Minggu, 8 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Tidur Pakai Kipas Angin: Berbahayakah?

Liaa - Saturday, 07 February 2026 | 07:47 AM

Background
Tidur Pakai Kipas Angin: Berbahayakah?

Tidur dengan kipas angin merupakan kebiasaan umum di daerah beriklim panas. Menurut penjelasan para ahli kesehatan dari berbagai jurnal,, kipas angin tidak menyebabkan penyakit secara langsung, karena alat ini hanya menggerakkan udara yang sudah ada di dalam ruangan.

Ahli kesehatan yang fokus pada masalah masalah tidur,menjelaskan bahwa kipas angin tidak memengaruhi suhu inti tubuh. Secara fisiologis, tubuh manusia mengatur suhu inti melalui hipotalamus, sementara aliran udara dari kipas hanya memengaruhi suhu permukaan kulit.

Sedangkan dari sisi kesehatan alat pernapasan, ahli paru menyebutkan bahwa kipas angin tidak menyebabkan flu atau masuk angin, karena flu disebabkan oleh virus. Namun, aliran udara yang terus-menerus dapat mengeringkan saluran pernapasan bagian atas. Hal ini membuat sebagian orang bangun dengan tenggorokan kering, hidung tersumbat, atau bersin di pagi hari.

Ahli fisiologi tubuh juga menjelaskan bahwa paparan angin langsung ke satu bagian tubuh dalam waktu lama dapat memicu penyempitan pembuluh darah di kulit dan otot. Kondisi ini menyebabkan otot terasa kaku atau pegal, terutama di leher dan bahu, bukan karena penyakit, melainkan respons alami tubuh terhadap suhu.

Tentu ada sisi kurang baik dari pemakaian kipas angin ini. Kipas angin dapat mengangkat debu dan partikel kecil di ruangan. Jika kamar tidak bersih, partikel ini berpotensi terhirup saat tidur dan memperburuk gejala alergi atau asma.

Kesimpulannya, para ahli menegaskan bahwa tidur memakai kipas angin aman bagi orang sehat, asalkan tidak diarahkan langsung ke tubuh, digunakan dengan kecepatan rendah atau mode putar, serta didukung kebersihan ruangan yang baik.