Kamis, 16 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Sering Terlupakan, Ini Alasan Pentingnya Merawat Kuku

Laila - Monday, 06 July 2026 | 11:35 AM

Background
Sering Terlupakan, Ini Alasan Pentingnya Merawat Kuku

Jangan Cuma Skincare-an, Kuku Juga Butuh Perhatian: Panduan Biar Kuku Nggak Kayak Kerupuk Alot

Pernah nggak sih lo lagi asyik ngopi atau nongkrong cantik, terus tiba-tiba mata lo tertuju ke jempol sendiri dan batin lo menjerit, "Kok kuku gue bentukannya begini amat ya?" Kita sering banget terjebak dalam ritual skincare sepuluh tahap buat muka, atau pakai hair mask tiap minggu biar rambut sehalus sutra, tapi kuku? Seringnya sih dianaktirikan. Padahal, kuku itu ibarat 'jendela' kecil yang menunjukkan seberapa peduli kita sama kebersihan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kuku yang sehat itu bukan cuma soal estetik biar makin cakep pas pakai cincin atau pegang gelas kopi buat difoto di Instagram Story. Kuku yang kuat, bersih, dan nggak gampang patah itu tanda kalau nutrisi di badan lo tercukupi. Sebaliknya, kalau kuku lo rapuh, kuning, atau permukaannya kayak jalanan rusak yang gradakan, itu tandanya kuku lo lagi minta tolong. Nah, biar kuku lo nggak berakhir jadi "kerupuk alot" yang gampang patah, yuk kita obrolin cara ngerawatnya dengan cara yang nggak ribet tapi ngefek banget.

1. Berhenti Menjadikan Kuku Sebagai "Alat Serbaguna"

Jujur aja, siapa di sini yang sering pakai kuku buat buka tutup kaleng soda, ngelepas stiker yang nempel kenceng, atau bahkan muter sekrup darurat? Kita semua pernah melakukannya. Tapi dengerin nih, kuku lo itu bukan obeng atau tang. Kebiasaan pakai kuku sebagai alat bantu mekanik ini adalah jalan pintas menuju kuku yang retak atau pecah di bagian tengah.

Trauma fisik kecil kayak gitu kalau dilakukan berulang kali bakal bikin struktur kuku melemah. Jadi, mulai sekarang, kalau mau buka kaleng, pakai bantuan sendok atau jari bagian samping. Sayangi kuku lo sebagaimana lo menyayangi gadget mahal lo. Jangan dipaksa kerja rodi buat hal-hal yang bukan tugasnya.

2. Hindari Ritual "Cemilan Gratis" alias Gigit Kuku

Ini nih penyakit sejuta umat yang biasanya muncul pas lagi cemas, bosen, atau lagi nungguin balasan chat dari gebetan yang nggak kunjung datang. Menggigit kuku alias onychophagia itu nggak cuma bikin bentuk kuku jadi berantakan kayak habis kena serangan rayap, tapi juga bahaya buat kesehatan. Bayangin berapa banyak kuman dan bakteri yang numpang lewat dari bawah kuku langsung masuk ke mulut lo. Hii, ngeri kan?



Selain bikin infeksi di area kutikula, kebiasaan ini bikin kuku lo tumbuh nggak rata dan gampang rapuh. Kalau lo susah berhenti, coba deh rutin pakai kuteks atau sekadar nail polish bening yang rasanya pahit. Atau setidaknya, sedia camilan beneran biar mulut lo ada kerjaan lain selain 'memanen' kuku sendiri.

3. Nutrisi dari Dalam: Kuku Juga Butuh Makan

Lo nggak bisa mengharapkan kuku yang sekuat baja kalau makanan lo tiap hari cuma mi instan tanpa sayur atau protein. Kuku itu sebagian besar terdiri dari protein yang namanya keratin. Jadi, kalau lo mau kuku yang sehat, asupan protein lo harus bener. Telur, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, dan ikan itu sahabat karib buat kuku.

