10 Manfaat Berjemur di Pagi Hari dan Waktu Ideal Melakukannya
RAU - Tuesday, 19 May 2026 | 10:30 AM


Berjemur di pagi hari merupakan aktivitas sederhana yang memberikan berbagai manfaat kesehatan. Paparan sinar matahari membantu tubuh memproduksi vitamin D secara alami, yang berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh secara menyeluruh.
Berikut sejumlah manfaat berjemur di pagi hari bagi kesehatan:
1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Vitamin D berperan dalam mendukung sistem imun agar tubuh mampu melawan berbagai penyakit, seperti flu, gangguan autoimun, penyakit jantung, hingga jenis kanker tertentu.
2. Membantu Mengurangi Depresi
Paparan sinar matahari dapat merangsang produksi hormon serotonin di otak. Hormon ini berfungsi meningkatkan suasana hati, menciptakan rasa tenang, serta membantu mengurangi gejala depresi.
3. Meningkatkan Kualitas Tidur
Berjemur di pagi hari membantu mengatur ritme sirkadian tubuh. Paparan cahaya alami di pagi hari memicu produksi melatonin saat malam hari, sehingga kualitas tidur menjadi lebih baik.
4. Menyehatkan dan Menguatkan Tulang
Vitamin D membantu penyerapan kalsium dalam tubuh. Dengan asupan kalsium yang optimal, tulang menjadi lebih kuat dan risiko osteoporosis serta radang sendi dapat diminimalkan.
5. Menurunkan Risiko Persalinan Prematur
Vitamin D juga berperan dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan membantu menurunkan risiko persalinan prematur serta infeksi yang berkaitan dengan proses kelahiran.
6. Membantu Mengatasi Masalah Kulit
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa terapi cahaya matahari dapat membantu meredakan gangguan kulit tertentu, seperti psoriasis.
7. Mengurangi Risiko Alzheimer
Paparan cahaya terang di pagi hari diketahui dapat membantu memperbaiki suasana hati serta mengurangi gejala depresi dan gangguan memori pada pasien Alzheimer.
8. Mencegah Risiko Diabetes
Vitamin D membantu tubuh dalam proses produksi insulin. Hal ini berkontribusi dalam menjaga kadar gula darah agar tetap stabil.
9. Membantu Mengontrol Tekanan Darah
Sinar matahari membantu mengaktifkan oksida nitrat di lapisan kulit, yang dapat memperlebar pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi. Kondisi ini membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.
10. Mendukung Kesehatan Mata
Paparan cahaya alami yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan mata. Namun, penting untuk tidak menatap matahari secara langsung.
Waktu Ideal untuk Berjemur
Menurut dokter spesialis kulit dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, dr. R.M. Rendy Ariezal Effendi, SpDV, waktu yang dianjurkan untuk berjemur di negara tropis seperti Indonesia adalah sekitar pukul 09.00 pagi.
Paparan sinar matahari setelah pukul 10.00 memang lebih efektif menghasilkan ultraviolet B (UVB) yang membantu pembentukan vitamin D. Namun, pada jam tersebut indeks ultraviolet sudah cukup tinggi sehingga meningkatkan risiko kerusakan kulit seperti flek, tanning, bahkan luka bakar jika tanpa perlindungan.
Durasi berjemur tanpa tabir surya sebaiknya tidak lebih dari 20 menit. Untuk meminimalkan risiko, paparan selama 5–10 menit sebenarnya sudah cukup.
Next News

Benarkah Tertawa 10 Menit Bisa Membakar 40 Kalori? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 6 hours

Candi Borobudur: Mahakarya Abad ke-8 yang Tetap Berdiri Megah hingga Kini
in 6 hours

World Family Doctor Day: Peran Dokter Keluarga di Masa Kini
in 6 hours

Sering Bangun Tidur Malah Capek? Kebiasaan Ngemil Tengah Malam Bisa Jadi Penyebabnya
in 6 hours

Beras Merah vs Nasi Putih: Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?
in 5 hours

Rumah Minimalis Tampak Mewah? Ini 13 Kombinasi Warna Cat Terbaik 2026
in 5 hours

Jangan Anggap Sepele, Ini Tanda Asma pada Anak yang Perlu Diwaspadai
in 5 hours

Mitos Mie Instan Menempel di Usus Bertahun-tahun, Benarkah? Ini Penjelasan Medisnya
in 4 hours

10 Gunung Api Aktif di Indonesia Beserta Karakteristiknya
in 3 hours

Yogyakarta Royal Orchestra Bangkit Setelah 70 Tahun, Hidupkan Kembali Tradisi Orkestra Keraton
in 3 hours





