Bahaya Begadang yang Jarang Disadari: Dapat Memicu Kerusakan Otak hingga Diabetes
Liaa - Friday, 13 March 2026 | 09:22 AM


Kebiasaan begadang atau tidur larut malam kerap dilakukan banyak orang, baik karena pekerjaan, menonton hiburan, bermain gim, maupun menggunakan media sosial. Namun, jika dilakukan secara terus-menerus, kebiasaan ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Kurang tidur tidak hanya menyebabkan rasa lelah dan mengantuk pada siang hari, tetapi juga dapat memicu berbagai gangguan kesehatan serius, mulai dari menurunnya fungsi otak hingga meningkatnya risiko penyakit kronis seperti diabetes.
1. Menurunkan Kinerja dan Fungsi Otak
Begadang dapat memengaruhi kinerja otak dalam memproses informasi. Ketika tubuh kekurangan waktu tidur, kemampuan untuk berkonsentrasi, berpikir jernih, dan mengingat informasi menjadi terganggu.
Akibatnya, seseorang bisa menjadi lebih mudah lupa, sulit fokus, dan mengalami penurunan produktivitas dalam aktivitas sehari-hari.
2. Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh
Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Saat seseorang sering begadang, proses pemulihan tubuh menjadi tidak optimal.
Kondisi ini membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit, seperti flu, infeksi, atau gangguan kesehatan lainnya.
3. Mengganggu Sistem Metabolisme
Kurang tidur juga dapat memengaruhi keseimbangan hormon yang mengatur metabolisme tubuh. Gangguan ini dapat menyebabkan meningkatnya nafsu makan dan membuat tubuh lebih mudah menyimpan lemak.
Dalam jangka panjang, kebiasaan begadang dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan atau obesitas.
4. Meningkatkan Risiko Diabetes
Salah satu dampak serius dari kurang tidur adalah terganggunya kemampuan tubuh dalam mengontrol kadar gula darah. Begadang dapat menurunkan sensitivitas insulin sehingga tubuh kesulitan mengolah gula dalam darah.
Jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus, risiko terkena diabetes tipe 2 dapat meningkat.
5. Berpotensi Menyebabkan Gangguan Jantung
Kurang tidur juga berkaitan dengan meningkatnya hormon stres dalam tubuh. Kondisi ini dapat memicu tekanan darah tinggi dan berdampak buruk pada kesehatan jantung.
Dalam jangka panjang, kebiasaan begadang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan kardiovaskular lainnya.
Pentingnya Menjaga Pola Tidur
Para ahli kesehatan menyarankan orang dewasa untuk tidur sekitar 7 hingga 9 jam setiap malam agar tubuh dapat berfungsi dengan baik.
Tidur yang cukup membantu tubuh melakukan proses pemulihan, menjaga keseimbangan hormon, serta mendukung kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.
Karena itu, menjaga pola tidur yang teratur menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai masalah kesehatan akibat kebiasaan begadang.
Next News

Mitos atau Fakta: Orang Dewasa Tidak Perlu Minum Susu?
10 hours ago

Jangan Sampai Salah! Ini Cara Mudah Membedakan Jeruk Limau dan Jeruk Purut Saat Belanja
in 2 hours

Jangan Remehkan Rebung! Aromanya Khas, Manfaat Kesehatannya Luar Biasa
in 2 hours

Antara Trauma dan Fisika: Mengapa Suara Petir Selalu Membuat Jantung Berdebar?
in 2 hours

Plank: Tahan Sebentar, Manfaatnya Luar Biasa untuk Kekuatan dan Postur Tubuh
in 2 hours

Jangan Diabaikan! 5 Alasan Kenapa Mata Sering Kabur Saat Main HP
22 minutes ago

Kenapa Gampang Sakit? Simak Rahasia Jaga Sistem Imun Tetap Kuat
22 minutes ago

Mitos atau Fakta: Air Lemon Bisa Detoks Tubuh?
2 hours ago

Mitos atau Fakta: Makan Pedas Bisa Merusak Lambung?
3 hours ago

Stop Makan Makanan Terlalu Panas! Nikmatnya Sesaat, Bahayanya Bisa Sampai ke Akar
3 hours ago





