Tanaman Dipenuhi Kutu Putih? Cara Sederhana Ini Bisa Dicoba
Laila - Monday, 21 September 2026 | 07:02 PM


Tanaman yang tiba-tiba dipenuhi bintik atau gumpalan putih kecil patut diperiksa. Salah satu penyebab yang cukup umum adalah kutu putih atau mealybug, serangga kecil yang mengisap cairan tanaman dan biasanya bersembunyi di sela daun, batang, hingga bagian tanaman yang terlindung.
Jika dibiarkan, populasi kutu putih dapat berkembang dan membuat tanaman terlihat lemah. Daun bisa menguning, pertumbuhan terganggu, dan pada serangan berat tanaman dapat mengalami penurunan kondisi.
Sebelum menggunakan bahan pembasmi yang lebih kuat, beberapa langkah sederhana berikut dapat dicoba.
1. Pisahkan tanaman yang terserang
Jika kutu putih ditemukan pada satu tanaman, segera jauhkan tanaman tersebut dari tanaman lain. Langkah ini penting untuk mengurangi kemungkinan hama berpindah ke tanaman yang masih sehat.
2. Bersihkan kutu secara manual
Untuk jumlah kutu yang masih sedikit, ambil bagian yang terlihat menggunakan kapas atau kain lembut. Bersihkan batang, tangkai, permukaan daun, dan bagian bawah daun secara perlahan.
Pemeriksaan perlu dilakukan secara rutin karena kutu putih dapat bersembunyi di celah yang sulit terlihat.
3. Semprot dengan air
Tanaman yang cukup kuat dapat dibersihkan menggunakan aliran air yang lembut untuk membantu melepaskan kutu dari permukaan tanaman. Hindari tekanan air yang terlalu kuat karena dapat merusak daun atau batang.
4. Gunakan larutan sabun yang sangat encer
Larutan sabun yang tepat dan sangat encer terkadang digunakan untuk membantu mengendalikan serangga bertubuh lunak. Namun, tidak semua jenis tanaman tahan terhadap sabun.
Sebaiknya uji terlebih dahulu pada sebagian kecil daun dan perhatikan reaksinya. Jangan menggunakan larutan yang terlalu pekat karena dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman.
5. Pangkas bagian yang dipenuhi kutu
Jika hanya beberapa daun atau ranting yang mengalami serangan berat, bagian tersebut dapat dipangkas dan dibuang dengan benar. Cara ini membantu mengurangi jumlah kutu yang masih berada di tanaman.
6. Periksa tanaman secara berkala
Membersihkan kutu sekali belum tentu menyelesaikan masalah. Telur atau kutu yang tersembunyi dapat menyebabkan hama muncul kembali.
Periksa tanaman secara rutin, terutama bagian bawah daun, pucuk, batang, dan sela-sela tanaman.
7. Hindari kondisi tanaman yang terlalu rimbun
Tanaman yang terlalu padat dapat membuat beberapa bagian sulit diperiksa dan memiliki sirkulasi udara yang kurang baik. Pangkas bagian yang terlalu rimbun sesuai kebutuhan agar tanaman lebih mudah dirawat dan diperiksa.
Kutu putih memang berukuran kecil, tetapi jika jumlahnya dibiarkan berkembang, dampaknya terhadap tanaman bisa semakin besar. Karena itu, penanganan sejak awal biasanya lebih mudah dibandingkan menunggu hingga seluruh tanaman dipenuhi hama.
Jika serangan sudah sangat berat atau terus berulang, pertimbangkan untuk menggunakan produk pengendali hama yang sesuai dengan jenis tanaman dan ikuti petunjuk pada label. Hindari mencampur berbagai bahan secara sembarangan karena dapat merusak tanaman.
Next News

5 Kebiasaan Sejak Kecil yang Bisa Membantu Anak Tidak Gampang Sakit
in 7 hours

Kenapa Hotel Jarang Menyediakan Guling? Ini Beberapa Alasannya
in 7 hours

Resep Sari Kacang Hijau Rumahan, Mudah Dibuat dan Bisa Atur Tingkat Manisnya
in 6 hours

Digigit Anjing? Ini Pertolongan Pertama yang Perlu Segera Dilakukan
in 6 hours

7 Kebiasaan Orang dengan Growth Mindset, Tantangan Justru Jadi Peluang
in 6 hours

7 Tanda Kamu Punya Insting Kuat, Bukan Sekadar Feeling
in 6 hours

8 Manfaat Melatih Kecerdasan Emosional Anak, Bukan Cuma soal Nilai Sekolah
in 6 hours

Lalat Tak Kunjung Pergi? 7 Cara Alami Membuat Rumah Kurang Menarik bagi Lalat
in 6 hours

Tanaman di Halaman Rumah Bisa Bantu Mengurangi Nyamuk? Ini Faktanya
in 6 hours

Rumah Banyak Nyamuk Saat Sore Hari, Perhatikan 5 Hal Ini
in 6 hours





