Tips Memasak Ikan agar Tetap Bergizi dan Lezat
Liaa - Friday, 10 July 2026 | 02:50 PM


Seni Mengolah Ikan: Tetap Bergizi Tanpa Harus Berantem Sama Bau Amis
Kita semua pasti sering dengar kampanye "Gemar Makan Ikan" yang digalakkan pemerintah sejak zaman sekolah. Alasannya jelas: ikan itu gudangnya protein dan Omega-3. Tapi jujur saja, bagi sebagian orang, memasak ikan di rumah itu tantangannya lebih berat daripada milih menu di aplikasi ojek online. Pilihannya cuma dua: kalau nggak berakhir dengan dapur yang bau amis seminggu, ya ikannya jadi keras kayak karet sandal karena kelamaan dimasak. Padahal, ikan adalah salah satu bahan makanan paling "sensitif" yang butuh perlakuan lembut layaknya pacar yang lagi ngambek.
Masalahnya, banyak dari kita yang terjebak dalam zona nyaman "digoreng garing sampai kering." Memang sih, ikan goreng yang krispi itu enak banget kalau dimakan pakai sambal terasi dan nasi hangat. Tapi masalahnya, suhu minyak yang terlalu panas dan durasi goreng yang lama seringkali bikin nutrisi penting di dalam ikan—seperti lemak baik—jadi menguap entah ke mana. Jadi, gimana sih caranya supaya kita bisa makan ikan yang rasanya kayak hidangan resto bintang lima tapi nutrisinya tetap terjaga? Yuk, kita bedah pelan-pelan.
Langkah Pertama: Kenalan Dulu Sama Ikan yang Segar
Kunci utama dari masakan ikan yang enak bukan dimulai di atas penggorengan, tapi di pasar atau supermarket. Membeli ikan itu soal insting. Jangan cuma lihat harganya yang murah, tapi perhatikan "tatapan matanya." Ikan yang segar punya mata yang jernih dan menonjol, bukan yang sayu apalagi merah kayak orang kurang tidur. Kalau matanya sudah keruh, mending cari yang lain saja.
Selain mata, coba tekan dagingnya. Ikan yang masih oke bakal terasa kenyal dan langsung balik ke bentuk semula setelah ditekan. Kalau bekas tekanan jempol kamu tertinggal di dagingnya, itu tandanya si ikan sudah terlalu lama nongkrong di suhu ruang. Dan yang paling penting: baunya. Ikan segar itu baunya khas laut atau air tawar, bukan bau busuk yang menyengat hidung. Memilih ikan yang segar adalah 50 persen kemenangan dalam memasak. Kalau bahannya sudah nggak segar, bumbu sekeren apa pun nggak bakal bisa nolong.
Perang Melawan Bau Amis Tanpa Merusak Rasa
Bau amis sering jadi alasan utama kenapa anak muda malas masak ikan sendiri. Biasanya, solusi instan kita adalah merendam ikan dengan jeruk nipis sebanyak-banyaknya sampai ikannya "pingsan." Padahal, merendam ikan terlalu lama dengan asam (jeruk nipis atau cuka) malah bisa merusak tekstur proteinnya. Daging ikan bisa jadi hancur saat dimasak karena asamnya mulai "memasak" daging tersebut sebelum kena api.
Triknya simpel: gunakan jeruk nipis atau jahe parut secukupnya saja, lalu diamkan maksimal 10 sampai 15 menit. Setelah itu, bilas lagi dengan air bersih. Menggunakan rempah aromatik seperti daun salam, serai, atau lengkuas saat proses memasak jauh lebih efektif untuk mengusir aroma yang kurang sedap sekaligus menambah dimensi rasa yang lebih kaya. Jangan pelit sama bumbu dapur, karena di situlah letak keajaibannya.
Teknik Memasak: Goreng Bukan Satu-Satunya Jalan Ninja
