Peneliti Temukan Cara Ampuh Berantas Tidur Ngorok, Cukup 90 Menit
Tata - Tuesday, 10 February 2026 | 08:09 AM


Tidur ngorok tidak hanya mengganggu kenyamanan pasangan, tetapi juga dapat menjadi tanda gangguan pernapasan saat tidur. Kini, kabar baik datang dari dunia kesehatan. Sejumlah peneliti menemukan cara ampuh untuk mengurangi kebiasaan ngorok hanya dalam waktu 90 menit.
Dalam hasil penelitian tersebut, para ahli menyebut bahwa perubahan posisi tubuh dan aktivitas tertentu sebelum tidur mampu membantu membuka saluran pernapasan sehingga aliran udara menjadi lebih lancar.
Aktivitas Selama 90 Menit
Penelitian ini menekankan pentingnya aktivitas ringan selama 90 menit sebelum tidur, seperti berjalan santai, peregangan tubuh, atau latihan pernapasan. Aktivitas ini membantu mengurangi penumpukan lendir dan melemaskan otot-otot saluran napas.
Selain itu, disarankan untuk tidak langsung tidur setelah makan malam. Memberi jeda waktu sekitar 90 menit memungkinkan sistem pencernaan bekerja optimal sehingga tekanan pada diafragma dapat berkurang.
Perhatikan Posisi Tidur
Peneliti juga menemukan bahwa posisi tidur sangat memengaruhi kebiasaan ngorok. Tidur telentang cenderung membuat lidah dan jaringan lunak di tenggorokan menghalangi jalan napas. Oleh karena itu, tidur menyamping dinilai lebih efektif untuk mengurangi dengkuran.
Hindari Pemicu Ngorok
Selama 90 menit sebelum tidur, peneliti menyarankan untuk menghindari konsumsi alkohol, rokok, dan minuman berkafein. Zat-zat tersebut dapat menyebabkan otot tenggorokan menjadi lebih rileks dan memperparah ngorok.
Kualitas Tidur Lebih Baik
Dengan menerapkan kebiasaan ini secara rutin, kualitas tidur dapat meningkat dan risiko gangguan pernapasan saat tidur dapat diminimalkan. Metode ini dinilai praktis karena tidak memerlukan alat khusus atau biaya mahal.
Kesimpulan
Penemuan ini membuktikan bahwa tidur ngorok dapat diatasi dengan cara sederhana. Cukup meluangkan waktu 90 menit sebelum tidur untuk melakukan aktivitas ringan, mengatur posisi tidur, dan menghindari kebiasaan buruk, dengkuran saat tidur dapat berkurang secara signifikan.
Next News

4 April 1968: Kematian Tragis Martin Luther King Jr, Aktivis Anti Rasis di Amerika
in 7 hours

Ini Dia Tanda Seseorang Diam-Diam Menyukaimu
17 hours ago

7 Manfaat Konsumsi Madu Secara Rutin
18 hours ago

Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Jadwal Film Paling Dinanti 2026
19 hours ago

10 Manfaat Minum Air Putih Yang Sering Diremehkan
20 hours ago

10.000 Warga Akan Terima PKH Medan Makmur 2026, Fokus pada Disabilitas dan Lansia Terlantar
in 5 hours

Apakah ADHD sama dengan Autisme?
in 5 hours

Bukan Mitos: Mengapa Angka 4 Dianggap Sial di China
in 5 hours

Rahasia Mengapa Kita Spontan Ikut Menguap Saat Melihat Teman
in 3 hours

Mengungkap Mitos Dinosaurus: Antara Film dan Penemuan Fosil
in 3 hours





