Mengenal Buah Parijoto dan Manfaatnya
Liaa - Thursday, 16 July 2026 | 12:26 PM


Parijoto adalah buah yang berasal dari tanaman semak berkayu dan banyak tumbuh di daerah pegunungan. Di Indonesia, parijoto sangat dikenal di lereng Gunung Muria, khususnya di sekitar Kudus. Buah ini tumbuh bergerombol, berukuran kecil, dan berubah warna dari merah muda menjadi ungu tua saat matang.
Ciri-ciri buah parijoto
Berbentuk bulat kecil, tersusun dalam tandan.
Saat muda berwarna merah muda, lalu menjadi merah tua hingga ungu saat matang.
Rasanya cenderung asam, sedikit manis ketika benar-benar matang.
Dapat dimakan langsung atau diolah menjadi jus, sirup, selai, maupun teh herbal.
Kandungan nutrisi
Penelitian menunjukkan bahwa buah parijoto mengandung berbagai senyawa bioaktif, antara lain:
Flavonoid
Antosianin
Polifenol
Tanin
Saponin
Vitamin C (dalam jumlah tertentu)
Antioksidan alami
Manfaat yang sedang diteliti
Beberapa manfaat berikut didasarkan pada penelitian laboratorium, penelitian pada hewan, atau studi awal pada manusia. Bukti klinis pada manusia masih terbatas.
Sebagai sumber antioksidan. Kandungan flavonoid dan antosianin membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Berpotensi mengurangi peradangan. Senyawa polifenol diduga memiliki efek antiinflamasi.
Mendukung kesehatan jantung. Antioksidan dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah sebagai bagian dari pola makan sehat.
Berpotensi membantu mengontrol gula darah. Beberapa penelitian awal menunjukkan adanya aktivitas yang dapat mendukung pengaturan kadar glukosa, tetapi belum cukup untuk dijadikan terapi diabetes.
Berpotensi memiliki aktivitas antimikroba. Ekstrak parijoto menunjukkan kemampuan menghambat pertumbuhan beberapa mikroorganisme dalam penelitian laboratorium.
Berpotensi mendukung sistem imun. Kandungan vitamin C dan antioksidan dapat berkontribusi pada fungsi kekebalan tubuh.
Mitos yang beredar
Di masyarakat, khususnya di sekitar Gunung Muria, terdapat kepercayaan bahwa mengonsumsi parijoto saat hamil dapat membuat bayi lahir tampan atau cantik. Hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Penampilan bayi ditentukan terutama oleh faktor genetik dan perkembangan selama kehamilan.
Apakah aman dikonsumsi?
Secara umum, buah parijoto yang matang aman dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Namun:
Konsumsilah dalam jumlah wajar.
Jika sedang hamil, menyusui, atau memiliki penyakit tertentu, konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi ekstrak atau suplemen parijoto, karena data keamanannya masih terbatas.
Singkatnya, parijoto merupakan buah lokal Indonesia yang kaya senyawa antioksidan dan memiliki potensi manfaat bagi kesehatan. Namun, sebagian besar manfaat medisnya masih memerlukan penelitian klinis yang lebih kuat untuk memastikan efektivitas dan keamanannya pada manusia.
Next News

Kupu-Kupu, Si Cantik Bersayap yang Diam-Diam Menjaga Ketahanan Pangan Manusia
4 hours ago

Mengenal Penyu, Penjelajah Samudra yang Terancam Punah dan Perlu Dilestarikan
5 hours ago

Mengenal Gajah, Mamalia Darat Terbesar yang Cerdas dan Berperan Penting bagi Ekosistem
5 hours ago

Daun Mint, Tanaman Herbal yang Menyegarkan dan Kaya Manfaat bagi Kesehatan
5 hours ago

Daun Pandan, Tanaman Aromatik dengan Segudang Manfaat untuk Masakan dan Kesehatan
5 hours ago

Menu Masak Praktis ala Anak Kos, Hemat, Bergizi, dan Mudah Dibuat
5 hours ago

Jangan Anggap Sepele, Dehidrasi Bisa Ganggu Kesehatan dan Aktivitas Sehari-hari
5 hours ago

Makan Terlalu Cepat Bisa Membahayakan Kesehatan, Ini Dampaknya bagi Tubuh
5 hours ago

Seni Menemukan Rumah di Tengah Hustle Culture: Pentingnya Quality Time Bersama Keluarga
6 hours ago

7 Agustus 1945: Pembentukan PPKI, Langkah Penting Menuju Kemerdekaan Indonesia
20 hours ago





