Sabtu, 7 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

3.016 Warga Sumut Masih Mengungsi Akibat Bencana Hidrometeorologi Sejak November 2025

Liaa - Friday, 06 March 2026 | 09:09 AM

Background
3.016 Warga Sumut Masih Mengungsi Akibat Bencana Hidrometeorologi Sejak November 2025

Medan – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat sebanyak 3.016 orang masih mengungsi akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak 27 November 2025 di provinsi tersebut.

Berdasarkan laporan terbaru yang diterima pada Kamis (6/3/2026), jumlah tersebut terdiri dari 754 kepala keluarga (KK) yang saat ini masih berada di sejumlah lokasi pengungsian.

Data Pusdalops PB Sumut menunjukkan para pengungsi tersebar di dua wilayah dari total 20 kabupaten/kota yang terdampak bencana. Rinciannya, Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak yakni 2.564 jiwa, sementara Kabupaten Tapanuli Selatan tercatat sebanyak 452 jiwa.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan bahwa angka tersebut merupakan data sementara yang dihimpun oleh Pusdalops PB Sumut.

"Data tersebut merupakan pembaruan per 5 Maret 2026 pukul 17.00 WIB," ujar Sri Wahyuni.



Ia menjelaskan, berbagai upaya penanganan bencana telah dilakukan oleh pemerintah daerah bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait untuk membantu masyarakat yang terdampak.

Menurutnya, perkembangan situasi bencana serta pembaruan data pengungsi akan terus disampaikan kepada masyarakat secara berkala.

"Perkembangan terkait bencana ini akan terus kami informasikan, termasuk pembaruan data-data yang ada," katanya.

Sementara itu, berdasarkan catatan Pusdalops PB Sumut, terdapat 20 kabupaten/kota di Sumatera Utara yang terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.

Wilayah tersebut meliputi Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, Kota Sibolga, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, serta Kabupaten Pakpak Bharat, dan sejumlah daerah lainnya di Sumatera Utara.