Bukan Mitos: Mengapa Angka 4 Dianggap Sial di China
RAU - Saturday, 04 April 2026 | 12:32 PM


*1. Mirip dengan Kata "Kematian"*
Alasan utama angka 4 dianggap sial adalah karena pengucapannya dalam bahasa Mandarin sangat mirip dengan kata "mati".
Angka 4 dalam Mandarin: 四 (sì)
Kata kematian: 死 (sǐ)
Keduanya terdengar hampir sama ketika diucapkan.
Karena itu, banyak orang merasa angka ini membawa konotasi buruk.
Fenomena ini disebut *tetraphobia*, yaitu ketakutan atau penghindaran terhadap angka 4.
Menurut peneliti budaya Asia Timur, kepercayaan ini tidak hanya terjadi di China, tetapi juga di negara yang banyak dipengaruhi budaya Tiongkok seperti:
•Jepang
•Korea
•Taiwan
•Hong Kong
•Singapura.
*2. Banyak Gedung Menghilangkan Lantai 4*
Karena dianggap membawa sial, angka 4 sering dihilangkan dari penomoran lantai gedung.
Di beberapa hotel, apartemen, atau rumah sakit di Asia Timur, urutan lantai bisa terlihat seperti ini:
1
2
3
5
6
Lantai 4 langsung dilewati, mirip seperti angka 13 yang dihindari di beberapa negara Barat.
Bahkan dalam beberapa gedung tinggi, tidak hanya lantai 4 yang dihilangkan. Lantai seperti:
14
24
34
44
juga sering dihindari karena tetap mengandung angka 4.
Menurut penelitian dalam Journal of Real Estate Finance and Economics, apartemen dengan angka 4 pada nomor unitnya bisa memiliki harga lebih rendah karena dianggap kurang membawa keberuntungan.
*3. Nomor Telepon dan Plat Mobil Juga Dihindari*
Dalam budaya Tiongkok modern, kepercayaan terhadap angka juga memengaruhi banyak aspek kehidupan sehari-hari.
Banyak orang berusaha menghindari angka 4 pada:
•nomor telepon
•nomor rumah
•nomor kamar hotel
•plat kendaraan.
Sebaliknya, angka 8 sangat disukai karena pengucapannya (bā) mirip dengan kata kemakmuran atau kekayaan (fā).
Itulah sebabnya nomor yang mengandung banyak angka 8 sering dijual dengan harga sangat mahal.
Contoh terkenal terjadi pada Olimpiade Beijing 2008 yang dimulai tepat pada:
08-08-2008 pukul 08:08 malam
karena angka 8 dianggap sangat membawa keberuntungan.
*4. Pengaruh Budaya dan Tradisi*
Kepercayaan terhadap angka sebenarnya sangat berkaitan dengan tradisi kuno seperti feng shui dan numerologi Tiongkok.
Dalam budaya tersebut, angka dipercaya memiliki energi atau simbol tertentu yang dapat memengaruhi:
•keberuntungan
•kesehatan
•kemakmuran
•bahkan nasib seseorang.
Karena kata "empat" berhubungan dengan kematian, angka ini dianggap membawa energi negatif yang sebaiknya dihindari.
Profesor Victor H. Mair, pakar bahasa dan budaya Tiongkok dari University of Pennsylvania, menjelaskan bahwa asosiasi antara bunyi kata dan maknanya memiliki pengaruh besar dalam budaya Cina.
Menurutnya, permainan bunyi seperti ini telah memengaruhi tradisi masyarakat Tiongkok selama berabad-abad.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana bahasa, budaya, dan kepercayaan tradisional dapat membentuk cara manusia memandang sesuatu yang sebenarnya sederhana, seperti sebuah angka.
Next News

Berapa Menit Merebus Telur Setengah Matang? Ini Panduan Lengkapnya
in 7 hours

Kenapa Hidup Terasa Cepat Tapi Kita Tidak Kemana-mana?
17 hours ago

Museum Digital: Ketika Seni dan Teknologi Menyatu
in 7 hours

4 April 1968: Kematian Tragis Martin Luther King Jr, Aktivis Anti Rasis di Amerika
in 7 hours

Ini Dia Tanda Seseorang Diam-Diam Menyukaimu
18 hours ago

7 Manfaat Konsumsi Madu Secara Rutin
18 hours ago

Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Jadwal Film Paling Dinanti 2026
19 hours ago

10 Manfaat Minum Air Putih Yang Sering Diremehkan
20 hours ago

10.000 Warga Akan Terima PKH Medan Makmur 2026, Fokus pada Disabilitas dan Lansia Terlantar
in 5 hours

Apakah ADHD sama dengan Autisme?
in 5 hours





