Bobby Nasution Luncurkan Sekolah Gratis 2026 untuk Nias dan Daerah Terdampak Bencana
eno - Monday, 05 January 2026 | 05:13 AM


Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Salah satu langkah konkret yang akan dimulai pada 2026 adalah penerapan program sekolah gratis bagi SMA dan SMK, khususnya di Kepulauan Nias serta wilayah terdampak bencana.
Komitmen tersebut disampaikan Bobby saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMK Negeri 7 Medan, Jalan STM Medan, Minggu (4/1).
Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan bahwa Pemprov Sumut bergerak cepat memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski sejumlah daerah dilanda bencana. Tercatat, sebanyak 50 SMA/SMK di Sumut terdampak banjir dan longsor pada awal tahun ini.
“Besok, Senin, semester genap sudah dimulai dan kami siap melaksanakan proses belajar mengajar. Memang ada dua sekolah yang belum bisa beraktivitas secara maksimal karena dampak bencana cukup besar, namun penanganannya terus berjalan,” ujar Bobby.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap akses pendidikan, Pemprov Sumut menetapkan kebijakan sekolah gratis tahun 2026 bagi seluruh SMA dan SMK di Kepulauan Nias, serta daerah terdampak bencana seperti Kabupaten Langkat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Kota Sibolga.
“Di Kepulauan Nias masih terdapat desa-desa tertinggal yang membutuhkan perhatian penuh. Karena itu, biaya sekolah akan kami gratiskan, disertai pembangunan sekolah unggulan dan sekolah rakyat untuk mendukung visi Presiden,” tambahnya.
Bobby juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan pendidikan di Sumut. Ia berharap sinergi tersebut mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045.
“Kami ingin anak-anak Sumut menjadi bagian penting dari generasi emas Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemerintah pusat terus mendorong keberhasilan Asta Cita keempat Presiden, yakni pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.
“Secara nasional, anggaran revitalisasi pendidikan mencapai Rp16,9 triliun untuk sekitar 16 ribu sekolah. Kami berharap bantuan ini, termasuk papan interaktif digital di Sumut, dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Abdul.
Untuk Sumatera Utara, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran revitalisasi sebesar Rp852 miliar bagi 897 satuan pendidikan. Bantuan tersebut mencakup 34 PAUD, 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 11 SLB, serta 5 PKBM/SKB.
Selain itu, program digitalisasi pendidikan juga telah menyalurkan sebanyak 1.778 papan interaktif digital guna mendukung metode pembelajaran modern pada semester genap tahun 2026.
Sumber: Waspada
Next News

Pemkab Paluta Kukuhkan 3.390 PPPK Paruh Waktu, Perkuat Layanan Publik dan Tata Kelola Aparatur
2 days ago

Gordang Sambilan Centre Demo Bupati Madina, Isu OTT hingga Klaim Utang Pilkada Mengemuka
4 days ago

Bupati Putra Mahkota : Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu Sesuai Kemampuan Keuangan Daerah
4 days ago

Gempa Berkekuatan M 3,1 Guncang Tapanuli Tengah Siang Ini
4 days ago

BMKG: Musim Hujan Masih Berlangsung di Sumut, Waspadai Hujan Lokal
4 days ago

Buka Konsultasi Publik Revisi RTRW Tapsel, Wabup Jafar Tekankan Mitigasi Bencana dan Tata Ruang Berkeadilan
22 days ago

Pangdam I/BB Tinjau Jembatan Bailey Penghubung Tapsel–Tapteng, Dorong Percepatan Pemulihan Pascabanjir
23 days ago

Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Tapsel, Janjikan Percepatan Penanganan Infrastruktur dan Sekolah
a month ago

Bappeda Tapsel dan PPITTNI Tabagsel Salurkan Bantuan ke Korban Bencana di Batang Toru
a month ago

Bupati Tapsel Tinjau Pengungsian di Desa Tandihat, Sapa Warga dan Pastikan Penanganan Bencana Berjalan
a month ago




