Jumat, 17 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mengapa Bali Identik dengan Bunga Kamboja? Ini Sejarah dan Maknanya

Liaa - Thursday, 16 July 2026 | 12:32 PM

Background
Mengapa Bali Identik dengan Bunga Kamboja? Ini Sejarah dan Maknanya

Bali identik dengan bunga kamboja karena perpaduan antara tradisi keagamaan Hindu Bali, budaya, dan lanskap pulau. Meski kamboja juga tumbuh di banyak negara tropis, di Bali bunga ini memiliki makna yang sangat khas.

Berikut beberapa alasannya:

  1. Bagian penting dari upacara keagamaan
  2. Bunga kamboja menjadi salah satu bunga yang sering digunakan dalam persembahan atau canang sari, yaitu sesajen harian umat Hindu Bali. Bunganya dipilih karena indah, harum, dan mudah didapat.
  3. Banyak ditanam di area pura
  4. Hampir setiap pura, halaman rumah tradisional Bali, hingga pemakaman memiliki pohon kamboja. Selain memberi keteduhan, bunganya digunakan untuk kebutuhan upacara sehingga penanamannya sudah menjadi tradisi turun-temurun.
  5. Dipakai sebagai hiasan diri
  6. Wisatawan mungkin sering melihat perempuan Bali menyelipkan bunga kamboja di telinga atau rambut saat mengenakan pakaian adat. Selain mempercantik penampilan, bunga ini juga melengkapi busana pada berbagai acara adat dan keagamaan.
  7. Mudah tumbuh di iklim Bali
  8. Kamboja sangat cocok dengan iklim tropis yang hangat dan relatif kering di Bali. Pohonnya tahan terhadap musim kemarau dan tetap dapat berbunga hampir sepanjang tahun.
  9. Mendukung citra pariwisata Bali
  10. Sejak berkembangnya industri pariwisata, bunga kamboja banyak ditanam di hotel, vila, spa, dan taman. Bunganya kemudian menjadi salah satu simbol visual Bali dalam brosur, fotografi, hingga dekorasi.

Apakah kamboja hanya identik dengan pemakaman?

Di banyak daerah di Indonesia, bunga kamboja sering diasosiasikan dengan makam karena memang banyak ditanam di area pemakaman. Namun di Bali, maknanya jauh lebih luas. Kamboja adalah simbol keindahan, kesucian, dan bagian dari kehidupan sehari-hari dalam tradisi Hindu Bali. Karena itulah masyarakat Bali umumnya tidak memandang bunga ini sebagai simbol kesedihan atau kematian semata.

Menariknya, pohon kamboja sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia. Tanaman ini berasal dari kawasan Amerika Tengah dan Amerika tropis, lalu menyebar ke Asia melalui jalur perdagangan berabad-abad yang lalu. Di Bali, kamboja kemudian beradaptasi dengan budaya setempat hingga akhirnya menjadi salah satu ikon yang paling melekat dengan pulau tersebut.