Sering Picu Panas Dalam, Ini 5 Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Tidak Berlebihan
Liaa - Wednesday, 11 March 2026 | 02:53 AM


Keluhan yang sering disebut masyarakat sebagai "panas dalam" biasanya ditandai dengan tenggorokan kering, sariawan, bibir pecah-pecah, atau rasa tidak nyaman di mulut dan tenggorokan.
Secara umum, kondisi ini sering dikaitkan dengan iritasi pada saluran tenggorokan atau dehidrasi ringan. Pola makan juga menjadi salah satu faktor yang dapat memicu munculnya gejala tersebut.
Beberapa jenis makanan dan minuman diketahui lebih mudah menyebabkan iritasi atau memperburuk kondisi tenggorokan jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Berikut beberapa di antaranya.
1. Makanan Gorengan dan Berminyak
Gorengan merupakan makanan yang sangat populer, tetapi kandungan minyak dan lemak jenuh yang tinggi dapat memicu iritasi pada tenggorokan.
Minyak yang tersisa pada makanan dapat menempel di dinding tenggorokan dan memicu rasa gatal atau tidak nyaman yang sering menjadi awal radang tenggorokan.
2. Makanan Pedas
Makanan pedas biasanya mengandung senyawa kapsaisin dari cabai. Senyawa ini memang memberikan sensasi panas yang khas.
Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, kapsaisin dapat mengiritasi lapisan mukosa pada mulut dan saluran pencernaan, sehingga memicu rasa perih atau panas di tenggorokan.
3. Makanan Tinggi Gula
Makanan dan minuman yang sangat manis seperti minuman boba, donat, atau permen juga dapat memicu rasa tidak nyaman di mulut.
Kandungan gula yang tinggi dapat membuat mulut terasa lebih kering serta meningkatkan risiko peradangan jika tidak diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup.
4. Buah-buahan Tertentu
Dalam kepercayaan tradisional, beberapa buah dianggap memiliki sifat "panas", seperti durian dan nangka.
Durian misalnya memiliki kandungan gula serta senyawa alkohol alami yang cukup tinggi. Konsumsi dalam jumlah besar dapat membuat tubuh terasa lebih panas dan tenggorokan terasa kurang nyaman.
5. Minuman Berkafein
Minuman seperti kopi dan teh pekat mengandung kafein yang bersifat diuretik.
Artinya, kafein dapat membuat tubuh lebih sering buang air kecil sehingga berpotensi menyebabkan dehidrasi ringan jika tidak diimbangi dengan minum air putih yang cukup.
Dehidrasi inilah yang sering memicu gejala seperti bibir pecah-pecah dan tenggorokan kering.
Cara Meredakan Gejala
Jika mulai merasakan gejala panas dalam, cara paling sederhana yang bisa dilakukan adalah meningkatkan konsumsi air mineral.
Selain itu, memperbanyak makanan yang kaya vitamin C dan serat seperti buah dan sayur juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh serta mempercepat pemulihan.
Menjaga pola makan yang seimbang dan tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan tertentu juga menjadi kunci untuk mencegah keluhan ini muncul kembali.
Next News

Sejarah Pasta Gigi, Bermula Dari Campuran Abu
7 hours ago

Sarapan Apa yang Paling Sehat di Dunia?
7 hours ago

Lahirnya E-Sports di Dunia-Game yang Menjadi Olahraga
7 hours ago

Gamers,Ini Perjalanan Game dari Permainan Kuno hingga Industri Digital Modern Saat Ini
7 hours ago

Sejarah Kacamata: Penemuan yang Mengubah Cara Manusia Melihat Dunia
7 hours ago

Rahasia Saos Lada Hitam: Resep Ala Restoran yang Bisa Kamu Buat Sendiri di Rumah
in 3 hours

Plastik: Nyaman Sesaat, Dampaknya Ratusan Tahun Menghantui Bumi
in 3 hours

Kelapa: Si Serbabisa dari Sabut Sampai Santan
in 3 hours

Kenapa Semua Orang Main Padel? Ini Alasan di Baliknya
in 2 hours

Sakit Tenggorokan Tak Kunjung Sembuh? Ini Tanda Harus ke Dokter
in 2 hours





