Pemko Medan Siapkan Layanan Pengaduan Berbasis WhatsApp AI, Ditargetkan Diluncurkan Desember 2026
icaa - Saturday, 07 November 2026 | 05:11 PM


Pemerintah Kota (Pemko) Medan, Sumatera Utara, tengah menyiapkan inovasi pelayanan publik berupa layanan pengaduan masyarakat melalui WhatsApp yang dilengkapi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Program tersebut menjadi salah satu langkah Pemko Medan dalam meningkatkan kemudahan akses pelayanan sekaligus membangun komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah dan masyarakat.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, menjelaskan bahwa pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang transparan dan memberikan manfaat langsung bagi warga.
Menurut Rico, kehadiran WhatsApp AI diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi yang memudahkan masyarakat ketika ingin menyampaikan keluhan maupun melaporkan persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.
Melalui layanan ini, warga nantinya dapat menyampaikan berbagai laporan yang berkaitan dengan kondisi perkotaan. Beberapa persoalan yang dapat diadukan antara lain kerusakan jalan, lampu penerangan yang tidak berfungsi, banjir, serta kendala dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
Rico menilai pemanfaatan teknologi tersebut dapat memperpendek jalur komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah. Dengan demikian, warga tidak harus menghadapi proses yang rumit ketika ingin menyampaikan laporan mengenai pelayanan publik.
Saat ini, layanan pengaduan berbasis WhatsApp AI tersebut masih berada dalam tahap pengembangan dan pengujian. Pemko Medan menargetkan fasilitas itu dapat mulai diperkenalkan kepada masyarakat pada Desember 2026.
Wali Kota juga berharap teknologi kecerdasan buatan yang digunakan nantinya tidak hanya berfungsi memberikan balasan otomatis. Lebih dari itu, sistem tersebut diharapkan mampu berinteraksi secara alami sehingga komunikasi dengan masyarakat terasa lebih mudah dan dekat.
Pengembangan layanan ini juga menjadi bagian dari rencana Pemko Medan untuk membangun sistem pemerintahan digital yang saling terhubung. Rico menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi harus dilakukan secara terpadu dan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurutnya, setiap perangkat daerah perlu memiliki keterhubungan dalam sistem pelayanan agar penanganan pengaduan masyarakat tidak berjalan secara terpisah-pisah.
Melalui integrasi tersebut, Pemko Medan berharap proses penyampaian laporan, komunikasi, hingga tindak lanjut persoalan masyarakat dapat berlangsung lebih terarah.
Kehadiran WhatsApp AI nantinya diharapkan menjadi salah satu sarana pendukung transformasi pelayanan publik di Kota Medan. Dengan memanfaatkan teknologi digital, pemerintah berupaya menghadirkan layanan yang lebih mudah dijangkau, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Next News

Hari ke-13 Operasi Patuh Toba 2026, Satlantas Madina Gencarkan Edukasi
8 hours ago

Pemprov Sumut Percepat Registrasi Perlinsos Digital, 1,1 Juta Kepala Keluarga Telah Terdaftar
21 hours ago

Pemerintah Rencanakan Pembukaan Pendaftaran CPNS November 2026, Pelamar Diminta Persiapkan Diri
21 hours ago

Kemenhaj Buka Seleksi Petugas Haji Daerah 2027, Cek Syarat dan Jadwalnya
a day ago

Pengangguran Sumut Turun Jadi 442 Ribu Orang, Lulusan SMK Tertinggi
a day ago

Hujan Ringan Turun di Sumatera Utara (6/11), Suhu Terendah 16 Derajat Celsius
a day ago

Tapsel Sabet Dua Penghargaan Lomba Posyandu 6 Bidang SPM Tingkat Sumut 2026, Desa Bulu Mario Turut Berprestasi
3 days ago

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Kamis 5 November 2026, Seluruh Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
2 days ago

TP PKK Tapanuli Selatan Raih Dua Prestasi pada Jambore Kader TP PKK se-Sumatera Utara Tahun 2026
2 days ago

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemkab Palas Fokus Penataan dan Revitalisasi RSUD
3 days ago





