Sabtu, 27 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Penyebab Kulit Terasa Kering Sepanjang Hari

Laila - Saturday, 27 June 2026 | 12:00 PM

Background
Penyebab Kulit Terasa Kering Sepanjang Hari

Kulit Kering yang Bikin Risih: Kenapa Sih Rasanya Kayak Padang Pasir Sepanjang Hari?

Pernah nggak sih lo ngerasa muka atau tangan kayak ditarik-tarik, padahal baru aja selesai mandi atau pakai skincare? Rasanya tuh kayak kulit kita lagi protes, kering banget sampai ada putih-putih halus kalau digaruk. Padahal kita tinggal di Indonesia, negara tropis yang kelembapannya tinggi banget. Harusnya kan kulit kita lembap-lembap gimana gitu ya, tapi kenyataannya malah seringkali kerasa gersang kayak gurun Sahara.

Masalah kulit kering ini emang keliatannya sepele. Cuma ya itu, kalau udah kerasa "ketarik" atau bahkan sampai gatal dan bersisik, mood seharian bisa langsung anjlok. Apalagi kalau lo tipikal orang yang harus tampil on point di depan kamera atau ketemu klien. Kulit kering bikin makeup jadi patchy alias pecah-pecah, dan jujur aja, itu bikin nggak pede. Tapi sebenernya, apa sih yang bikin kulit kita bisa sekering itu sepanjang hari?

Terlalu Semangat Cuci Muka dan Sabun yang Salah

Kesalahan pertama yang paling sering dilakukan banyak orang adalah saking pengennya punya wajah bersih, kita jadi terlalu rajin cuci muka. Ada semacam kepuasan batin kalau muka kerasa kesat setelah cuci muka, kan? Nah, di sinilah letak jebakannya. Rasa kesat itu sebenarnya tanda kalau lapisan minyak alami atau sebum di kulit lo udah ludes disikat sama sabun cuci muka.

Banyak sabun muka di pasaran yang kandungan deterjennya (surfaktan) terlalu keras. Alih-alih cuma ngangkat kotoran, dia malah ngerusak skin barrier. Begitu skin barrier rusak, air di dalam kulit bakal menguap lebih cepat. Istilah kerennya transepidermal water loss (TEWL). Jadi, jangan heran kalau sejam setelah cuci muka, kulit lo balik kering lagi dan malah kerasa kaku.

AC: Sahabat Sekaligus Musuh Tersembunyi

Buat anak kantoran atau yang hobi banget nongkrong di cafe ber-AC, ini adalah tersangka utamanya. AC itu cara kerjanya unik, dia nggak cuma mendinginkan suhu, tapi juga narik kelembapan dari udara. Masalahnya, kalau udara di sekitar kita kering, si udara ini bakal "nyuri" kelembapan dari kulit kita supaya seimbang.



Bayangin lo duduk delapan jam di bawah semburan AC. Itu kulit lo bener-bener lagi diperes kelembapannya tanpa henti. Makanya nggak heran kalau pas sore-sore, muka mulai keliatan kusam dan area sekitar mulut mulai kerasa kaku. Kalau lo nggak sedia face mist atau moisturizer tambahan, fix sih, kulit lo bakal terus-terusan ngerasa haus sepanjang hari.

Ritual Mandi Air Panas yang Terlalu Lama

Gue tau, nggak ada yang lebih nikmat daripada mandi air panas setelah seharian capek kerja atau kehujanan. Rasanya kayak semua beban hidup luntur bareng air hangat. Tapi, kulit lo nggak berpendapat sama. Air panas itu jahat banget buat kelembapan kulit. Dia bisa melarutkan lemak alami yang ada di permukaan kulit kita.

Semakin lama lo berendam atau mandi air panas, semakin banyak minyak alami yang hilang. Begitu lo keluar dari kamar mandi, air di permukaan kulit bakal menguap dengan cepat, membawa serta kelembapan dari dalam kulit. Hasilnya? Kulit kerasa kering, putih-putih, dan kadang sampai gatal. Kalau emang nggak kuat mandi air dingin, usahain durasinya jangan lama-lama dan langsung pakai body lotion pas kulit masih agak lembap.

Kurang Minum dan Kebanyakan Kafein

Kadang penyebab kulit kering itu bukan cuma dari luar, tapi juga dari dalam. Kita sering lupa kalau kulit itu organ tubuh yang paling luar, jadi kalau tubuh kekurangan cairan (dehidrasi), kulit adalah bagian terakhir yang dapet jatah air. Kalau lo lebih banyak minum kopi atau es kopi susu kekinian daripada air putih, ya wassalam.

Kafein itu sifatnya diuretik, artinya dia bikin kita lebih sering buang air kecil. Kalau nggak dibarengi sama asupan air putih yang cukup, tubuh lo bakal dehidrasi ringan, dan dampaknya langsung keliatan di kulit. Kulit jadi kurang kenyal dan keliatan lebih kering dari biasanya. Jadi, sebelum nyalahin produk skincare lo nggak ampuh, coba cek dulu, hari ini udah minum air putih berapa liter?



Melewatkan Pelembap Karena Merasa Kulit Berminyak

Ini mitos yang masih sering dipercaya: "Kulit gue berminyak, jadi nggak butuh pelembap." Salah besar, kawan. Kulit berminyak itu beda sama kulit terhidrasi. Bahkan, seringkali kulit kita jadi makin berminyak karena dia sebenernya kering di dalam (dehidrasi). Karena kulit merasa kering, dia ngasih sinyal ke kelenjar minyak buat produksi sebum lebih banyak lagi biar "lembab".

Akibatnya, muka lo keliatan kayak kilang minyak tapi rasanya tetep kering dan nggak nyaman. Solusinya ya tetep pakai pelembap, tapi cari yang teksturnya gel atau water-based biar nggak kerasa berat. Jangan biarkan kulit lo "berjuang sendirian" tanpa perlindungan pelembap, karena itu cuma bakal bikin siklus kulit kering-berminyak ini nggak ada ujungnya.

Kesimpulannya, kulit kering sepanjang hari itu biasanya gabungan dari faktor lingkungan dan kebiasaan kita sendiri. Emang butuh sedikit usaha ekstra buat bener-bener dengerin apa yang kulit kita mau. Jangan cuma fokus sama pengen putih atau glowing, tapi pastiin dulu kulit lo "kenyang" air. Kalau kulit terhidrasi dengan baik, mau pakai skincare apa aja atau tanpa makeup pun, auranya bakal beda. Jadi, mulai sekarang coba kurangin suhu air mandi, jangan pelit pakai moisturizer, dan jangan lupa bawa botol minum ke mana-mana, ya!