Sabtu, 4 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Asal Usul Sendok, Garpu, dan Sumpit di Berbagai Budaya

Liaa - Saturday, 04 April 2026 | 08:17 PM

Background
Asal Usul Sendok, Garpu, dan Sumpit di Berbagai Budaya

1.Sendok: Alat Makan Tertua

Sudah digunakan sejak zaman Paleolitik (puluhan ribu tahun lalu, bahkan mungkin oleh Neanderthal).

Manusia purba membuatnya dari cangkang kerang, tulang hewan, kayu, atau batu yang dibentuk sederhana.

Perkembangan di Mesir Kuno (sekitar 1000 SM)

Sendok saat itu sudah lebih halus, terbuat dari gading, batu tulis, atau logam, sering untuk ritual atau makan.

Kata "spoon" berasal dari bahasa Anglo-Saxon "spon" yang berarti serpihan kayu.



Dalam peradaban Mesir kuno, sendok bahkan dibuat dari emas dan gading untuk keluarga kerajaan.

Di Romawi dan Yunani kuno, ada dua jenis: •untuk sup dan

•untuk kerang/telur.

Sendok menyebar luas karena mudah digunakan untuk makanan cair atau lunak.

2.Sumpit: Inovasi Asia Timur

Sumpit berasal dari Tiongkok dan merupakan inovasi Asia Timur pada



Masa Dinasti Shang (1766–1122 SM), lebih dari 3000 tahun lalu.

Sumpit tertua yang ditemukan adalah dari perunggu di reruntuhan Yin (Anyang, Henan), sekitar 1200 SM.

Awalnya digunakan sebagai alat masak untuk mengaduk api, mengambil makanan dari panci mendidih, atau mengambil mi – bukan untuk makan.

Sumpit menjadi alat makan

Mulai populer pada Dinasti Han (sekitar abad ke-4 M) karena ledakan populasi.



Makanan dipotong kecil-kecil agar hemat bahan bakar saat memasak, sehingga sumpit lebih praktis daripada pisau.

Konfusius (filosof Tiongkok) juga dipercaya mendukung sumpit karena menghindari pisau di meja makan (simbol kekerasan).

Sumpit menyebar ke Korea, Jepang, dan Vietnam sekitar abad ke-5–10 M.

Di Jepang disebut hashi, sering dengan motif indah.

3.Garpu: Alat Makan yang Pernah Ditolak

Garpu sebenarnya baru populer di Eropa sekitar abad ke-16.



Garpu adalah yang paling muda sebagai alat makan di meja.

Awalnya sebagai alat masak di Mesir Kuno, Yunani, dan Romawi (garpu dua gigi untuk membalik daging di panggangan atau mengambil makanan dari panci).

Mulai digunakan di meja pada abad ke-8 atau ke-9 di Persia dan Kekaisaran Bizantium (Timur Tengah).

Garpu kecil dibawa oleh putri Bizantium ke Italia sekitar abad ke-11.

Awalnya banyak orang menganggap garpu sebagai alat yang aneh dan bahkan tidak sopan.



Beberapa pemuka agama bahkan pernah mengkritik penggunaan garpu karena dianggap melawan tradisi makan dengan tangan.

Bahkan ada yang menganggapnya sebagai perbuatan setan.

Namun akhirnya garpu menjadi bagian penting dalam budaya makan Barat.

Menyebar di Eropa pada abad ke-16–17 (melalui Italia dan Prancis), dan di Amerika sekitar abad ke-19.

Garpu modern dengan 3–4 gigi berkembang di Jerman sekitar abad ke-18.



Dan hingga kini, ketiganya dikenal sebagai alat makan di seluruh dunia dengan beraneka corak dan bahan material.