Jumat, 9 Januari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
RAU FM

Bobby Nasution Luncurkan Sekolah Gratis 2026 untuk Nias dan Daerah Terdampak Bencana

eno - Monday, 05 January 2026 | 05:13 AM

Background
Bobby Nasution Luncurkan Sekolah Gratis 2026 untuk Nias dan Daerah Terdampak Bencana

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.

Salah satu langkah konkret yang akan dimulai pada 2026 adalah penerapan program sekolah gratis bagi SMA dan SMK, khususnya di Kepulauan Nias serta wilayah terdampak bencana.

Komitmen tersebut disampaikan Bobby saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMK Negeri 7 Medan, Jalan STM Medan, Minggu (4/1).

Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan bahwa Pemprov Sumut bergerak cepat memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski sejumlah daerah dilanda bencana. Tercatat, sebanyak 50 SMA/SMK di Sumut terdampak banjir dan longsor pada awal tahun ini.

“Besok, Senin, semester genap sudah dimulai dan kami siap melaksanakan proses belajar mengajar. Memang ada dua sekolah yang belum bisa beraktivitas secara maksimal karena dampak bencana cukup besar, namun penanganannya terus berjalan,” ujar Bobby.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap akses pendidikan, Pemprov Sumut menetapkan kebijakan sekolah gratis tahun 2026 bagi seluruh SMA dan SMK di Kepulauan Nias, serta daerah terdampak bencana seperti Kabupaten Langkat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Kota Sibolga.

“Di Kepulauan Nias masih terdapat desa-desa tertinggal yang membutuhkan perhatian penuh. Karena itu, biaya sekolah akan kami gratiskan, disertai pembangunan sekolah unggulan dan sekolah rakyat untuk mendukung visi Presiden,” tambahnya.

Bobby juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan pendidikan di Sumut. Ia berharap sinergi tersebut mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Kami ingin anak-anak Sumut menjadi bagian penting dari generasi emas Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemerintah pusat terus mendorong keberhasilan Asta Cita keempat Presiden, yakni pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.

“Secara nasional, anggaran revitalisasi pendidikan mencapai Rp16,9 triliun untuk sekitar 16 ribu sekolah. Kami berharap bantuan ini, termasuk papan interaktif digital di Sumut, dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Abdul.

Untuk Sumatera Utara, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran revitalisasi sebesar Rp852 miliar bagi 897 satuan pendidikan. Bantuan tersebut mencakup 34 PAUD, 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 11 SLB, serta 5 PKBM/SKB.

Selain itu, program digitalisasi pendidikan juga telah menyalurkan sebanyak 1.778 papan interaktif digital guna mendukung metode pembelajaran modern pada semester genap tahun 2026. 

Sumber: Waspada