BMKG Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sumatra Utara Selasa 7 Juli 2026
Laila - Tuesday, 07 July 2026 | 11:57 AM


Medan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di Sumatera Utara pada Selasa, 7 Juli 2026.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir serta angin kencang di sejumlah daerah.
Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Endah Paramitha, menjelaskan bahwa kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh adanya arus siklonik di wilayah Samudera Hindia sebelah barat Pulau Sumatera. Fenomena ini membentuk belokan angin di wilayah Sumatera Utara yang didukung kondisi atmosfer yang cukup labil sehingga memicu pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi kawasan pegunungan, lereng timur, pantai barat, hingga lereng barat Sumatera Utara.
Pada pagi hari, cuaca secara umum diprakirakan berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Mandailing Natal.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di sejumlah daerah seperti Labuhanbatu, Asahan, Padang Lawas Utara, Simalungun, Tapanuli Selatan, Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, serta Padang Lawas.
Sementara pada malam hari, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan mengguyur sebagian besar wilayah Sumatera Utara, termasuk Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Langkat.
Adapun pada dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di Medan, Tebing Tinggi, Asahan, Batubara, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Langkat.
BMKG juga mencatat suhu udara di Sumatera Utara diprakirakan berkisar antara 14 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 68 hingga 100 persen. Angin diperkirakan bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 5–20 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang, agar tetap waspada serta terus memantau informasi cuaca terbaru untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.
Next News

Benarkah Sering Keseleo Bisa Menyebabkan Pengapuran? Ini Penjelasan Dokter
in 2 hours

Sering Kaget Saat Baru Terlelap? Jangan Cemas, Ini Penyebabnya
10 hours ago

Panduan Praktis Menghilangkan Kram Perut Saat Berolahraga
in 2 hours

Rahasia di Balik Kebiasaan Makan Jeruk Setiap Hari
in 2 hours

Sering Menguap Saat Bekerja? Ini Penyebab, Fakta Ilmiah, dan Cara Mengatasinya
in 2 hours

Mitos atau Fakta: Tidur dengan Lampu Menyala Tidak Baik untuk Kesehatan?
7 hours ago

Mengapa Air Laut Tidak Pernah Habis?
7 hours ago

Cara Mengurangi Kebiasaan Begadang
7 hours ago

Cara Membersihkan Wajan yang Gosong
7 hours ago

Mitos atau Fakta: Minum Teh Setelah Makan Tidak Baik?
7 hours ago





