Selasa, 15 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Pisang Benarkah Efektif untuk Menurunkan Berat Badan? Ini Faktanya

RAU - Tuesday, 15 September 2026 | 09:26 PM

Background
Pisang Benarkah Efektif untuk Menurunkan Berat Badan? Ini Faktanya

Pisang sering dianggap sebagai salah satu buah yang cocok dikonsumsi saat menjalani program penurunan berat badan. Rasanya manis, mudah ditemukan, dan cukup mengenyangkan. Namun, kandungan gula alaminya membuat sebagian orang khawatir pisang justru dapat meningkatkan berat badan.

Sebenarnya, pisang dapat menjadi pilihan camilan sehat karena mengandung serat, termasuk pektin dan pati resistan. Serat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga keinginan untuk makan atau ngemil secara berlebihan dapat berkurang.

Berdasarkan data USDA, 100 gram pisang mengandung sekitar 88 kalori. Jumlah tersebut relatif rendah dibandingkan banyak makanan ringan yang tinggi kalori tetapi minim zat gizi. Kandungan karbohidrat kompleks dan sedikit protein di dalam pisang juga dapat membantu mempertahankan rasa kenyang.

Asupan serat yang cukup juga dikaitkan dengan pengelolaan berat badan. Serat dapat membantu mengatur rasa lapar dan kenyang sehingga mendukung seseorang dalam mengontrol jumlah makanan yang dikonsumsi.

Meski demikian, pisang bukan berarti boleh dimakan tanpa batas. Konsumsi terlalu banyak dalam waktu singkat dapat menyebabkan perut kembung atau bergas akibat asupan serat yang tinggi.



Pada sebagian orang, pisang juga dapat memicu reaksi alergi, terutama mereka yang memiliki sensitivitas terhadap lateks, alpukat, atau kiwi. Selain itu, terlalu mengandalkan pisang sebagai makanan utama dapat membuat tubuh kekurangan protein, lemak sehat, zat besi, dan vitamin D.

Pisang juga tetap mengandung gula alami. Jika dikonsumsi berlebihan tanpa diimbangi protein atau lemak sehat, kadar gula darah dapat meningkat, terutama pada orang dengan diabetes atau pradiabetes.

Karena itu, pisang sebaiknya ditempatkan sebagai bagian dari pola makan seimbang, bukan satu-satunya makanan selama diet. Jumlah konsumsi juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian agar program penurunan berat badan tetap berjalan.