Apa yang Disebut dengan Makanan Ultra-Proses?
Nanda - Thursday, 02 April 2026 | 09:06 AM


*Apa Itu Makanan Ultra-Proses?*
Istilah makanan ultra-proses berasal dari sistem klasifikasi makanan NOVA, yang dikembangkan oleh para peneliti nutrisi di Universitas São Paulo, Brasil.
Dalam sistem ini, makanan dibagi menjadi empat kategori berdasarkan tingkat pengolahannya:
1.makanan alami atau segar
2.makanan olahan sederhana
3.makanan olahan
4.makanan ultra-proses
Kategori terakhir dianggap paling kompleks karena makanan sudah mengalami banyak perubahan dari bentuk aslinya.
*Ciri utama makanan ultra-proses*
•dibuat melalui proses industri panjang
•mengandung berbagai bahan tambahan
•memiliki rasa sangat kuat (manis, asin, atau gurih)
•biasanya dikemas sebagai makanan siap makan
*Bagaimana Makanan Ultra-Proses Dibuat?*
1. Ekstraksi Bahan Dasar
Proses pertama biasanya adalah memecah bahan alami menjadi komponen-komponen tertentu.
Contohnya dari jagung atau gandum diambil:
•pati
•protein
•minyak
•gula
Proses ini dilakukan melalui:
•penggilingan industri
•ekstraksi kimia
•pemurnian bahan
Hasilnya sering berupa bahan seperti:
•sirup jagung tinggi fruktosa
•isolat protein
•minyak terhidrogenasi
Bahan tersebut bukan lagi makanan utuh, melainkan komponen hasil rekayasa industri.
2. Perubahan Struktur Makanan
Setelah bahan dasar dipisahkan, produsen sering mengubah struktur makanan.
Proses yang digunakan antara lain:
•pemanasan suhu tinggi
•tekanan tinggi
•ekstrusi (adonan ditekan keluar dari mesin).
Contoh jelas adalah mi instan.
Tahap pembuatannya biasanya:
•tepung dicampur air dan bahan tambahan
•adonan dibentuk menjadi mi
•mi dikukus
•mi digoreng dalam minyak panas untuk menghilangkan air
•mi kemudian didinginkan dan dikemas.
Proses ini membuat mi bisa disimpan lama dan dimasak sangat cepat.
3. Penambahan Bahan Tambahan
Setelah struktur makanan terbentuk, produsen biasanya menambahkan berbagai zat tambahan.
Tujuannya untuk:
•meningkatkan rasa
•memperbaiki warna
•memperpanjang masa simpan
•menjaga tekstur makanan
Beberapa contoh bahan tambahan:
•Penguat rasa
•MSG
•disodium inosinate
•Pengawet
•sodium benzoate
•natrium nitrit
•Pewarna
•tartrazine
•caramel color
•Emulsifier
•lecithin
•mono-digliserida
Bahan-bahan ini jarang digunakan dalam dapur rumah tangga.
4. Rekayasa Rasa dan Tekstur
Produsen makanan juga melakukan rekayasa rasa agar makanan terasa sangat menarik.
Kombinasi yang sering digunakan:
•gula tinggi
•garam tinggi
•lemak tinggi
Para peneliti menyebut kombinasi ini dapat membuat makanan menjadi lebih "nagih" sehingga orang cenderung makan lebih banyak.
5. Pengemasan dan Daya Simpan
Tahap terakhir adalah pengemasan agar makanan dapat bertahan lama.
Teknik yang digunakan misalnya:
•kemasan vakum
•plastik multilayer
•modified atmosphere packaging
Dengan teknik ini, makanan bisa disimpan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
*Pendapat Para Ahli*
Menurut Prof. Carlos Monteiro, pakar nutrisi dari Universitas São Paulo yang mengembangkan sistem NOVA:
"Ultra-processed foods are industrial formulations made mostly from substances extracted from foods and additives."
Artinya makanan ini lebih banyak terdiri dari zat hasil ekstraksi dan bahan tambahan, bukan makanan utuh.
Secara umum,bisa diartikan Makanan ultra-proses adalah produk pangan yang dibuat melalui berbagai tahap pengolahan industri, mulai dari ekstraksi bahan, perubahan struktur makanan, penambahan zat tambahan, hingga pengemasan khusus.
Walaupun praktis dan populer, konsumsi berlebihan makanan jenis ini dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit sehingga perlu dikonsumsi secara bijak
Next News

Sayur Direbus, Dikukus, atau Ditumis: Mana yang Paling Sehat?
6 hours ago

Benarkah Tempe Bisa Menggantikan Protein dari Daging?
6 hours ago

Tahu vs Tempe, Mana yang Lebih Bergizi?
8 hours ago

Tanda Skin Barrier Rusak yang Sering Disalahartikan sebagai Kulit Kusam
8 hours ago

Sunscreen adalah Skincare Anti-Aging Terbaik.Ini Alasannya
8 hours ago

Dulu dari Batu, Kini Super Empuk: Sejarah Bantal yang Jarang Diketahui
8 hours ago

Kunci Punya Nyawa? Simak Alasan Benda Kecil Ini Suka Sembunyi
in 4 hours

Posisi Tidur dan Dampaknya pada Kesehatan Tubuh
8 hours ago

Kolagen: Lebih Efektif yang Diminum atau Dioles?
8 hours ago

Kenapa Umur 35 Kelihatan Lebih Muda dari Umur 20? Ini Alasannya
in 4 hours





