Resep Martabak Manis Rumahan dengan Topping Sesuai Selera
Laila - Tuesday, 22 September 2026 | 01:37 AM


Bahan-Bahan
- 250 gram tepung terigu protein sedang
- 50 gram gula pasir
- 1 butir telur
- 300 ml air
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh baking powder
- 1/2 sendok teh baking soda
- 1/2 sendok teh vanili
- 1 sendok makan margarin atau mentega, lelehkan
- Sedikit margarin untuk mengoles wajan
Topping
- Meses cokelat
- Keju parut
- Kacang tanah sangrai yang sudah dihancurkan
- Susu kental manis
- Cokelat batang atau selai cokelat
- Pisang iris
- Topping lain sesuai selera
Cara Membuat Martabak Manis
Campurkan tepung terigu, gula pasir, baking powder, garam, dan vanili dalam wadah. Aduk hingga semua bahan kering tercampur rata.
Masukkan telur dan sebagian air, kemudian aduk menggunakan whisk hingga adonan cukup halus. Tambahkan sisa air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar tidak menggumpal.
Setelah adonan tercampur, diamkan selama kurang lebih 30–60 menit. Waktu istirahat ini membantu adonan berkembang sehingga teksturnya lebih mudah membentuk pori-pori saat dimasak.
Setelah didiamkan, masukkan baking soda dan margarin cair. Aduk perlahan sampai tercampur rata.
Panaskan wajan anti lengket dengan api sedang. Pastikan wajan sudah cukup panas sebelum adonan dituangkan. Tuang adonan secukupnya, kemudian ratakan bagian pinggirnya agar membentuk lapisan tepi khas martabak.
Masak sampai permukaan martabak mulai muncul banyak gelembung dan bagian bawahnya matang. Taburkan sedikit gula pasir di atas permukaan jika ingin rasa yang lebih manis.
Tutup wajan dan masak sampai bagian atas martabak matang. Setelah itu, angkat martabak dan olesi permukaannya dengan margarin atau mentega.
Tambahkan susu kental manis, kemudian beri topping sesuai selera. Bisa menggunakan kombinasi meses dan keju, kacang dan cokelat, atau pisang dengan cokelat.
Lipat martabak menjadi dua, lalu potong-potong sesuai ukuran yang diinginkan.
Tips agar Martabak Manis Bersarang
Salah satu kunci martabak manis yang lembut dan bersarang adalah adonan yang tercampur dengan baik serta proses pemasakan yang tepat.
Jangan langsung memasak adonan sebelum wajan cukup panas. Namun, hindari api yang terlalu besar karena bagian bawah martabak bisa cepat gosong sementara bagian atasnya belum matang.
Adonan juga sebaiknya tidak terlalu kental. Jika terlalu kental, pori-pori martabak bisa sulit terbentuk dan hasil akhirnya menjadi lebih padat.
Saat gelembung mulai muncul di permukaan, jangan langsung membalik martabak. Biarkan hingga bagian atas mulai set dan lubang-lubang kecil terbentuk merata.
Topping Bisa Disesuaikan
Keunggulan membuat martabak sendiri adalah topping dapat disesuaikan dengan selera. Untuk rasa klasik, kombinasi meses, keju, margarin, dan susu kental manis bisa menjadi pilihan.
Jika ingin rasa yang berbeda, tambahkan irisan pisang, selai kacang, cokelat, atau kacang sangrai. Topping juga dapat dibuat lebih sederhana dengan hanya menggunakan keju dan susu kental manis.
Dengan bahan yang mudah ditemukan dan proses yang relatif sederhana, martabak manis rumahan bisa menjadi camilan untuk keluarga maupun sajian saat berkumpul.
Next News

Benarkah Air Rebusan Daun Jambu Biji Bisa Membantu Mengatasi Diare? Ini Penjelasannya
25 minutes ago

Benarkah Madu Bisa Membantu Meredakan Tenggorokan yang Gatal? Ini Penjelasannya
29 minutes ago

Apa Manfaat Kencur untuk Membantu Meredakan Batuk? Kenali Kandungan dan Khasiatnya
33 minutes ago

Manfaat Air Rebusan Daun Pandan yang Jarang Diketahui
39 minutes ago

Mengenal Tanaman Binahong yang Banyak Dimanfaatkan dalam Pengobatan Tradisional
an hour ago

Bawang Putih sebagai Bahan Alami yang Mengandung Senyawa Aktif
an hour ago

Manfaat Air Rebusan Kayu Manis dan Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsinya
an hour ago

Mengapa Kesehatan Ginjal Perlu Dijaga Sejak Usia Muda?
2 hours ago

Cara Mengenali Sinyal Tubuh ketika Membutuhkan Istirahat
2 hours ago

Mengapa Penderita Maag Bisa Mengalami Sensasi Panas di Dada? Kenali Penyebabnya
2 hours ago





