Selasa, 15 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

7 Rebusan untuk Insomnia yang Bisa Membantu Tubuh Lebih Rileks Sebelum Tidur

RAU - Saturday, 12 September 2026 | 01:44 PM

Background
7 Rebusan untuk Insomnia yang Bisa Membantu Tubuh Lebih Rileks Sebelum Tidur

Insomnia dapat membuat seseorang sulit mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas. Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai hal, mulai dari stres, kebiasaan tidur yang kurang baik, hingga kondisi kesehatan tertentu.

Selain memperbaiki pola tidur, beberapa minuman herbal hangat dapat menjadi pilihan untuk membantu tubuh lebih rileks menjelang waktu tidur. Berikut tujuh jenis rebusan atau minuman herbal yang dapat dicoba.

1. Teh daun mint

Daun mint dapat diolah menjadi minuman hangat yang menyegarkan. Aroma dan sensasi dari mint dapat membantu memberikan rasa nyaman dan rileks, terutama jika dikonsumsi sebagai bagian dari rutinitas sebelum tidur.

Cara membuatnya cukup mudah. Rebus sekitar dua gelas air bersama segenggam daun mint segar. Setelah mendidih, diamkan selama beberapa menit, kemudian saring dan nikmati selagi hangat.

2. Jahe dengan susu

Perpaduan jahe dan susu dapat menjadi minuman hangat yang cocok dikonsumsi pada malam hari. Jahe mengandung senyawa aktif seperti gingerol, sedangkan susu menyediakan triptofan yang berperan dalam proses pembentukan senyawa terkait tidur.



Untuk membuatnya, panaskan satu gelas susu bersama satu atau dua potong jahe selama beberapa menit. Saring jika diperlukan dan konsumsi dalam kondisi hangat.

3. Air rebusan selada

Selada, khususnya jenis romaine, juga pernah diteliti berkaitan dengan efek yang dapat mendukung relaksasi. Namun, bukti mengenai manfaat air rebusan selada untuk mengatasi insomnia masih terbatas sehingga tidak sebaiknya dianggap sebagai pengobatan utama.

Jika ingin mencobanya, beberapa lembar selada dapat direbus dalam air hingga mendidih. Setelah itu, saring airnya dan konsumsi sebagai minuman hangat.

4. Minuman pala

Pala merupakan salah satu rempah yang telah lama digunakan dalam berbagai olahan makanan dan minuman. Dalam jumlah kecil, pala dapat dibuat menjadi minuman hangat dengan tambahan madu.

Caranya, seduh sedikit bubuk pala dengan secangkir air panas, kemudian tambahkan madu secukupnya. Perlu diperhatikan bahwa pala sebaiknya tidak dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, karena dosis tinggi dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan.



5. Rebusan mahkota dewa

Mahkota dewa merupakan tanaman yang digunakan dalam pengobatan tradisional. Buahnya mengandung sejumlah senyawa bioaktif, termasuk flavonoid. Meski demikian, bukti ilmiah mengenai efektivitasnya khusus untuk mengatasi insomnia masih terbatas.

Jika ingin menggunakannya sebagai minuman herbal, sebaiknya pilih produk yang telah diproses dengan benar dan ikuti petunjuk penggunaannya.

6. Teh chamomile

Chamomile menjadi salah satu pilihan minuman herbal yang populer untuk menemani rutinitas sebelum tidur. Teh ini tidak mengandung kafein dan secara tradisional digunakan untuk membantu memberikan efek menenangkan.

Cara membuatnya sederhana. Seduh bunga chamomile kering atau kantong teh chamomile menggunakan air panas. Minuman dapat dikonsumsi menjelang waktu tidur sebagai bagian dari rutinitas relaksasi.

7. Teh akar valerian

Valerian merupakan tanaman herbal yang telah lama digunakan sebagai bahan dalam produk penunjang tidur. Sebagian orang menggunakannya untuk membantu tubuh lebih tenang ketika mengalami stres atau sulit tidur.



Akar valerian kering dapat diseduh dengan air panas selama sekitar 10–15 menit, kemudian disaring. Namun, valerian dapat berinteraksi dengan obat atau menimbulkan efek samping pada sebagian orang, sehingga penggunaannya perlu diperhatikan.

Jangan hanya mengandalkan rebusan

Minuman herbal dapat menjadi bagian dari rutinitas relaksasi, tetapi bukan pengganti penanganan medis untuk insomnia. Efeknya juga dapat berbeda pada setiap orang.

Untuk membantu mendapatkan tidur yang lebih baik, cobalah menerapkan jadwal tidur yang konsisten, membatasi kafein terutama pada sore dan malam hari, mengurangi penggunaan gawai menjelang tidur, serta menciptakan kamar yang nyaman dan tenang.

Jika insomnia berlangsung terus-menerus, sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, atau terjadi bersama keluhan lain, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mencari penyebab dan penanganan yang tepat.