Rabu, 8 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Sidak Sekolah di Panyabungan, Wabup Madina Minta Pengawasan Ketat Program Makan Bergizi Gratis

Liaa - Wednesday, 08 April 2026 | 09:13 AM

Background
Sidak Sekolah di Panyabungan, Wabup Madina Minta Pengawasan Ketat Program Makan Bergizi Gratis

Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utami, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah di Panyabungan pada Selasa (7/4/2026).

Sekolah yang dikunjungi antara lain SDN 401 di Kelurahan Sipolu-polu serta SDN 093 di Desa Gunung Tua.

Temukan Pelaksanaan MBG Belum Sesuai Standar

Dalam sidak tersebut, Atika menemukan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih belum sepenuhnya mengikuti petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

Ia meninjau langsung proses penyajian makanan di dalam kelas dan berdialog dengan pihak sekolah serta petugas penyedia makanan.

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam sidak tersebut meliputi jenis menu dan cara penyajian makanan.



Salah satu temuan adalah menu nasi goreng dengan lauk bakso ayam olahan (frozen food), yang dinilai kurang memenuhi prinsip makanan segar dan bergizi. Selain itu, buah yang disajikan juga tidak menggunakan pelindung, sehingga berisiko terkontaminasi kotoran.

Minta Korwil Tegas Ambil Tindakan

Atika menegaskan bahwa pihak sekolah dan koordinator wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan harus berani mengambil keputusan apabila ditemukan pelanggaran terhadap aturan.

Ia meminta agar penyedia layanan makanan yang tidak memenuhi standar dapat segera ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, pengawasan yang ketat sangat penting agar program MBG benar-benar memberikan manfaat bagi siswa, terutama dalam meningkatkan kualitas gizi.

Program ini juga diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka kesehatan yang krusial seperti kematian ibu dan bayi di daerah tersebut.



Atika menegaskan bahwa kegiatan sidak dilakukan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan program berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara bertahap, termasuk ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi perhatian.