Minggu, 8 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Panduan Memilih Warna Hijab Sesuai Undertone Kulit agar Wajah Terlihat Lebih Cerah

Liaa - Friday, 06 March 2026 | 10:05 AM

Background
Panduan Memilih Warna Hijab Sesuai Undertone Kulit agar Wajah Terlihat Lebih Cerah

Memilih warna hijab tidak hanya berkaitan dengan tren atau selera berpakaian semata. Warna yang tepat juga dapat mempertegas kecantikan alami kulit serta membuat wajah terlihat lebih segar.

Namun, tidak sedikit orang yang merasa bingung saat menentukan warna hijab yang cocok. Hal ini karena setiap orang memiliki undertone kulit yang berbeda.

Fashion Teacher di Esmod Jakarta dan Métier Academy, Nabila Karimah, menjelaskan bahwa memahami undertone kulit dapat membantu seseorang memilih warna hijab yang paling sesuai.

Menurutnya, undertone kulit secara umum terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu cool undertone, neutral undertone, dan warm undertone.

1. Warna hijab untuk cool undertone

Orang dengan cool undertone biasanya memiliki rona kebiruan pada pembuluh darah atau permukaan kulit.



Untuk tipe ini, warna-warna bernuansa dingin dinilai lebih mampu menonjolkan kesegaran wajah sekaligus memberikan kesan elegan.

Beberapa warna hijab yang direkomendasikan antara lain icy blue, emerald green, lavender, dan cool pink.

Warna-warna tersebut juga dapat dipadukan dengan nuansa netral yang lembut seperti abu-abu muda atau ivory agar tampilan terlihat lebih seimbang.

Sebagai contoh, hijab berwarna biru es atau ungu muda dapat menciptakan kesan lembut dan feminin. Sementara warna hijau zamrud atau pink bernuansa dingin dapat memberikan tampilan yang segar tanpa membuat kulit tampak kusam.

2. Warna hijab untuk neutral undertone

Berbeda dengan tipe lainnya, pemilik neutral undertone memiliki fleksibilitas lebih besar dalam memilih warna hijab.



Kulit dengan undertone netral umumnya cocok dipadukan dengan berbagai warna, baik yang bernuansa hangat maupun dingin.

Karena itu, pemilik undertone ini dapat lebih bebas bereksperimen dengan warna yang lebih mencolok.

Warna-warna bold seperti merah terang atau biru tua bisa menjadi pilihan menarik karena mampu memberikan kesan segar sekaligus tegas pada penampilan.

Bagi yang menyukai gaya sederhana, warna-warna tersebut dapat dipadukan dengan pakaian bernuansa netral seperti putih atau krem agar tampilan tetap terlihat seimbang.

3. Warna hijab untuk warm undertone

Sementara itu, pemilik warm undertone biasanya lebih cocok menggunakan warna-warna bernuansa hangat atau earth tone.



Warna seperti olive, terracotta, mustard yellow, dan warm brown dapat memperkuat karakter warna kulit sekaligus memberikan kesan cerah alami pada wajah.

Agar tampilan semakin menarik, warna-warna tersebut dapat dipadukan dengan aksesori bernuansa emas atau elemen warna cokelat hangat.

Misalnya, hijab berwarna zaitun atau cokelat hangat dapat menonjolkan rona kulit secara alami. Sedangkan warna mustard atau terracotta mampu memberikan kesan ceria tanpa terlihat berlebihan.

Kenyamanan Tetap Jadi Hal Utama

Meski undertone kulit bisa menjadi panduan penting dalam memilih warna hijab, faktor kenyamanan dan kepercayaan diri tetap menjadi hal yang paling utama.

Pemilihan warna tidak harus selalu mengikuti aturan tertentu. Setiap orang memiliki gaya serta preferensi yang berbeda.



Karena itu, tidak ada salahnya mencoba berbagai warna baru untuk menemukan kombinasi yang paling sesuai dengan kepribadian dan gaya masing-masing.

Dengan memahami undertone kulit dan berani bereksperimen, seseorang bisa menemukan warna hijab yang tidak hanya mempercantik penampilan, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri.