Ikan Cupang Bisa Menarik Perhatian dengan Siripnya, Apa Fungsinya?
Tata - Thursday, 24 September 2026 | 09:05 AM


Ikan cupang dikenal sebagai salah satu ikan hias yang memiliki penampilan mencolok. Warna tubuhnya beragam, sementara siripnya dapat berkembang menjadi sangat panjang dan lebar sehingga tampak seperti sedang menggunakan "gaun" yang bergerak di dalam air.
Keindahan tersebut ternyata bukan hanya untuk menarik perhatian manusia. Sirip juga memiliki fungsi biologis yang berkaitan dengan pergerakan dan komunikasi visual.
Pada ikan cupang, gerakan sirip dapat menjadi bagian dari perilaku yang muncul ketika ikan berhadapan dengan ikan lain. Penelitian mengenai Betta splendens menunjukkan bahwa cupang jantan dapat mengembangkan atau melebarkan sirip, membuka tutup insang, serta melakukan gerakan tubuh tertentu ketika menghadapi individu lain.
Sirip membantu ikan bergerak
Fungsi paling dasar dari sirip tentu berkaitan dengan pergerakan. Ikan menggunakan berbagai jenis sirip untuk membantu mengatur arah, menjaga posisi tubuh, melakukan manuver, serta bergerak di dalam air.
Pada ikan cupang dengan sirip yang panjang, gerakannya mungkin terlihat lebih lembut dan lebar dibandingkan ikan dengan sirip pendek. Namun, bentuk sirip tersebut tetap merupakan bagian dari sistem tubuh yang membantu ikan mengendalikan gerakannya.
Sirip ekor, misalnya, berperan penting dalam menghasilkan dorongan ketika ikan berenang. Sementara sirip lainnya membantu menjaga keseimbangan dan mengarahkan tubuh.
Sirip juga menjadi bagian dari "bahasa tubuh"
Hal menarik dari ikan cupang adalah cara mereka menggunakan penampilan tubuh ketika berinteraksi dengan ikan lain.
Ketika melihat ikan cupang jantan lain atau bahkan pantulannya sendiri, cupang dapat menunjukkan perilaku agresif. Siripnya dapat dikembangkan atau dilebarkan, sementara tutup insangnya juga dapat dibuka lebar.
Perilaku ini dikenal sebagai display atau pertunjukan visual. Penelitian pada ikan cupang menunjukkan bahwa respons agresif dapat dipicu hanya melalui isyarat visual, sehingga ikan tidak harus bersentuhan langsung dengan lawannya untuk menunjukkan perilaku tersebut.
Artinya, sirip yang tiba-tiba terlihat lebih lebar bukan berarti ikan tersebut sedang sekadar "pamer". Gerakan tersebut dapat menjadi bagian dari sinyal ketika ikan berada dalam situasi sosial tertentu.
Bisa menunjukkan ancaman kepada ikan lain
Cupang jantan terkenal memiliki perilaku teritorial dan agresif terhadap sesama jantan. Saat melihat calon lawan, ikan dapat melakukan sejumlah gerakan yang membuat tubuhnya tampak lebih besar.
Sirip yang melebar dan tutup insang yang mengembang membuat tampilan ikan menjadi lebih mencolok. Perilaku tersebut menjadi bagian dari rangkaian respons agresif yang telah banyak dipelajari pada spesies ini.
Dengan membuat dirinya tampak lebih besar, ikan memberikan sinyal visual kepada lawan. Perilaku seperti ini dapat membantu kedua ikan menunjukkan kondisi dan motivasi sebelum terjadi interaksi yang lebih agresif.
Penelitian bahkan menemukan hubungan antara intensitas beberapa bentuk display dan hasil interaksi agresif pada ikan cupang jantan.
Bukan hanya untuk bertarung
Menariknya, fungsi tampilan tubuh ikan cupang tidak terbatas pada perilaku agresif.
Ikan cupang juga memperlihatkan perilaku courtship atau pendekatan terhadap pasangan. Penelitian mengenai perilaku cupang menunjukkan bahwa tampilan tubuh juga muncul dalam konteks perkawinan.
Jadi, gerakan sirip dapat menjadi bagian dari komunikasi visual dalam situasi yang berbeda.
