Selasa, 7 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Benarkah Air Cucian Beras Bisa Jadi Pupuk? Ini Penjelasannya

RAU - Friday, 03 April 2026 | 02:30 PM

Background
Benarkah Air Cucian Beras Bisa Jadi Pupuk? Ini Penjelasannya

Air cucian beras kerap dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk merawat tanaman. Banyak yang percaya bahwa kandungan dalam air beras dapat membantu menyuburkan tanaman. Namun, menurut para ahli, air cucian beras tidak bisa dijadikan pengganti pupuk.

Pakar tanaman menyebutkan bahwa air beras tidak mengandung nutrisi penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium dalam jumlah cukup. Padahal, ketiga unsur tersebut sangat dibutuhkan tanaman untuk tumbuh optimal. Meskipun mengandung pati, kandungan tersebut belum tentu dapat diserap dan dimanfaatkan oleh tanaman secara maksimal.

Meski begitu, air cucian beras tetap bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman agar tidak terbuang sia-sia. Namun, penggunaannya harus diperhatikan agar tidak menimbulkan dampak negatif seperti pertumbuhan jamur, bakteri, atau hama.

Berikut cara aman menggunakan air cucian beras untuk tanaman:

Gunakan perbandingan air dan beras 3:1

Rendam beras dengan air secukupnya untuk menghasilkan air cucian yang tidak terlalu pekat.



Rendam selama 20–30 menit

Proses ini membantu mengeluarkan pati dari beras ke dalam air.

Saring air beras

Gunakan saringan halus agar tidak ada sisa beras yang terbawa.

Gunakan wadah bersih

Simpan dalam botol atau wadah yang bersih sebelum digunakan.

Kocok sebelum digunakan

Pastikan air tercampur merata sebelum disiramkan ke tanaman.

Gunakan maksimal sebulan sekali

Pemakaian berlebihan bisa memicu pertumbuhan jamur dan merusak tanah.



Pastikan tanpa campuran garam, minyak, atau mentega

Zat-zat tersebut dapat merusak tanaman, terutama tanaman hias.

Dengan penggunaan yang tepat, air cucian beras bisa menjadi alternatif penyiraman tambahan. Namun, tetap gunakan pupuk yang sesuai agar tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh sehat.