6 Mei, International No Diet Day
Laila - Wednesday, 06 May 2026 | 05:12 PM


Di era media sosial, tubuh ideal seolah memiliki "standar" yang harus diikuti.
Langsing, proporsional, tanpa lemak—dan seringkali tidak realistis.
Banyak orang akhirnya mencoba berbagai jenis diet, dengan diet ketat dan
pembatasan makan ekstrem.
Namun, di balik semua itu, muncul satu pertanyaan penting:
apakah semua ini benar-benar sehat?
Apa itu International No Diet Day?
International No Diet Day pertama kali diperkenalkan pada tahun 1992 oleh aktivis Inggris, Mary Evans Young.
Tujuannya:
•menentang standar kecantikan yang tidak realistis
•meningkatkan kesadaran tentang gangguan makan
•mendorong penerimaan tubuh (body acceptance)
Budaya diet lebih dari sekadar pola makan
Diet sebenarnya bukan masalah.
Masalah muncul ketika:
•diet dilakukan secara ekstrem
•motivasinya karena tekanan sosial
•dilakukan tanpa pemahaman yang benar
Budaya diet modern sering menekankan:
•hasil cepat
•perubahan drastis
•standar tubuh yang sempit
Dampak ke kesehatan mental
Penelitian dalam Psikologi menunjukkan,
diet ketat dapat: ••
meningkatkan kecemasan
•memicu rasa bersalah terhadap makanan
•menurunkan kepercayaan diri
Dalam beberapa kasus:
dapat berkembang menjadi gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia.
Hubungan dengan makanan jadi tidak sehat
Alih-alih menikmati makanan, banyak orang mulai takut makan,
merasa bersalah setelah makan, dan
terobsesi dengan kalori.
Padahal, makanan seharusnya menjadi bagian dari kebutuhan dan keseimbangan, bukan sumber stres.
Media sosial memperkuat tekanan
Platform digital sering menampilkan:
•tubuh ideal
•transformasi instan
•standar kecantikan tertentu
Tanpa disadari, bisa
membentuk ekspektasi tidak realistis dan
meningkatkan tekanan pada individu.
Apakah artinya tidak boleh diet?
Diet boleh,dan bisa sehat jika:
•dilakukan dengan pendekatan seimbang
•berbasis kebutuhan tubuh
•bukan karena tekanan
Kuncinya adalah
memahami tubuh, bukan memaksanya.
Pendekatan yang lebih sehat
Beberapa pendekatan yang mulai banyak digunakan:
•mindful eating (makan dengan sadar)
•fokus pada kesehatan, bukan hanya berat badan
•menghargai variasi bentuk tubuh
International No Diet Day mengingatkan bahwa hubungan dengan tubuh dan makanan seharusnya sehat dan seimbang.
Next News

Singa vs Harimau: Siapa Raja Sesungguhnya?
in 5 hours

Sejarah Helm,Perkembangan Pelindung Kepala Dari Masa Ke Masa
in 5 hours

Ribuan Bahasa di Dunia Bisa Punah.Apa Sebabnya ?
in 4 hours

7 Rahasia Atasi Rambut Singa Akibat Cuaca Lembap Indonesia
in an hour

Lumba-lumba tidur dengan satu mata terbuka
in 2 hours

Asal Usul Istilah Sembako dan Perkembangannya di Indonesia
in an hour

Jumlah Pohon di Bumi Ternyata Melebihi Bintang di Galaksi Bima Sakti
in an hour

Waspada Kebiasaan Mengunyah Satu Sisi: Risiko Asimetri Wajah hingga Gangguan Sendi Rahang
in an hour

Begadang dan Rasa Lapar di Malam Hari: Penjelasan Ilmiah di Balik Keinginan Makan Berlebih
in an hour

Sering Dianggap Cuek, Ternyata Pencinta Kucing Cenderung Lebih Empatik dan Peka Secara Emosional
in an hour





