Sabtu, 13 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Perpustakaan Tertua di Dunia

Liaa - Saturday, 13 June 2026 | 04:15 AM

Background
Perpustakaan Tertua di Dunia

Perpustakaan Al-Qarawiyyin di Fez, Maroko, sering disebut sebagai salah satu perpustakaan tertua di dunia yang masih berfungsi hingga saat ini. Perpustakaan ini memiliki sejarah panjang yang tidak hanya berkaitan dengan buku dan manuskrip, tetapi juga dengan perkembangan pendidikan, budaya, dan peradaban manusia.

Perpustakaan ini berdiri sebagai bagian dari Universitas Al-Qarawiyyin, sebuah institusi pendidikan tinggi yang juga diakui sebagai salah satu universitas tertua di dunia. Kehadiran perpustakaan ini tidak bisa dipisahkan dari semangat intelektual yang berkembang di dunia Islam pada masa itu, ketika ilmu pengetahuan menjadi pusat perhatian dalam kehidupan masyarakat.

Pendirian perpustakaan ini dikaitkan dengan sosok Fatima al-Fihri, seorang perempuan dermawan dari keluarga pedagang yang menggunakan warisan keluarganya untuk membangun tempat ibadah sekaligus pusat pendidikan. Dari sinilah kemudian berkembang institusi besar yang menjadi rujukan ilmu pengetahuan selama berabad-abad.

Di dalam perpustakaan ini tersimpan berbagai manuskrip kuno yang sangat berharga. Koleksinya mencakup bidang keagamaan, hukum Islam, matematika, astronomi, kedokteran, hingga sastra. Beberapa manuskrip ditulis di atas perkamen dan kertas awal yang dibuat secara tradisional, menjadikannya sangat rentan terhadap waktu sehingga membutuhkan perawatan khusus.

Salah satu hal yang membuat perpustakaan ini begitu istimewa adalah upaya pelestariannya. Banyak naskah telah dipulihkan melalui teknologi modern agar tetap bisa dibaca oleh generasi sekarang. Di antaranya terdapat teks-teks langka yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia, menjadikannya sumber penting bagi para peneliti sejarah dan budaya.



Selain sebagai tempat penyimpanan buku, perpustakaan ini juga menjadi simbol penting dari tradisi keilmuan yang telah berlangsung lebih dari seribu tahun. Ia menunjukkan bagaimana peradaban masa lalu sangat menghargai pengetahuan dan menjadikannya sebagai bagian penting dari kehidupan sosial dan spiritual.

Hingga hari ini, Perpustakaan Al-Qarawiyyin tetap berdiri sebagai saksi sejarah panjang peradaban manusia. Ia bukan hanya bangunan tua, tetapi juga jembatan antara masa lalu dan masa kini, yang mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan selalu menjadi warisan paling berharga bagi umat manusia.