Kalau kamu ingin mendapatkan manfaat maksimal dari ikan, coba mulai kurangi teknik deep fry yang pakai minyak sekolam. Memang enak, tapi sayangnya suhu tinggi bisa merusak Omega-3 yang sangat sensitif terhadap panas. Sebagai alternatif yang lebih sehat tapi tetap "nagih," kamu bisa mencoba teknik pepes atau tim (steam). Dengan cara dikukus, kelembapan ikan tetap terjaga, dan sari-sarinya nggak luntur ke mana-mana.
Bagi yang nggak bisa lepas dari tekstur garing, teknik pan-seared bisa jadi jalan tengah. Gunakan sedikit olive oil atau mentega di atas wajan anti lengket, lalu masak ikan dengan api sedang. Kuncinya adalah jangan terlalu sering dibolak-balik. Biarkan satu sisi matang sempurna sampai warnanya kecokelatan, baru balik sekali saja. Cara ini bikin bagian luar ikan tetap krispi tapi bagian dalamnya tetap juicy dan lembut.
Timing Adalah Segalanya
Satu kesalahan umum saat memasak ikan adalah durasi yang terlalu lama. Berbeda dengan daging sapi atau ayam yang butuh waktu lama supaya empuk, ikan itu punya serat yang sangat pendek. Masak ikan terlalu lama cuma bakal bikin dagingnya kehilangan cairan dan jadi sepah. Kalau kamu masak fillet ikan, biasanya cuma butuh waktu 3 sampai 5 menit per sisi tergantung ketebalannya.
Gimana cara tahu kalau ikannya sudah matang? Coba tusuk pakai garpu; kalau dagingnya sudah mudah terlepas (flaky) dan warnanya sudah nggak transparan lagi, langsung matikan kompor. Ingat, ada proses yang namanya residual cooking—ikan bakal tetap lanjut matang selama beberapa saat meski sudah diangkat dari api karena panas yang masih tersimpan di dalamnya.
Bumbui dengan Hati, Sajikan dengan Bangga
Terakhir, soal bumbu. Ikan itu sebenarnya punya rasa gurih alami yang kuat. Jangan menenggelamkan rasa asli ikan dengan saus yang terlalu kental atau bumbu yang terlalu berlebihan. Cukup garam, lada hitam, dan sedikit bawang putih sudah bisa bikin ikan terasa mewah. Kalau mau sedikit gaya, tambahkan taburan daun peterseli atau perasan lemon segar sesaat sebelum disajikan.
Memasak ikan memang butuh sedikit kesabaran dan perhatian lebih. Tapi percaya deh, sensasi makan ikan hasil masakan sendiri yang teksturnya pas dan nutrisinya utuh itu jauh lebih memuaskan daripada sekadar beli makanan cepat saji. Selain bikin badan lebih sehat dan otak lebih encer, skill memasak ikan ini bisa jadi modal kuat buat pamer di Instagram Story atau pas lagi menjamu teman di rumah. Jadi, kapan mau ke pasar buat cari ikan segar?
Next News

Pentingnya Mengonsumsi Ikan sebagai Bagian dari Pola Makan Sehat
in 2 hours

Fakta Tentang Produksi Minyak Alami pada Kulit
in 5 minutes

Benarkah Es Batu Bisa Membantu Menyegarkan Wajah?
in 5 minutes

Benarkah Duduk Bersila Memiliki Manfaat?
in 5 minutes

Sering Alami Gatal yang Hilang Tiba-Tiba? Jangan Bingung Lagi
in a few seconds

Mengapa Tubuh Mengeluarkan Bau Badan?
in a few seconds

Ikan Terkecil di Dunia yang Menakjubkan
4 hours ago

Ikan Gurame: Cita Rasa Lezat dan Nilai Gizi Tinggi
4 hours ago

Penyakit yang Sering Menyerang Ikan dan Cara Mengatasinya
4 hours ago

Cara Budidaya Ikan yang Menguntungkan
4 hours ago





