Benarkah Anak Sulung Lebih Cerdas? Fakta Ilmiah yang Perlu Orang Tua Tahu
Liaa - Sunday, 08 February 2026 | 09:35 AM


Anak sulung dan anggapan kecerdasan
Sering terdengar anggapan bahwa anak sulung lebih cerdas, lebih bertanggung jawab, dan lebih terampil dalam akademik dibanding adik-adiknya. Anggapan ini memiliki sedikit dasar ilmiah, tapi bukan berarti mutlak. Penelitian di bidang psikologi perkembangan mencoba memahami fenomena ini dengan melihat urutan kelahiran dan pengaruhnya terhadap kemampuan kognitif.
Sebuah studi besar yang diterbitkan di Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) menemukan bahwa anak sulung cenderung memiliki skor IQ sedikit lebih tinggi dibanding adik-adiknya. Perbedaannya relatif kecil namun konsisten secara statistik. Para peneliti menjelaskan bahwa ini bukan efek biologis murni, melainkan terkait lingkungan awal kehidupan yang lebih intens, seperti perhatian orang tua sebelum adik lahir.
Selain itu, anak sulung sering mengambil peran sebagai "guru kecil" di rumah, membantu adik belajar atau bermain. Aktivitas ini tidak hanya melatih tanggung jawab, tetapi juga merangsang perkembangan kognitif, bahasa, dan kemampuan memecahkan masalah.
Namun, urutan kelahiran bukanlah penentu utama kecerdasan. Studi dalam Intelligence Journal menekankan bahwa faktor lingkungan—kualitas pendidikan, kondisi sosial ekonomi, stimulasi di rumah, nutrisi, dan kasih sayang—memiliki pengaruh jauh lebih besar. Anak yang mendapat lingkungan yang mendukung tetap bisa cerdas dan sukses tanpa memandang apakah ia sulung, tengah, atau bungsu.
Selain stimulasi lingkungan, faktor genetik juga berperan. Semua anak mewarisi kombinasi gen dari kedua orang tua yang memengaruhi kemampuan belajar dan memori. Gen bekerja bersama dengan lingkungan; stimulasi kognitif sejak dini dapat "mengaktifkan" potensi genetik. Oleh karena itu, anak sulung mungkin sedikit diuntungkan secara statistik karena fokus perhatian orang tua di awal, tapi adik-adik tetap bisa mengejar atau bahkan melampaui.
Kesimpulan :
Anak sulung mungkin memiliki sedikit keunggulan kognitif pada beberapa studi, tapi perbedaan ini tidak signifikan untuk setiap individu. Semua anak memiliki potensi yang sama untuk berkembang cerdas jika mendapat perhatian, stimulasi, dan lingkungan yang tepat. Jadi, orang tua sebaiknya fokus pada mendukung setiap anak secara optimal, tanpa membandingkan berdasarkan urutan kelahiran.
Next News

Makna dan Filosofi Bunga Kembang Sepatu
in 7 hours

Tebu sebagai Komoditas Pertanian Unggulan
in 6 hours

Walang Sangit: Hama Padi yang Merugikan Petani dan Cara Mengendalikannya
in 6 hours

Rahasia Tampil Percaya Diri dengan Kosmetik yang Tepat
in 6 hours

Softlens: Gaya, Fungsi, dan Cara Aman Menggunakannya untuk Kesehatan Mata
in 5 hours

MSG dan Efeknya bagi Kesehatan
in 5 hours

Tanaman Padi Sehat,Panen Melimpah Berkat Perawatan Tepat
19 hours ago

Bibir Pecah-pecah Padahal Sering Pakai Lip Balm, Kenapa Bisa Terjadi?
19 hours ago

Benarkah Minum Air Putih Terlalu Banyak Bisa Bikin Gemuk?
20 hours ago

Menahan Buang Air Kecil, Ini Bahayanya
20 hours ago





