Walang Sangit: Hama Padi yang Merugikan Petani dan Cara Mengendalikannya
Liaa - Sunday, 08 February 2026 | 11:15 AM


Walang Sangit: Hama Padi yang Merugikan Petani dan Cara Mengendalikannya
Walang sangit merupakan salah satu hama utama tanaman padi yang sangat merugikan petani. Serangga ini dikenal dengan bau menyengat yang khas, terutama saat terganggu atau mati, sehingga masyarakat sering menyebutnya "walang sangit". Meski ukurannya kecil, dampaknya terhadap hasil panen bisa sangat besar jika tidak dikendalikan dengan baik.
Mengenal Walang Sangit
Walang sangit memiliki nama ilmiah Leptocorisa acuta. Serangga ini termasuk jenis kepik (Hemiptera) yang hidup dengan cara mengisap cairan tanaman. Habitat utamanya adalah area persawahan, terutama pada tanaman padi yang sedang memasuki fase berbunga hingga pengisian bulir.
Ciri-ciri walang sangit antara lain:
- Tubuh ramping dan panjang
- Warna cokelat kehijauan
- Memiliki bau menyengat yang khas
- Aktif pada pagi dan sore hari
Dampak Walang Sangit pada Tanaman Padi
Serangan walang sangit terjadi saat serangga ini mengisap cairan bulir padi yang masih muda. Akibatnya:
- Bulir padi menjadi hampa (kosong)
- Kualitas gabah menurun
- Produksi panen berkurang
- Rasa beras bisa berubah menjadi pahit
- Nilai jual hasil panen menurun
Jika serangan terjadi secara masif, kerugian ekonomi petani bisa sangat besar.
Faktor Penyebab Perkembangan Walang Sangit
Beberapa faktor yang mendukung berkembangnya populasi walang sangit antara lain:
- Musim kemarau panjang
- Penanaman padi tidak serempak
- Banyaknya gulma di sekitar sawah
- Sistem pengairan yang kurang baik
- Minimnya predator alami
Cara Mengendalikan Walang Sangit
Pengendalian walang sangit dapat dilakukan dengan berbagai metode, baik secara alami maupun modern:
1. Pengendalian Alami
- Menanam padi secara serempak
- Membersihkan gulma di sekitar sawah
- Memanfaatkan predator alami seperti laba-laba dan burung
- Menggunakan perangkap bau atau lampu
2. Pengendalian Mekanis
- Menangkap secara manual
- Menggunakan jaring atau alat tangkap serangga
3. Pengendalian Kimia
- Penggunaan pestisida sesuai dosis anjuran
- Penyemprotan dilakukan pada waktu yang tepat
- Tidak berlebihan agar tidak merusak ekosistem
Pentingnya Pengendalian Terpadu
Pendekatan terbaik adalah Pengendalian Hama Terpadu (PHT), yaitu mengombinasikan cara alami, mekanis, dan kimia secara seimbang. Metode ini lebih ramah lingkungan, efektif jangka panjang, dan menjaga keseimbangan ekosistem sawah.
Penutup
Walang sangit bukan sekadar hama biasa, tetapi ancaman serius bagi produksi padi jika tidak dikendalikan dengan baik. Dengan pengetahuan yang tepat, perawatan sawah yang rutin, serta penerapan sistem pengendalian terpadu, serangan walang sangit dapat diminimalkan. Hal ini penting demi menjaga ketahanan pangan, kesejahteraan petani, dan hasil panen yang melimpah.
Next News

Kolang-Kaling: Manfaat, Kandungan, dan Cara Mengolahnya
in 6 hours

Penyebab, Dampak, dan Cara Merawat Kulit Kering dengan Tepat
in 5 hours

Lifestyle Modern: Menjalani Hidup Seimbang di Era Digital
in 5 hours

Makna dan Filosofi Bunga Kembang Sepatu
in 5 hours

Tebu sebagai Komoditas Pertanian Unggulan
in 4 hours

Rahasia Tampil Percaya Diri dengan Kosmetik yang Tepat
in 4 hours

Softlens: Gaya, Fungsi, dan Cara Aman Menggunakannya untuk Kesehatan Mata
in 3 hours

MSG dan Efeknya bagi Kesehatan
in 3 hours

Benarkah Anak Sulung Lebih Cerdas? Fakta Ilmiah yang Perlu Orang Tua Tahu
in 3 hours

Tanaman Padi Sehat,Panen Melimpah Berkat Perawatan Tepat
21 hours ago





