Asal Usul Surabaya dari Legenda Sura dan Baya hingga Kota Pahlawan
Nanda - Thursday, 02 April 2026 | 09:22 AM


Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur dan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Namun sebelum menjadi kota metropolitan, wilayah ini sudah tercatat dalam sejarah Jawa sejak abad pertengahan.
Legenda Sura dan Baya
Cerita paling populer tentang asal nama Surabaya berasal dari legenda pertarungan antara ikan hiu yang disebut sura dan buaya yang disebut baya.
Dalam kisah rakyat, keduanya memperebutkan wilayah kekuasaan. Pertarungan sengit terjadi di perairan yang kini diyakini sebagai kawasan Surabaya. Dari peristiwa itu muncul nama Sura dan Baya yang kemudian digabung menjadi Surabaya.
Legenda ini begitu melekat hingga menjadi lambang resmi Kota Surabaya, berupa hiu dan buaya yang saling berhadapan. Walau bersifat folklor, cerita tersebut membentuk identitas budaya kota hingga kini.
Catatan Sejarah Era Majapahit
Di luar legenda, nama Surabaya juga muncul dalam sumber sejarah. Salah satu rujukan penting adalah kitab Nagarakretagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365. Dalam naskah tersebut tercatat nama Surabhaya sebagai salah satu wilayah penting di bawah kekuasaan Kerajaan Majapahit.
Sejarawan menilai bahwa istilah Surabhaya kemungkinan berasal dari bahasa Sanskerta. Sura dapat berarti berani atau kuat, sementara bhaya berarti bahaya. Jika digabungkan, Surabhaya dapat dimaknai sebagai berani menghadapi bahaya.
Makna ini kemudian sering dikaitkan dengan karakter masyarakat Surabaya yang dikenal tegas dan lugas.
Peristiwa 31 Mei 1293
Sejumlah catatan sejarah menyebut tanggal 31 Mei 1293 sebagai tonggak berdirinya Surabaya. Tanggal ini merujuk pada kemenangan pasukan Raden Wijaya atas tentara Mongol yang dikirim oleh Kubilai Khan.
Pertempuran tersebut terjadi di wilayah yang diyakini sebagai kawasan Surabaya sekarang. Momentum kemenangan itu kemudian dijadikan dasar penetapan hari jadi Kota Surabaya.
Surabaya di Masa Kolonial
Memasuki masa kolonial, Surabaya berkembang menjadi pelabuhan penting di Jawa Timur. Letaknya yang strategis menjadikan kota ini pusat perdagangan dan militer.
Pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20, Surabaya tumbuh sebagai kota industri dan pelayaran. Infrastruktur pelabuhan Tanjung Perak dibangun untuk mendukung aktivitas ekonomi Hindia Belanda.
Lahirnya Julukan Kota Pahlawan
Identitas Surabaya semakin kuat setelah peristiwa 10 November 1945. Pertempuran besar antara pejuang Indonesia dan pasukan Sekutu menjadikan Surabaya simbol perlawanan rakyat.
Peristiwa itu kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan. Sejak saat itu, Surabaya dikenal luas sebagai Kota Pahlawan.
Perpaduan Legenda dan Fakta
Asal usul Surabaya tidak berdiri pada satu cerita tunggal. Ia terbentuk dari perpaduan legenda rakyat, bukti naskah sejarah, hingga peristiwa perjuangan kemerdekaan.
Legenda Sura dan Baya memberi warna simbolik, sementara catatan Majapahit dan peristiwa sejarah memberi landasan faktual.
Dari masa kerajaan hingga era modern, Surabaya berkembang menjadi kota besar yang tetap membawa jejak sejarah panjangnya. Nama Surabaya bukan sekadar penanda geografis, melainkan cerminan keberanian yang tertanam sejak berabad-abad lalu.
Next News

7 Cara Mengajarkan Anak Mengelola Emosi Sejak Dini
in 6 hours

Kentut Bau dan Terlalu Sering? Bisa Berkaitan dengan 5 Masalah Pencernaan
in 6 hours

7 Cara Memanfaatkan Minyak Kelapa untuk Bersih-Bersih di Rumah
in 6 hours

5 Kebiasaan Sejak Kecil yang Bisa Membantu Anak Tidak Gampang Sakit
in 6 hours

Kenapa Hotel Jarang Menyediakan Guling? Ini Beberapa Alasannya
in 5 hours

Resep Sari Kacang Hijau Rumahan, Mudah Dibuat dan Bisa Atur Tingkat Manisnya
in 5 hours

Digigit Anjing? Ini Pertolongan Pertama yang Perlu Segera Dilakukan
in 5 hours

7 Kebiasaan Orang dengan Growth Mindset, Tantangan Justru Jadi Peluang
in 5 hours

7 Tanda Kamu Punya Insting Kuat, Bukan Sekadar Feeling
in 5 hours

8 Manfaat Melatih Kecerdasan Emosional Anak, Bukan Cuma soal Nilai Sekolah
in 5 hours





