Seleksi Terbuka Pejabat Eselon II di Tapsel, Lima Jabatan Terisi, Kadis Kominfo Zonk



Tapanuli Selatan – Transparansi dalam pengisian jabatan aparatur sipil negara kembali mendapat sorotan. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) telah mengumumkan hasil lelang jabatan pimpinan tinggi pratama untuk enam posisi strategis. Namun menariknya, satu jabatan yang dianggap vital di era digital justru tidak terisi: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Dalam pengumuman resmi bernomor 009/PANSEL.II.b-TS/2025 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi sekaligus Sekda Tapsel, Sofyan Adil, hanya lima jabatan yang berhasil mengeluarkan tiga besar calon pejabat. Sedangkan untuk posisi Kadis Kominfo, tidak ada peserta yang dinyatakan lulus alias zonk.
Padahal, jabatan tersebut memegang peranan penting dalam transformasi digital pemerintahan dan pelayanan publik. Saat ini, posisi itu masih dijabat Pelaksana Tugas (Plt), Muhammad Arief Hasibuan, yang juga Sekretaris Dinas Kominfo Tapsel.
Adapun lima jabatan lain yang terisi masing-masing telah melahirkan tiga nama kandidat terkuat. Mereka berasal dari kalangan pejabat struktural di Tapsel maupun dari kabupaten tetangga. Nama-nama yang lolos antara lain:
Asisten Administrasi Umum (Asisten III): Ilhamuddin Nasution, Triyanta Hadil Khoiri Dairiyawan, dan Zulkarnain Siregar.
Kalaksa BPBD: Farwis Rizky, Muhammad Taufik Batubara, dan Zulkarnain Siregar.
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan: Hamonangan Harahap, Hamonangan Siregar, dan Ilyas Pasaribu.
Kadis Penanaman Modal & PTSP: Dani Iskandar Harahap, Muhammad Taufik Batubara, dan Padot.
Kadis Kesehatan: dr. Emilda Arasanti, Farwis Rizky, dan dr. Sri Khairunnisa.
Fenomena jabatan Kadis Kominfo yang kosong ini menambah catatan penting dalam tata kelola birokrasi daerah. Di tengah tuntutan digitalisasi pemerintahan, absennya kandidat yang memenuhi kualifikasi dianggap sebagai alarm bahwa peningkatan kapasitas SDM di sektor teknologi informasi masih menjadi tantangan serius bagi daerah.
Praktik lelang jabatan sendiri merupakan bagian dari reformasi birokrasi nasional yang mendorong merit system, transparansi, dan profesionalisme dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama. Hasil seleksi di Tapsel diharapkan menjadi cerminan bagaimana sistem ini berjalan di tingkat daerah, sekaligus menjadi evaluasi agar kebutuhan kompetensi sesuai perkembangan zaman bisa lebih diperhatikan.
Sumber: Prokopim Tapsel
Next News

Ramadan Fair 2026 Padanglawas Digelar di Sibuhuan, Angkat UMKM dan Produk Lokal
a month ago

Pemkab Paluta Kukuhkan 3.390 PPPK Paruh Waktu, Perkuat Layanan Publik dan Tata Kelola Aparatur
a month ago

Gordang Sambilan Centre Demo Bupati Madina, Isu OTT hingga Klaim Utang Pilkada Mengemuka
a month ago

Bupati Putra Mahkota : Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah
a month ago

Gempa Berkekuatan M 3,1 Guncang Tapanuli Tengah Siang Ini
a month ago

Bobby Nasution Luncurkan Sekolah Gratis 2026 untuk Nias dan Daerah Terdampak Bencana
a month ago

BMKG: Musim Hujan Masih Berlangsung di Sumut, Waspadai Hujan Lokal
a month ago

Buka Konsultasi Publik Revisi RTRW Tapsel, Wabup Jafar Tekankan Mitigasi Bencana dan Tata Ruang Berkeadilan
2 months ago

Pangdam I/BB Tinjau Jembatan Bailey Penghubung Tapsel–Tapteng, Dorong Percepatan Pemulihan Pascabanjir
2 months ago

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Tapsel, Janjikan Percepatan Penanganan Infrastruktur dan Sekolah
2 months ago





