Kamis, 12 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Internasional

Mojtaba Khamenei Dilaporkan Terpilih Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

RAU - Wednesday, 04 March 2026 | 05:09 AM

Background
Mojtaba Khamenei Dilaporkan Terpilih Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Di tengah ketegangan di Timur Tengah, berita besar datang dari Iran. Beberapa media internasional melaporkan bahwa Mojtaba Khamenei, putra dari Ayatullah Ali Khamenei, telah dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi baru Republik Islam Iran oleh Assembly of Experts, lembaga ulama yang berwenang menentukan pemimpin tertinggi negara. Namun, hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Iran.

Mojtaba Khamenei, yang diperkirakan berusia 56 tahun, dikenal memiliki kedekatan dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), korps militer kuat yang memegang peranan penting dalam struktur kekuasaan Iran. Meski tidak pernah menjabat secara resmi sebelumnya, pengaruhnya di balik layar telah lama dirasakan.

Pemilihan ini dilakukan di tengah kondisi krisis dan konflik militer yang meningkat di kawasan. Beberapa laporan menyebut bahwa IRGC memiliki pengaruh besar dalam proses suksesi ini, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang legitimasi dan konvensionalitas pemilihan menurut tradisi Iran yang menentang suksesi keluarga.

Langkah ini menjadi sorotan internasional karena menandai pergantian generasi kepemimpinan pertama setelah puluhan tahun sejak revolusi 1979. Pergantian ini berpotensi memengaruhi arah kebijakan domestik, kebijakan luar negeri, dan hubungan Iran dengan negara Barat dan kawasan Timur Tengah.

Sebelumnya Kandidat lain yang muncul sebagai finalis adalah Alireza Arafi, seorang ulama dan ahli hukum yang merupakan bagian dari dewan transisi kepemimpinan beranggotakan tiga orang yang dibentuk setelah Khamenei terbunuh. Nama Seyed Hassan Khomeini, cucu dari bapak pendiri revolusi Islam, Ayatollah Ruhollah Khomeini juga muncul sebagai kandidat final. Baik Arafi maupun Khomeini dipandang sebagai tokoh moderat, dengan Khomeini dekat dengan faksi politik reformis yang terpinggirkan di Iran.



Jika benar terpilih, penunjukan Mojtaba Khamenei akan menjadi momen sejarah signifikan karena:

Ini menandai perubahan besar dalam pola kepemimpinan Iran setelah puluhan tahun Ayatullah Ali Khamenei memimpin.

Bisa memengaruhi arah kebijakan domestik dan luar negeri Iran secara drastis.

Muncul pertanyaan tentang masa depan hubungan Iran dengan negara Barat dan Arab di tengah ketegangan geopolitik yang tinggi.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari media pemerintah Iran yang mengonfirmasi penunjukan Mojtaba Khamenei.



Media internasional dan sumber oposisi yang melaporkan hal ini masih menunggu pengumuman final dari otoritas Iran.

Tags