10 Makanan Tradisional Indonesia yang Mulai Langka, Padahal Kaya Rasa dan Penuh Kenangan
Laila - Saturday, 13 June 2026 | 01:02 PM


10 Makanan Tradisional Indonesia yang Mulai Langka, Padahal Kaya Rasa dan Penuh Kenangan
Indonesia dikenal sebagai surga kuliner dengan ribuan jenis makanan khas yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Namun seiring perubahan zaman, tidak sedikit makanan tradisional yang mulai tergeser oleh makanan cepat saji dan kuliner modern. Beberapa di antaranya bahkan kini hanya bisa ditemukan di daerah tertentu atau saat acara adat.
Meski mulai langka, makanan-makanan ini tetap memiliki cita rasa istimewa yang membuatnya layak untuk dilestarikan.
1. Gatot
Gatot merupakan makanan tradisional dari Jawa yang terbuat dari singkong yang dikeringkan kemudian dikukus. Rasanya gurih dengan tekstur kenyal yang khas. Dahulu gatot menjadi makanan pokok alternatif saat masa sulit, namun kini semakin jarang dijumpai.
2. Grontol Jagung
Grontol jagung dibuat dari jagung yang direbus hingga empuk lalu disajikan dengan parutan kelapa dan sedikit garam. Jajanan sederhana ini pernah menjadi camilan favorit masyarakat pedesaan, tetapi kini mulai tergeser oleh makanan ringan modern.
3. Kue Rangi
Kue tradisional khas Betawi ini terbuat dari campuran tepung sagu dan kelapa parut yang dipanggang dalam cetakan khusus. Kue rangi disajikan dengan siraman gula merah kental yang manis dan harum.
4. Sayur Babanci
Meski namanya unik, sayur babanci tidak mengandung babi. Makanan khas Betawi ini menggunakan banyak rempah dan memiliki rasa yang mirip perpaduan gulai serta soto. Saat ini keberadaannya semakin langka karena proses pembuatannya yang cukup rumit.
5. Sengkulun
Sengkulun merupakan kue tradisional berbahan tepung ketan dan santan yang memiliki tekstur kenyal. Dahulu kue ini sering hadir dalam berbagai acara adat, tetapi kini semakin sulit ditemukan di pasar tradisional.
6. Gulo Puan
Kuliner khas Sumatera Selatan ini dibuat dari susu kerbau rawa yang dimasak hingga mengental. Rasanya manis dan gurih, namun keberadaannya semakin terbatas karena bahan bakunya yang tidak mudah diperoleh.
7. Kue Clorot
Kue clorot berasal dari Jawa Tengah dan terbuat dari campuran tepung beras, santan, serta gula merah yang dibungkus menggunakan janur muda. Bentuknya unik menyerupai kerucut dan memiliki rasa manis yang khas.
8. Bothok
Bothok merupakan makanan tradisional berbahan kelapa parut yang dicampur ikan teri, tahu, tempe, atau petai cina lalu dibungkus daun pisang dan dikukus. Aroma daun pisang memberikan cita rasa yang sangat khas.
9. Bubur Sumsum Hitam
Jika bubur sumsum putih masih mudah ditemukan, versi bubur sumsum hitam yang menggunakan campuran ketan hitam kini mulai jarang dijual. Padahal perpaduan rasa gurih santan dan manis gula merah membuatnya sangat nikmat.
10. Kue Gandus
Kue gandus adalah makanan khas Palembang yang bercita rasa gurih. Terbuat dari tepung beras dan santan, kue ini biasanya diberi topping ebi, seledri, dan bawang goreng. Kini keberadaannya mulai kalah populer dibandingkan jajanan modern.
Mengapa Makanan Tradisional Mulai Langka?
Ada beberapa faktor yang menyebabkan makanan tradisional semakin sulit ditemukan, di antaranya:
- Perubahan pola konsumsi masyarakat.
- Meningkatnya popularitas makanan cepat saji.
- Regenerasi pembuat makanan tradisional yang minim.
- Proses pembuatan yang dianggap rumit dan memakan waktu.
- Ketersediaan bahan baku yang semakin terbatas.
Pentingnya Melestarikan Kuliner Tradisional
Kuliner tradisional bukan hanya soal rasa, tetapi juga bagian dari identitas budaya suatu daerah. Setiap makanan menyimpan cerita, sejarah, dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Dengan mengenal, mencicipi, dan memperkenalkan kembali makanan tradisional kepada generasi muda, warisan kuliner Indonesia dapat terus lestari di tengah arus modernisasi.
Next News

Tradisi Makan Bersama di Atas Daun Pisang, Kebiasaan yang Mempererat Kebersamaan
7 days ago

Menyimpan Uang di Celengan Ayam, Cara Menabung yang Pernah Populer di Rumah
in 4 hours

Telepon Putar dengan Angka Melingkar, Begini Cara Menggunakannya pada Zaman Dulu
in 4 hours

Congklak Bukan Sekadar Permainan, Ada Strategi Berhitung di Baliknya
in 4 hours

Permainan Kelereng yang Dulu Bisa Membuat Anak-Anak Lupa Waktu
in 4 hours

Gulali Rambut Nenek, Jajanan Tipis seperti Kapas yang Pernah Populer di Kalangan Anak-Anak
in 4 hours

Cermai Punya Rasa Asam yang Khas, Dulu Sering Dijadikan Rujak dan Manisan
in 3 hours

Kedondong Hutan yang Rasanya Asam Segar, Pernah Jadi Favorit Pencinta Buah Jadul
in 3 hours

Buah Lobi-Lobi yang Dulu Sering Dimakan Anak-Anak, Kini Mulai Jarang Ditemukan
in 3 hours

Mengapa Air Bersih Perlu Disimpan dalam Wadah yang Tertutup? Ini Alasannya
in 2 hours





