Selasa, 5 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Sulit Fokus Bukan Malas: Ini yang Terjadi pada Otak di Era Digital

RAU - Tuesday, 05 May 2026 | 07:00 PM

Background
Sulit Fokus Bukan Malas: Ini yang Terjadi pada Otak di Era Digital

Pernah merasa ingin fokus, tapi baru beberapa menit sudah terdistraksi?

Buka satu aplikasi, lalu pindah ke yang lain. Niatnya bekerja, tapi berakhir scrolling tanpa sadar.

Banyak orang mengira ini soal kurang disiplin.

Padahal, ada perubahan nyata yang terjadi pada cara otak bekerja.

Otak manusia tidak dirancang untuk banjir informasi

Di masa lalu, otak manusia terbiasa dengan informasi yang terbatas dan datang perlahan.



Hari ini:

•notifikasi datang terus-menerus

•konten berganti dalam hitungan detik

•perhatian ditarik ke banyak arah sekaligus

Menurut studi Neuroscience:



otak dipaksa beradaptasi dengan ritme yang jauh lebih cepat dari kemampuan alaminya

Paparan digital di Indonesia

Menurut We Are Social (2024):

rata-rata orang Indonesia menggunakan internet lebih dari 7 jam per hari.

Dan sebagian besar waktu digunakan untuk:

•media sosial



•hiburan digital

Artinya:

otak hampir tidak punya jeda dari stimulasi digital

Dopamin dan kebiasaan scrolling

Setiap notifikasi, like, atau konten baru memicu pelepasan dopamin—zat kimia yang membuat kita merasa "senang".

Masalahnya,



saat otak mulai terbiasa dengan stimulasi cepat,

aktivitas yang butuh fokus (membaca, bekerja) terasa lebih berat.

Akibatnya:

kita lebih mudah terdistraksi.

Multitasking: terasa produktif, sebenarnya tidak

Banyak orang merasa bisa melakukan banyak hal sekaligus.



Padahal:

otak tidak benar-benar multitasking, melainkan

hanya berpindah fokus dengan cepat.

Dampaknya:

•kualitas kerja menurun



•waktu penyelesaian lebih lama

Dampak jangka panjang

Jika kebiasaan ini terus berlanjut:

•kemampuan fokus menurun

•daya ingat terganggu

•mudah merasa lelah mental



Dalam jangka panjang:

•produktivitas menurun

•kesehatan mental ikut terdampak

Kenapa ini sering disalahpahami?

Karena gejalanya tidak terlihat jelas.

Tidak seperti sakit fisik.

tidak ada rasa nyeri,



tidak ada tanda langsung.

Sehingga sering dianggap:

"malas" atau "kurang niat".

Tanda-tanda otak mulai kelelahan

Beberapa tanda yang sering muncul:

•sulit menyelesaikan tugas



•cepat bosan

•sering membuka aplikasi tanpa tujuan

•sulit menikmati aktivitas tanpa distraksi

Apa yang bisa dilakukan?

Beberapa langkah sederhana:

•batasi notifikasi



•buat waktu khusus tanpa gadget

•fokus pada satu tugas dalam satu waktu

•beri jeda otak dari layar

Sulit fokus di era digital bukan sekadar masalah disiplin, tetapi juga berkaitan dengan cara otak beradaptasi terhadap paparan informasi yang berlebihan. Kemampuan mengelola perhatian menjadi keterampilan penting untuk menjaga produktivitas dan kesehatan mental.