6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Membuat Tubuh Kehabisan Energi
Tata - Monday, 26 October 2026 | 08:35 AM


Tubuh membutuhkan energi yang cukup untuk menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, hingga melakukan pekerjaan rumah tangga. Namun, tanpa disadari, sejumlah kebiasaan yang dilakukan setiap hari dapat membuat tubuh lebih cepat merasa lelah dan sulit mempertahankan konsentrasi.
Rasa lemas tidak selalu muncul akibat pekerjaan yang berat. Pola tidur, kebiasaan makan, tingkat aktivitas fisik, hingga asupan cairan juga dapat memengaruhi kondisi tubuh. Berikut enam kebiasaan sehari-hari yang perlu diperhatikan agar energi tetap terjaga.
1. Kurang Tidur pada Malam Hari
Tidur merupakan waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan diri setelah menjalani aktivitas seharian. Jika waktu tidur terlalu singkat atau kualitas tidur buruk, tubuh mungkin tidak mendapatkan istirahat yang cukup.
Akibatnya, seseorang bisa merasa mengantuk, sulit berkonsentrasi, dan kurang bersemangat saat menjalani aktivitas. Untuk membantu menjaga energi, biasakan tidur dan bangun pada waktu yang teratur serta memenuhi kebutuhan tidur sesuai usia.
2. Melewatkan Waktu Makan
Menunda atau melewatkan waktu makan, terutama sarapan, dapat membuat sebagian orang merasa lemas dan sulit fokus. Tubuh membutuhkan asupan nutrisi untuk mendukung berbagai fungsi organ dan aktivitas sehari-hari.
Pola makan yang tidak teratur juga dapat menyebabkan rasa lapar berlebihan sehingga seseorang cenderung memilih makanan secara terburu-buru. Sebaiknya, konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral sesuai kebutuhan tubuh.
3. Kurang Minum Air Putih
Kekurangan cairan dapat memengaruhi kondisi fisik dan kemampuan tubuh menjalankan aktivitas dengan baik. Salah satu gejala dehidrasi adalah rasa lelah, terutama ketika kebutuhan cairan tidak terpenuhi setelah berkeringat atau melakukan aktivitas fisik.
Karena itu, biasakan minum air putih secara berkala sepanjang hari. Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, bergantung pada aktivitas, cuaca, kondisi kesehatan, dan faktor lainnya.
4. Terlalu Lama Duduk dan Jarang Bergerak
Duduk dalam waktu lama tanpa diselingi aktivitas dapat membuat tubuh terasa kaku dan kurang nyaman. Kebiasaan ini juga membuat seseorang kurang mendapatkan manfaat dari aktivitas fisik yang penting untuk menjaga kebugaran.
Cobalah berdiri, melakukan peregangan ringan, atau berjalan sebentar setelah duduk dalam waktu lama. Aktivitas fisik secara teratur dapat membantu meningkatkan kebugaran dan mendukung kualitas tidur, sehingga tubuh lebih siap menjalani kegiatan sehari-hari.
5. Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Tinggi Gula
Makanan dan minuman tinggi gula, seperti minuman manis, permen, serta makanan pencuci mulut tertentu, dapat memberikan energi dengan cepat. Namun, makanan tersebut belum tentu memberikan nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh.
Pada sebagian orang, perubahan kadar gula darah setelah mengonsumsi makanan tertentu dapat disertai perubahan tingkat energi. Oleh karena itu, sebaiknya batasi konsumsi gula berlebihan dan pilih makanan yang lebih seimbang, seperti buah utuh, sayuran, biji-bijian utuh, dan sumber protein.
6. Mengabaikan Waktu Istirahat dan Terus Memaksakan Diri
Menjalani aktivitas tanpa memberikan waktu istirahat yang cukup dapat membuat tubuh dan pikiran terasa semakin lelah. Tekanan pekerjaan, jadwal yang padat, serta kurangnya waktu untuk bersantai juga dapat memengaruhi kualitas tidur dan tingkat energi.
Untuk mengatasinya, sisihkan waktu beristirahat di sela-sela aktivitas dan atur pekerjaan sesuai prioritas. Melakukan kegiatan yang menenangkan, menjaga jadwal tidur, serta membatasi aktivitas yang mengganggu waktu pemulihan dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh.
Kesimpulan
Kebiasaan sehari-hari memiliki peran penting dalam menjaga tingkat energi dan kebugaran tubuh. Kurang tidur, melewatkan waktu makan, kurang minum air putih, jarang bergerak, terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi gula, serta mengabaikan waktu istirahat dapat berkontribusi terhadap rasa lelah.
Dengan memperbaiki pola hidup secara bertahap, tubuh dapat lebih siap menjalani berbagai aktivitas. Namun, jika rasa lelah berlangsung lama, sering kambuh, atau mengganggu kegiatan sehari-hari meskipun sudah cukup beristirahat, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk mengetahui kemungkinan penyebabnya.
Next News

Dari Nagasari hingga Putu Ayu, Kue Tradisional yang Mengingatkan pada Masa Kecil
in 7 hours

Getuk Berbahan Singkong, Jajanan Sederhana dengan Sejarah Panjang
in 7 hours

Mengenal Kue Lupis, Jajanan Beras Ketan yang Lezat Disajikan dengan Kelapa
in 7 hours

Kebiasaan Membeli Oleh-Oleh di Bandara, Ini Alasan Harganya Bisa Lebih Mahal
in 6 hours

Dari Bakpia hingga Bika Ambon, Ini Daya Tarik Oleh-Oleh Khas Indonesia
in 6 hours

Mengapa Langit Berwarna Biru saat Matahari Bersinar?
in 6 hours

Mengenal Berbagai Jenis Kebaya yang Memiliki Ciri Khas Berbeda
in 6 hours

Mengapa Ada Negara yang Tidak Memiliki Wilayah Laut?
in 6 hours

Kain Brokat dan Bordir Menjadi Detail yang Mempercantik Tampilan Kebaya
in 6 hours

Mengapa Pasta Sering Dipadukan dengan Saus Tomat dan Keju? Ini Alasannya
in 6 hours