Inilah yang membuat sirip cupang menarik untuk diamati. Gerakannya tidak selalu memiliki arti yang sama karena konteks interaksi juga memengaruhi perilaku ikan.
Mengapa sirip cupang bisa terlihat sangat lebar?
Bentuk sirip ikan cupang sangat beragam. Ikan cupang yang dikembangbiakkan sebagai ikan hias telah memiliki berbagai bentuk sirip, seperti veiltail, halfmoon dan crowntail. Penelitian genetika pada ikan cupang juga menunjukkan adanya keragaman bentuk sirip dan warna tubuh pada berbagai varietas.
Karena itu, dua ikan cupang yang berasal dari jenis atau varietas berbeda dapat memiliki bentuk sirip yang sangat berbeda.
Sirip panjang dan warna tubuh yang mencolok membuat gerakan display ikan semakin mudah terlihat. Namun, keindahan tersebut sebaiknya tidak disalahartikan bahwa ikan selalu sedang agresif. Perilaku perlu dilihat berdasarkan situasi ketika ikan menunjukkan gerakan tersebut.
Jangan terlalu sering memancing cupang untuk flare
Pemilik ikan cupang mungkin pernah menggunakan cermin untuk membuat ikan melihat pantulannya. Ketika melihat bayangan seperti ikan lain, cupang jantan dapat menunjukkan respons agresif, termasuk melebarkan sirip dan membuka tutup insang. Respons terhadap cermin memang sering digunakan dalam penelitian perilaku cupang.
Namun, kemampuan memunculkan respons tersebut bukan berarti ikan perlu terus-menerus dipancing untuk agresif. Cupang tetap membutuhkan lingkungan yang sesuai dan kesempatan untuk beristirahat.
Bagi pemilik ikan hias, perilaku flare lebih baik dipandang sebagai salah satu bentuk perilaku alami yang menarik untuk diamati, bukan aktivitas yang harus dilakukan terus-menerus.
Sirip yang indah ternyata punya banyak peran
Dari luar, sirip ikan cupang memang terlihat seperti hiasan. Padahal, bagian tubuh tersebut memiliki fungsi yang jauh lebih kompleks.
Sirip membantu pergerakan ikan sekaligus menjadi bagian dari tampilan visual ketika cupang berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Pada kondisi tertentu, gerakan dan pelebaran sirip dapat muncul bersama perilaku agresif atau pendekatan terhadap pasangan.
Jadi, ketika melihat ikan cupang membuka siripnya dan tubuhnya tampak semakin lebar, ada kemungkinan ikan tersebut sedang memberikan sinyal melalui bahasa tubuhnya.
Kesimpulan:
Sirip ikan cupang bukan hanya membuatnya terlihat cantik. Selain membantu ikan berenang, menjaga posisi dan mengarahkan tubuh, sirip juga menjadi bagian dari komunikasi visual.
Pada cupang jantan, pelebaran sirip dapat muncul ketika menghadapi ikan lain dan menjadi bagian dari perilaku agresif. Gerakan serupa juga dapat berkaitan dengan perilaku kawin. Dengan demikian, keindahan sirip cupang sebenarnya memiliki fungsi biologis yang menarik dan tidak sekadar menjadi hiasan tubuh.
Next News

Satu Rempah dengan Banyak Kegunaan, Ini Alasan Kunyit Begitu Populer di Dapur
in 6 hours

Panggang Daging dalam Tanah, Cara Memasak Unik yang Sudah Dilakukan Sejak Lama
in 6 hours

Tambang Mir di Yakutia, Lubang Raksasa yang Menyimpan Sejarah Pertambangan
in 6 hours

Jangan Asal Pilih Ikan, Ini 7 Jenis yang Perlu Dibatasi Saat Menyusui
in 6 hours

Pikiran Terlalu Penuh? Ini Alasan Sulit Fokus Saat Banyak Hal Dipikirkan
in 6 hours

Lidah Tidak Berubah, Tapi Rasa Makanan di Pesawat Bisa Berbeda
in 5 hours

Tubuh Kehilangan Banyak Cairan, Apa Dampaknya Jika Tidak Segera Diganti?
in 5 hours

Bukan Cuma Sampo, Kesehatan Rambut Juga Dipengaruhi Makanan
in 5 hours

Bukan Cuma Modal Nekat, Ini Persiapan Penting Sebelum Solo Traveling
in 5 hours

Berhenti Mengejar Validasi Orang Lain, Saatnya Mengenal Nilai Dirimu Sendiri
in 5 hours





