Minggu, 8 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Bibir Pecah-pecah Padahal Sering Pakai Lip Balm, Kenapa Bisa Terjadi?

Liaa - Saturday, 07 February 2026 | 09:37 AM

Background
Bibir Pecah-pecah Padahal Sering Pakai Lip Balm, Kenapa Bisa Terjadi?

Bibir Pecah-pecah Padahal Sering Pakai Lip Balm, Kenapa Bisa Terjadi?

Bibir pecah-pecah sering dianggap masalah sepele. Solusinya pun terlihat sederhana: pakai lip balm. Namun, bagaimana jika bibir tetap kering, mengelupas, bahkan perih padahal sudah rajin memakai lip balm setiap hari? Kondisi ini ternyata cukup sering terjadi dan memiliki penjelasan medis maupun kebiasaan sehari-hari yang jarang disadari.

Bibir memang berbeda dengan kulit wajah. Lapisan bibir jauh lebih tipis dan tidak memiliki kelenjar minyak alami, sehingga sangat mudah kehilangan kelembapan. Inilah sebabnya, perlindungan bibir tidak cukup hanya dengan "asal pakai lip balm".

Kandungan Lip Balm Justru Bisa Memicu Kering

Tidak semua lip balm bekerja melembapkan dengan cara yang sama. Beberapa produk mengandung bahan seperti menthol, camphor, phenol, atau pewangi buatan yang memberikan sensasi dingin dan segar. Efek ini memang terasa nyaman sesaat, tetapi justru dapat membuat bibir semakin kering jika digunakan terus-menerus.

Selain itu, lip balm berbahan dasar petroleum jelly tanpa kandungan humektan (pengikat air) hanya mengunci kelembapan yang ada. Jika bibir sudah terlanjur kering, produk ini tidak memperbaiki kondisi, melainkan hanya menutupi sementara.

Terlalu Sering Menjilat Bibir Tanpa Sadar

Saat bibir terasa kering, refleks alami banyak orang adalah menjilat bibir. Sayangnya, air liur justru memperparah kondisi. Enzim pencernaan dalam air liur dapat merusak lapisan pelindung bibir dan membuatnya semakin cepat kering.

Kebiasaan ini sering terjadi tanpa disadari, terutama saat cuaca panas, stres, atau saat berbicara dalam waktu lama. Akibatnya, lip balm yang digunakan pun terasa "tidak bekerja".

Kurang Minum dan Faktor dari Dalam Tubuh

Bibir pecah-pecah juga bisa menjadi sinyal bahwa tubuh mengalami dehidrasi ringan. Walaupun sudah memakai lip balm, jika asupan cairan harian kurang, bibir tetap akan kering dari dalam.

Selain cairan, kekurangan nutrisi tertentu seperti vitamin B kompleks, zat besi, dan zinc juga berperan dalam kesehatan bibir. Dalam beberapa kasus, bibir pecah-pecah yang tidak kunjung sembuh bisa berkaitan dengan kondisi medis tertentu, seperti alergi kontak atau infeksi jamur ringan.

Pengaruh Cuaca dan Lingkungan

Paparan sinar matahari, udara ber-AC, angin kencang, hingga polusi dapat mempercepat penguapan air dari bibir. Jika lip balm yang digunakan tidak mengandung pelindung sinar UV atau tidak cukup oklusif, perlindungan yang diberikan menjadi kurang optimal.

Itulah sebabnya bibir sering kali lebih kering saat musim panas, musim hujan dengan angin kencang, atau ketika terlalu lama berada di ruangan ber-AC.

Cara Agar Lip Balm Bekerja Lebih Efektif

Agar masalah bibir pecah-pecah bisa benar-benar teratasi, perawatan perlu dilakukan secara menyeluruh. Pilih lip balm dengan kandungan pelembap seperti shea butter, beeswax, ceramide, atau hyaluronic acid. Hindari produk dengan pewangi dan sensasi menyengat jika bibir sedang sensitif.

Gunakan lip balm saat bibir masih sedikit lembap, misalnya setelah minum air atau setelah membersihkan wajah. Di malam hari, aplikasikan lip balm lebih tebal sebagai perawatan intensif. Tak kalah penting, cukupi kebutuhan cairan harian dan hentikan kebiasaan menjilat atau mengelupas kulit bibir secara paksa.

Bibir Pecah-pecah Bukan Sekadar Masalah Sepele

Jika bibir pecah-pecah terus berulang meski perawatan sudah dilakukan dengan benar, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan. Bisa jadi tubuh sedang memberi sinyal adanya kekurangan nutrisi atau reaksi terhadap produk tertentu.

Dengan memahami penyebabnya, perawatan bibir tidak lagi sekadar rutinitas kosmetik, tetapi juga bagian dari menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.