Mozzarella Berasal dari Susu Kerbau, Benarkah? Ini Fakta Sejarah dan Keistimewaannya
Liaa - Thursday, 30 April 2026 | 01:46 PM


Mozzarella merupakan salah satu keju paling populer di dunia. Teksturnya yang lembut dan elastis membuatnya sering digunakan sebagai topping pizza, isian pasta, hingga pelengkap salad. Namun, tidak semua orang mengetahui bahwa mozzarella asli secara tradisional dibuat dari susu kerbau, bukan susu sapi.
Sejarah Mozzarella di Italia
Mozzarella pertama kali berkembang di wilayah Campania, Italia. Sejak ratusan tahun lalu, keju ini telah menjadi bagian penting dari tradisi kuliner setempat.
Salah satu varian paling terkenal adalah Mozzarella di Bufala Campana, yang dikenal sebagai mozzarella autentik khas Italia. Keju ini kerap digunakan dalam hidangan klasik seperti Pizza Margherita dan salad caprese.
Mengapa Menggunakan Susu Kerbau?
Mozzarella tradisional dibuat dari susu kerbau air (Bubalus bubalis). Susu kerbau memiliki kandungan lemak dan protein yang lebih tinggi dibandingkan susu sapi, sehingga menghasilkan tekstur lebih lembut, rasa lebih kaya, dan sensasi krimi yang khas.
Inilah yang membuat mozzarella dari susu kerbau dianggap memiliki kualitas premium dibandingkan versi berbahan dasar susu sapi yang kini banyak diproduksi secara massal.
Proses Pembuatan Mozzarella
Pembuatan mozzarella membutuhkan teknik khusus. Prosesnya dimulai dari pasteurisasi susu segar, kemudian difermentasi menggunakan bakteri asam laktat. Setelah itu, ditambahkan enzim penggumpal (rennet) untuk membentuk dadih (curd).
Curd kemudian dipanaskan dan diregangkan hingga menghasilkan tekstur elastis yang menjadi ciri khas mozzarella. Teknik peregangan inilah yang membuat keju ini lembut sekaligus kenyal.
Keistimewaan Mozzarella di Bufala Campana
Mozzarella di Bufala Campana memiliki sertifikasi DOP (Denominazione di Origine Protetta), yaitu label perlindungan asal geografis dari Italia. Artinya, produksi keju ini harus mengikuti standar ketat dan hanya boleh dibuat di wilayah tertentu, termasuk Campania.
Keju ini dikenal memiliki:
- Rasa lebih kompleks
- Tekstur sangat lembut dan juicy
- Aroma susu yang segar dan khas
Karena kualitasnya, mozzarella jenis ini termasuk salah satu keju premium di dunia.
Kandungan Nutrisi Susu Kerbau
Susu kerbau kaya akan protein, kalsium, vitamin, dan mineral penting. Kandungan nutrisinya mendukung kesehatan tulang, membantu sistem pencernaan, serta memperkuat daya tahan tubuh.
Itulah sebabnya mozzarella dari susu kerbau tidak hanya unggul dari segi rasa, tetapi juga bernilai gizi tinggi.
Mozzarella tradisional memang berasal dari susu kerbau, khususnya pada varian Mozzarella di Bufala Campana dari Italia. Kandungan lemak dan protein yang tinggi pada susu kerbau memberikan tekstur lembut dan rasa khas yang sulit ditandingi.
Saat menikmati pizza atau salad dengan mozzarella, Anda sebenarnya sedang mencicipi hasil tradisi kuliner Italia yang telah diwariskan selama berabad-abad.
Next News

Mengapa Lansia Perlu Tetap Aktif? Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
6 hours ago

Ketika Kenangan Buruk Masih Terasa Berat: Memahami Respons Tubuh dan Pikiran
6 hours ago

Sarapan untuk Lansia: Mengapa Menu Pagi Perlu Diperhatikan?
6 hours ago

Makanan Favorit vs Kebutuhan Tubuh: Bagaimana Menemukan Keseimbangan?
6 hours ago

Kurangi Garam atau Gula? Mengenal Prinsip Pola Makan Sehat di Usia Lanjut
6 hours ago

Bahagia Ternyata Baik untuk Kesehatan: Apa Hubungan Keduanya?
7 hours ago

Setelah Mengalami Peristiwa Berat, Mengapa Perasaan Bisa Berubah?
7 hours ago

Berdamai dengan Pengalaman Tidak Menyenangkan, Mengapa Prosesnya Tidak Instan?
7 hours ago

Tekanan Darah Tinggi Tanpa Gejala, Mengapa Pemeriksaan Rutin Penting?
7 hours ago

Mengenal Penyakit yang Sering Muncul Seiring Bertambahnya Usia, Lansia Perlu Lebih Waspada
7 hours ago





