Bisa Mengurangi Pegal? Ini Penjelasannya
in 6 hours

Kenapa Aurora Punya Banyak Warna? Ini Rahasia di Balik Cahaya Hijau, Merah, Ungu, dan Biru
in 6 hours

Kenapa Petir Bisa Menyambar? Ini Proses Terjadinya Kilatan dan Suara Guntur
in 6 hours





