Mojtaba Khamenei Dilaporkan Terpilih Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
RAU - Wednesday, 04 March 2026 | 05:09 AM


Di tengah ketegangan di Timur Tengah, berita besar datang dari Iran. Beberapa media internasional melaporkan bahwa Mojtaba Khamenei, putra dari Ayatullah Ali Khamenei, telah dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi baru Republik Islam Iran oleh Assembly of Experts, lembaga ulama yang berwenang menentukan pemimpin tertinggi negara. Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Iran.
Mojtaba Khamenei, yang diperkirakan berusia 56 tahun, dikenal memiliki kedekatan dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), korps militer kuat yang memegang peranan penting dalam struktur kekuasaan Iran. Meski tidak pernah menjabat secara resmi sebelumnya, pengaruhnya di balik layar telah lama dirasakan.
Pemilihan ini dilakukan di tengah kondisi krisis dan konflik militer yang meningkat di kawasan. Beberapa laporan menyebut bahwa IRGC memiliki pengaruh besar dalam proses suksesi ini, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang legitimasi dan konvensionalitas pemilihan menurut tradisi Iran yang menentang suksesi keluarga.
Langkah ini menjadi sorotan internasional karena menandai pergantian generasi kepemimpinan pertama setelah puluhan tahun sejak revolusi 1979. Pergantian ini berpotensi memengaruhi arah kebijakan domestik, kebijakan luar negeri, dan hubungan Iran dengan negara Barat dan kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya Kandidat lain yang muncul sebagai finalis adalah Alireza Arafi, seorang ulama dan ahli hukum yang merupakan bagian dari dewan transisi kepemimpinan beranggotakan tiga orang yang dibentuk setelah Khamenei terbunuh. Nama Seyed Hassan Khomeini, cucu dari bapak pendiri revolusi Islam, Ayatollah Ruhollah Khomeini juga muncul sebagai kandidat final. Baik Arafi maupun Khomeini dipandang sebagai tokoh moderat, dengan Khomeini dekat dengan faksi politik reformis yang terpinggirkan di Iran.
Jika benar terpilih, penunjukan Mojtaba Khamenei akan menjadi momen sejarah signifikan karena:
Ini menandai perubahan besar dalam pola kepemimpinan Iran setelah puluhan tahun Ayatullah Ali Khamenei memimpin.
Bisa memengaruhi arah kebijakan domestik dan luar negeri Iran secara drastis.
Muncul pertanyaan tentang masa depan hubungan Iran dengan negara Barat dan Arab di tengah ketegangan geopolitik yang tinggi.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari media pemerintah Iran yang mengonfirmasi penunjukan Mojtaba Khamenei.
Media internasional dan sumber oposisi yang melaporkan hal ini masih menunggu pengumuman final dari otoritas Iran.
Next News

Rupiah Hari Ini, Dolar AS Terus Meroket Dekati 17 Ribu
a day ago

Ketegangan Timur Tengah Memanas: Erdogan Protes Rudal Iran, Netanyahu Dirumorkan Berada di Jerman
a day ago

Mengapa Budaya Ngopi di Berbagai Negara Selalu Menarik untuk Dibahas?
18 hours ago

Benarkah Ali Khamenei Meninggal? Simak Fakta di Balik Kabar Viral Ini
9 days ago

Prediksi Awal Ramadan 2026 di Sejumlah Negara, Beberapa Negara mulai pada 19 Februari.
24 days ago

Norwegia Kokoh di Puncak Klasemen Medali Olimpiade Musim Dingin 2026, Italia dan AS Ikut Sengit
25 days ago

Salju Italia Jadi Saksi: Olimpiade Musim Dingin 2026 Dimulai Pekan Ini
a month ago

Inilah 5 Fakta Unik Tesla, Salah Satunya Elon Musk Bukanlah Pendirinya
4 years ago

Suhu Terpanas Benua Arktik di Kutub Utara Pecah Rekor, Capai 38 Derajat Celsius
4 years ago

27 Tentara AS Dipecat karena Tolak Vaksin Covid-19
4 years ago





