7 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Wajah Cepat Tua, Hindari!
RAU - Monday, 07 September 2026 | 06:18 PM


Penuaan merupakan bagian alami dari kehidupan yang tidak dapat dihindari. Namun, munculnya tanda-tanda penuaan pada wajah dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebiasaan yang dilakukan setiap hari.
Banyak orang rela mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan kulit yang tampak lebih muda melalui berbagai prosedur kecantikan. Padahal, menjaga kebiasaan sehari-hari juga dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu mempertahankan kondisi kulit.
Selain pola makan, sejumlah kebiasaan yang tampaknya sepele ternyata dapat memberikan pengaruh terhadap kesehatan dan penampilan kulit.
Lantas, apa saja kebiasaan yang dapat membuat wajah terlihat lebih cepat tua?
1. Sering Menggosok Mata
Area di sekitar mata memiliki kulit yang relatif tipis dan sensitif. Karena itu, terlalu sering menggosok mata dapat memberikan tekanan dan gesekan berulang pada kulit.
Kebiasaan tersebut dapat memicu iritasi dan peradangan. Seiring waktu, gesekan yang berlebihan juga berpotensi membuat area sekitar mata lebih mudah menunjukkan tanda seperti garis halus dan lingkaran hitam.
Jika mata terasa gatal, sebaiknya hindari menggosoknya terlalu keras dan cari tahu penyebab rasa tidak nyaman tersebut.
2. Terlalu Sering Minum Menggunakan Sedotan
Minum menggunakan sedotan mungkin terlihat sebagai kebiasaan sederhana. Namun, gerakan bibir yang dilakukan berulang ketika mengisap minuman dapat membuat otot di sekitar mulut bekerja.
Kebiasaan yang dilakukan terus-menerus disebut dapat berkontribusi terhadap munculnya garis-garis halus di sekitar bibir.
Meski demikian, munculnya kerutan dipengaruhi banyak faktor, sehingga penggunaan sedotan bukan satu-satunya penyebab penuaan di area mulut.
3. Menggunakan Sabun Batangan untuk Wajah
Tidak semua sabun mandi cocok digunakan pada wajah. Beberapa sabun batangan dapat memiliki formula yang lebih keras dan berpotensi menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan kulit.
Akibatnya, kulit bisa menjadi lebih kering dan terasa tertarik. Kulit yang kehilangan kelembapan juga dapat membuat garis halus terlihat semakin jelas.
Untuk menjaga kondisi kulit, pilih produk pembersih yang sesuai dengan jenis kulit. Hindari produk yang membuat wajah terasa sangat kering setelah dicuci.
4. Lupa Membersihkan Wajah Sebelum Tidur
Setelah beraktivitas seharian, kulit wajah dapat dipenuhi keringat, minyak, debu, dan sisa produk yang digunakan.
Jika wajah tidak dibersihkan sebelum tidur, berbagai kotoran tersebut dapat menumpuk dan menyumbat pori-pori. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kulit.
Karena itu, membersihkan wajah sebelum tidur sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas harian, terutama setelah menggunakan makeup atau produk perawatan kulit.
5. Jarang Menggunakan Sunscreen
Paparan sinar ultraviolet dari matahari merupakan salah satu faktor lingkungan yang berperan besar dalam penuaan kulit.
Dampaknya memang tidak selalu terlihat secara langsung. Namun, paparan sinar matahari berulang dalam jangka panjang dapat berkontribusi terhadap munculnya kerutan, perubahan warna kulit, dan tanda-tanda penuaan lainnya.
Menggunakan sunscreen atau tabir surya secara rutin dapat membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV. Pilih produk dengan SPF yang sesuai dan gunakan secara konsisten, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.
6. Terlalu Sering Mengonsumsi Minuman Bersoda
Minuman bersoda dan minuman berpemanis umumnya mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi. Konsumsi gula berlebihan tidak hanya berkaitan dengan kesehatan secara umum, tetapi juga dapat berdampak pada kondisi kulit.
Sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi gula tinggi dengan proses yang dapat memengaruhi kolagen dan elastisitas kulit. Karena itu, membatasi minuman manis dan memperbanyak air putih dapat menjadi pilihan yang lebih baik untuk kesehatan tubuh dan kulit.
7. Sering Begadang
Kurang tidur juga dapat memengaruhi kondisi kulit. Saat tidur, tubuh menjalankan berbagai proses pemulihan dan regenerasi.
Jika waktu tidur tidak mencukupi atau kualitas tidur buruk, proses pemulihan tersebut dapat terganggu. Akibatnya, wajah dapat terlihat lebih kusam dan lelah.
Orang dewasa umumnya dianjurkan mendapatkan sekitar 7–9 jam tidur setiap malam agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat dan melakukan proses pemulihan.
Wajah yang tampak lebih tua tidak hanya dipengaruhi oleh usia. Kebiasaan sehari-hari, paparan lingkungan, pola makan, serta kualitas tidur juga dapat berperan terhadap kesehatan kulit.
Karena itu, mulai dari hal sederhana seperti membersihkan wajah sebelum tidur, menggunakan sunscreen, menghindari kebiasaan menggosok mata, membatasi minuman manis, dan menjaga waktu tidur dapat membantu mempertahankan kondisi kulit.
Menjaga kulit tetap sehat tidak selalu harus melalui perawatan mahal. Konsistensi dalam menjalani kebiasaan yang baik juga merupakan bagian penting dari perawatan kulit jangka panjang.
Next News

Bukan Cuma Rokok, 5 Sayuran Ini Ternyata Mengandung Nikotin Alami
in 6 hours

Hujan Abu Vulkanik, Bolehkah Menjemur Pakaian di Luar Rumah? Ini yang Perlu Diperhatikan
in 6 hours

Mengapa Kebersihan Kasur Penting bagi Kenyamanan Tidur?
an hour ago

Bersih, Sehat, dan Cantik: Kebiasaan Sederhana yang Bisa Dilakukan Setiap Hari
an hour ago

Mengapa Membersihkan Ponsel Juga Penting untuk Kebersihan Sehari-hari?
an hour ago

Mengapa Handuk Tidak Sebaiknya Digunakan Terlalu Lama?
an hour ago

Seberapa Sering Sebenarnya Kita Harus Mengganti Sprei?
an hour ago

9 Makanan yang Perlu Dibatasi untuk Menjaga Kesehatan Ginjal
in 5 hours

Sering Makan Mi Instan Pakai Nasi? Ini Dampaknya bagi Tubuh
in 5 hours

7 Tanda Ginjal Anak Bermasalah yang Perlu Dikenali Orang Tua
in 5 hours





