Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Bikin Kulit Iritasi, Ini Penyebabnya
RAU - Tuesday, 08 September 2026 | 09:20 PM


Abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau tidak hanya dapat mengganggu pernapasan, tetapi juga berisiko menyebabkan iritasi pada kulit. Paparan abu dapat membuat kulit terasa kering, gatal, kemerahan, hingga perih.
Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Claudia Christin Darmawan menjelaskan, partikel abu vulkanik yang sangat halus dapat memiliki sifat abrasif dan berpotensi mengganggu lapisan pelindung kulit. Kondisi ini bisa semakin berisiko bagi orang yang memiliki kulit sensitif, eksim, atau lapisan kulit yang sedang mengalami gangguan.
Untuk mengurangi risiko, masyarakat disarankan menggunakan pakaian tertutup saat berada di area yang terpapar abu. Setelah terkena abu, kulit sebaiknya segera dibilas menggunakan air dan sabun yang lembut. Hindari menggosok kulit terlalu keras agar tidak memperparah iritasi.
Jika keluhan pada kulit semakin berat atau tidak kunjung membaik, sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan dari tenaga medis.
Next News

Mengapa Pujian Kecil Bisa Membuat Suasana Hati Berubah Sepanjang Hari?
in 3 hours

Mengapa Anak Lebih Mudah Belajar melalui Permainan?
in 3 hours

Apa Dampak Kurang Tidur terhadap Konsentrasi dan Prestasi Belajar?
in 3 hours

Bagaimana Kebiasaan Membaca Dapat Memengaruhi Kemampuan Berpikir Anak?
in 3 hours

Mengapa Belajar Sedikit demi Sedikit Bisa Lebih Efektif daripada Sistem Kebut Semalam?
9 hours ago

Mengapa Daerah yang Banyak Pohonnya Cenderung Tidak Terlalu Panas?
in 3 hours

Mengapa Tanah di Sekitar Gunung Berapi Bisa Sangat Subur?
in 3 hours

Mengapa Kerupuk Bisa Melempem Jika Dibiarkan Terbuka?
9 hours ago

Kenapa Kita Merasa Canggung Saat Tidak Ada yang Berbicara?
in 2 hours

Kurang Minum Air Bisa Memicu Tekanan Darah Turun, Benarkah?
in 2 hours





