Atasi Tumpukan Sampah, Pemkab Madina Siapkan Sistem Controlled Landfill di TPA Banggua
Laila - Friday, 10 July 2026 | 08:27 PM


PANYABUNGAN BARAT, – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai mempersiapkan perubahan sistem pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah dari metode open dumping menjadi controlled landfill. Perubahan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Kementerian Lingkungan Hidup yang mendorong seluruh daerah menghentikan sistem pembuangan sampah secara terbuka.
Sebagai bagian dari persiapan, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Madina, Afrizal, bersama tim lintas organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau TPA Banggua yang berada di Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, Jumat (10/7/2026).
Peninjauan tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta OPD terkait lainnya.
Afrizal mengatakan, berdasarkan data nasional masih terdapat ratusan TPA yang menggunakan sistem open dumping, termasuk TPA di Kabupaten Mandailing Natal. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen segera menerapkan sistem controlled landfill yang dinilai lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan regulasi pemerintah pusat.
Menurutnya, seluruh kajian teknis telah disusun secara menyeluruh oleh tim lintas OPD sehingga pelaksanaan program diharapkan dapat segera direalisasikan.
Selain menyiapkan perubahan sistem pengelolaan TPA, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap persoalan tumpukan sampah yang masih kerap terlihat di sejumlah titik di kawasan Panyabungan pada pagi hari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Madina, Birul Walidain, menjelaskan pihaknya terus mengoptimalkan layanan pengangkutan sampah, terutama di wilayah Panyabungan dan sekitarnya. Namun, upaya tersebut masih menghadapi kendala akibat keterbatasan armada pengangkut.
Saat ini DLH Madina memiliki 12 unit kendaraan pengangkut sampah, namun sekitar lima unit di antaranya mengalami kerusakan sehingga belum dapat dioperasikan secara maksimal.
Pihaknya kini berupaya mempercepat perbaikan armada agar seluruh kendaraan dapat kembali beroperasi sehingga pelayanan pengangkutan sampah kepada masyarakat menjadi lebih optimal.
Birul juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengelolaan sampah dengan membiasakan memilah sampah organik dan nonorganik sejak dari rumah. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat.
"Pemilahan sampah dari rumah merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik," ujarnya.
Next News

Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Pancasila Perkuat Persatuan dan Sinergi untuk Tapsel Bangkit
5 hours ago

PCNU Tapsel Dikukuhkan, Bupati Gus Irawan Ajak NU Bersinergi Perangi Narkoba, Judol dan Kemiskinan
6 hours ago

11 OPD/UPTD Paluta raih apresiasi, Indeks Inovasi Daerah 2025 berpredikat "Inovatif"
6 hours ago

Pusdalops catat 357 KK terdampak akibat cuaca ekstrem di Kota Medan
9 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Senin 24 Agustus 2026: Mayoritas Diguyur Hujan Ringan
12 hours ago

Pemprov Sumut Siapkan BKK Rp 5–Rp 50 Miliar untuk Program Kampung Kreatif Sumut Berkah
2 days ago

Bupati Tapsel Ajak BKMT Perkuat Peran Agama dan Perangi Narkoba, Rentenir, serta Kemiskinan
2 days ago

KNPI Tapsel Periode 2026–2029 Dilantik, Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Jadi Motor Percepatan Pemulihan Pascabencana
2 days ago

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Besok 23 Agustus 2026, Ini Daftar Wilayahnya
2 days ago

Pemerintah Benahi DTSEN, Mayoritas Desil 10 Masyarakat Kelas Menengah
2 days ago