Jangan lupa juga sama Biotin alias Vitamin B7. Banyak orang yang kukunya gampang patah karena kekurangan zat ini. Nggak harus selalu lewat suplemen mahal kok, lo bisa dapetin dari ubi jalar, almond, atau bayam. Oh iya, minum air putih yang cukup juga pengaruh banget. Kuku yang dehidrasi itu gampang banget pecah dan terlihat kusam. Jadi, tetep hidrasi ya, gaes!

4. Jangan Terlalu Sering "Gonta-Ganti Kostum" Kuku

Pakai kuteks memang seru, apalagi kalau warnanya lagi tren. Tapi, keseringan pakai kuteks apalagi yang gel dan proses pembersihannya pakai aseton yang keras itu bisa bikin kuku lo 'sesak napas'. Aseton itu sifatnya sangat mengeringkan. Dia nggak cuma ngilangin warna kuteks, tapi juga ngangkut minyak alami yang ada di kuku lo.

Coba deh kasih kuku lo waktu istirahat. Istilah kerennya nail detox. Biarkan kuku lo tampil polos tanpa apa-apa selama satu atau dua minggu dalam sebulan. Kalau emang harus banget pakai kuteks, cari penghapus kuteks yang acetone-free. Kuku lo bakal berterima kasih banget karena nggak dipaksa bersentuhan sama kimia keras terus-terusan.



5. Lembapkan, Lembapkan, dan Lembapkan!

Kita sering pakai lotion ke tangan, tapi area kuku dan kutikula sering banget kelewatan. Padahal, kutikula itu fungsinya penting banget sebagai pelindung alami kuku dari bakteri. Kalau kutikula lo kering sampai mengelupas dan perih (hangnail), itu tandanya lo butuh kelembapan ekstra.

Nggak perlu beli cuticle oil yang harganya bikin kantong bolong kalau emang budget lagi mepet. Minyak zaitun atau minyak kelapa yang ada di dapur juga bisa banget dipakai. Olesin dikit sebelum tidur sambil dipijat pelan. Cara ini bakal bikin aliran darah ke kuku lancar dan kuku lo jadi lebih berkilau alami. Percaya deh, kuku yang lembap itu jauh lebih fleksibel dan nggak gampang patah pas kepentok meja.

6. Potong Kuku dengan Benar

Memotong kuku juga ada seninya, nggak asal 'ceklek' aja. Waktu terbaik buat potong kuku adalah setelah mandi, karena saat itu kuku lagi dalam kondisi paling lunak. Gunakan gunting kuku yang tajam; gunting kuku tumpul malah bakal bikin kuku lo tertekan dan pecah-pecah di ujungnya.

Potong kuku secara mendatar dulu, baru rapuhkan bagian sudutnya dengan kikir (nail file). Jangan memotong terlalu pendek sampai kena bagian kulit yang sensitif karena itu pintu masuk buat infeksi jempol kaki atau tangan yang biasa kita sebut cantengan. Dan satu lagi, jangan pernah narik paksa kulit di pinggir kuku yang mengelupas. Gunting pelan pakai gunting kuku, jangan ditarik pakai gigi, itu resep bencana buat jari lo.

Kesimpulan: Kuku Sehat Itu Investasi

Menjaga kesehatan kuku itu sebenernya nggak butuh effort yang gimana-gimana banget. Intinya cuma konsistensi dan berhenti memperlakukan kuku kayak benda mati yang nggak bisa rusak. Kuku yang terawat bakal bikin lo lebih percaya diri saat salaman sama orang atau sekadar ngetik di depan laptop.



Jadi, mulai besok, coba deh lebih perhatian dikit sama si sepuluh jari ini. Kuku yang sehat bukan cuma soal gaya, tapi juga soal mencintai diri sendiri dari hal-hal kecil. Lagian, kuku yang cantik alami itu jauh lebih keren daripada kuku mahal hasil salon tapi aslinya rusak parah di dalem, kan? Yuk, mulai rawat kuku lo sekarang juga!