Benarkah Kurus = Sehat?
RAU - Wednesday, 06 May 2026 | 07:55 PM


Di media sosial, tubuh kurus sering diasosiasikan dengan kata "sehat".
Langsing dianggap ideal. Lemak dianggap masalah.
Namun dalam dunia medis, realitasnya jauh lebih kompleks.
kurus tidak selalu berarti sehat,
dan tidak semua tubuh berisi berarti tidak sehat.
Apa arti "sehat" sebenarnya?
Menurut World Health Organization:
sehat adalah kondisi fisik, mental, dan sosial yang baik,
bukan hanya tidak adanya penyakit.
Artinya:
ukuran tubuh hanyalah salah satu faktor kecil.
Fenomena "kurus tapi tidak sehat"
Dalam penelitian Epidemiologi, dikenal istilah:
TOFI (Thin Outside, Fat Inside)
Kondisi ini terjadi ketika:
tubuh terlihat kurus dari luar,
tetapi memiliki lemak visceral (lemak di organ dalam) yang tinggi.
Akibatnya:
risiko penyakit tetap tinggi.
Risiko kesehatan pada orang kurus
Orang dengan tubuh kurus tetap bisa mengalami:
•diabetes tipe 2
•kolesterol tinggi
•penyakit jantung
Karena:
•pola makan tidak sehat
•kurang aktivitas fisik
•faktor genetik
Risiko tidak selalu terlihat dari berat badan
Penelitian global menunjukkan
sebagian orang dengan BMI normal tetap memiliki gangguan metabolik.
Kondisi ini dikenal sebagai "metabolically unhealthy normal weight".
Artinya:
terlihat normal, tapi secara internal tidak sehat.
Lemak tubuh lebih penting dari angka timbangan.
Yang lebih berpengaruh untuk kesehatan kita adalah :
•distribusi lemak (terutama di perut)
•massa otot
•kesehatan metabolisme
Lemak yang menumpuk di dalam rongga perut dan membungkus organ vital seperti hati, usus, dan pankreas,disebut Lemak Visceral.
Lemak ini aktif secara metabolik, meningkatkan risiko penyakit serius seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan peradangan.
Penanganannya meliputi diet sehat, olahraga teratur, dan manajemen stres.
Lemak visceral tidak terlihat jelas, tapi paling berbahaya.
Gaya hidup lebih menentukan
Kesehatan lebih dipengaruhi oleh:
•pola makan
•aktivitas fisik
•kualitas tidur
•stres
Dua orang dengan berat badan sama,
bisa memiliki kondisi kesehatan yang sangat berbeda.
Dampak persepsi yang salah
Menganggap "kurus = sehat" bisa menyebabkan:
•orang mengabaikan gaya hidup
•tidak melakukan pemeriksaan kesehatan
•fokus pada penampilan, bukan kesehatan
Daripada hanya fokus pada berat badan, sebaiknya mulailah :
•perhatikan pola makan
•rutin bergerak
•cek kesehatan secara berkala
•fokus pada kebugaran, bukan angka.
Tubuh kurus tidak selalu berarti sehat.
Kesehatan ditentukan oleh banyak faktor.
Memahami hal ini penting agar fokus tidak hanya pada penampilan, tetapi pada kesehatan yang sebenarnya.
Next News

Apakah ibu hamil boleh makan ubi rebus?
in 7 hours

Berbagai Jenis Kubis dan Manfaatnya Bagi Tubuh
5 hours ago

Kenapa Kepala Tiba-Tiba Pusing Saat Berdiri dari Posisi Tidur? Ini Penyebabnya
in 6 hours

Si Paling Sehat vs Si Gampang Tumbang: Kenapa Stamina Orang Bisa Beda Jauh?
in 6 hours

Rahasia Pilih Semangka Super Manis Tanpa Takut Kecewa
in 5 hours

Pernah lihat nggak orang yang memiliki fobia gelap, tapi sebenarnya mereka lihat apa sih Kenapa bisa takut?
in 5 hours

Memahami Perbedaan Emas 22, 23, dan 24 Karat agar Tepat dalam Berinvestasi
in 4 hours

Ikan Dori dan Ikan Patin Ternyata Sama? Ini Fakta yang Masih Banyak Disalahpahami
in 4 hours

Ketergantungan Obat Pereda Nyeri, Waspadai Dampaknya bagi Kesehatan
in 3 minutes

Orangutan Timtom Mandi Pakai Gayung, Pintarnya Bikin Kagum tapi Nasibnya Memprihatinkan
in 6 minutes





