Sejarah Kerajaan Majapahit: Kerajaan Besar yang Pernah Mempersatukan Nusantara
RAU - Wednesday, 10 June 2026 | 05:15 PM


Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan terbesar dan paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia. Kerajaan Hindu-Buddha ini berdiri di wilayah yang kini menjadi bagian dari Jawa Timur dan mencapai masa kejayaannya pada abad ke-14.
Majapahit didirikan pada tahun 1293 oleh Raden Wijaya setelah runtuhnya Kerajaan Singasari akibat serangan dari Jayakatwang, penguasa Kediri. Dengan memanfaatkan kedatangan pasukan Mongol yang dikirim oleh Kublai Khan, Raden Wijaya berhasil mengalahkan Jayakatwang dan kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit.
Nama Majapahit berasal dari buah maja yang rasanya pahit dan banyak ditemukan di kawasan tempat kerajaan tersebut didirikan. Sejak awal berdiri, Majapahit berkembang menjadi kekuatan politik dan ekonomi yang penting di Nusantara.
Masa Kejayaan Majapahit
Puncak kejayaan Majapahit terjadi pada masa pemerintahan Hayam Wuruk yang memerintah dari tahun 1350 hingga 1389. Dalam menjalankan pemerintahannya, Hayam Wuruk didampingi oleh Mahapatih yang sangat terkenal, yaitu Gajah Mada.
Gajah Mada dikenal karena Sumpah Palapa yang diucapkannya. Dalam sumpah tersebut, ia berjanji tidak akan menikmati kenikmatan hidup sebelum berhasil mempersatukan wilayah-wilayah Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit.
Di bawah kepemimpinan Hayam Wuruk dan Gajah Mada, pengaruh Majapahit meluas hingga mencakup sebagian besar wilayah Nusantara, termasuk Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, hingga sebagian Semenanjung Malaya.
Pusat Perdagangan dan Kebudayaan
Selain kuat secara politik dan militer, Majapahit juga berkembang sebagai pusat perdagangan internasional. Letaknya yang strategis membuat kerajaan ini menjadi persinggahan penting bagi para pedagang dari berbagai wilayah Asia.
Majapahit juga dikenal memiliki perkembangan seni, sastra, dan budaya yang maju. Salah satu karya sastra terkenal dari masa ini adalah kitab Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365. Kitab ini menjadi sumber sejarah penting mengenai kondisi Majapahit pada masa kejayaannya.
Selain itu, terdapat pula kitab Sutasoma karya Mpu Tantular yang memuat semboyan "Bhinneka Tunggal Ika", yang kini menjadi moto resmi Indonesia.
Keruntuhan Majapahit
Setelah wafatnya Hayam Wuruk dan Gajah Mada, Majapahit mulai mengalami kemunduran. Perebutan kekuasaan di kalangan keluarga kerajaan menyebabkan terjadinya konflik internal yang melemahkan pemerintahan.
Selain itu, munculnya kerajaan-kerajaan Islam di pesisir Jawa serta perubahan jalur perdagangan internasional turut mengurangi pengaruh Majapahit.
Pada akhir abad ke-15 hingga awal abad ke-16, kekuasaan Majapahit semakin melemah dan akhirnya runtuh. Meskipun demikian, warisan budaya, politik, dan sejarahnya tetap memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan Nusantara.
Warisan Majapahit bagi Indonesia
Majapahit sering dianggap sebagai simbol persatuan Nusantara karena wilayah pengaruhnya yang luas. Konsep penyatuan wilayah kepulauan yang pernah dicita-citakan kerajaan ini menjadi salah satu inspirasi dalam pembentukan identitas bangsa Indonesia modern.
Hingga kini, nama Majapahit masih dikenang sebagai salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Nusantara yang meninggalkan jejak penting dalam bidang pemerintahan, budaya, sastra, dan persatuan bangsa.
Next News

Cara Meredakan Nyeri Haid Secara Alami dan Aman
in 6 hours

Mengenal Zodiak: Sejarah, Karakter, dan Mengapa Banyak Orang Menyukainya
6 hours ago

Tutorial Olahan Ubi Sehat yang Mudah Dibuat di Rumah
in 5 hours

10 Negara yang Dinilai Paling Aman dari Kriminalitas dan Konflik Bersenjata
in 5 hours

Mengapa Banyak Orang Cerdas Tidak Menyukai Keramaian? Ini Penjelasan Psikologisnya
7 hours ago

Kenali Penyebab Stres: Hal-Hal yang Sering Memicu Tekanan Mental dalam Kehidupan Sehari-hari
in 4 hours

Rasa Diterima Ternyata Tidak Datang Begitu Saja, Ini Cara Membangunnya
10 hours ago

Bahaya Konsumsi Gula Berlebihan: Manis di Lidah, Risiko bagi Kesehatan
in 2 hours

8 Janji Allah dalam Al-Qur'an yang Menenangkan Hati Saat Menghadapi Ujian Hidup
in 2 hours

Mengenal Angin Duduk: Kondisi Serius yang Kerap Disalahartikan sebagai Masuk Angin
10 hours ago





