Ketegangan Timur Tengah Memanas: Erdogan Protes Rudal Iran, Netanyahu Dirumorkan Berada di Jerman
Liaa - Wednesday, 11 March 2026 | 02:25 AM


Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah sejumlah peristiwa terbaru yang melibatkan Iran, Turki, dan Israel.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyampaikan protes keras kepada Iran setelah sebuah rudal yang diluncurkan negara tersebut dilaporkan melintasi wilayah pertahanan udara Turki.
Kemarahannya disampaikan langsung kepada Presiden Iran, Masoud Pezehskian, melalui percakapan telepon pada hari yang sama ketika insiden tersebut terjadi.
Erdogan menegaskan bahwa pelanggaran terhadap wilayah udara Turki tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah Turki akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan wilayahnya.
Sementara itu, di tengah meningkatnya ketegangan regional, media sosial diramaikan dengan rumor mengenai keberadaan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Rumor tersebut muncul setelah pesawat pemerintah Israel yang dikenal sebagai Wing of Zion terdeteksi mendarat di Berlin Brandenburg Airport, Jerman, pada Sabtu malam.
Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa Netanyahu berada di dalam pesawat tersebut dan disebut-sebut berada di Berlin. Bahkan beredar klaim di media sosial yang menyatakan ia berada di sebuah bunker di Jerman, meskipun hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai hal tersebut.
Di sisi lain, pemerintah Iran menyatakan bahwa mereka berada dalam posisi unggul dalam konflik yang sedang berlangsung.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menyebut rencana militer yang dijalankan oleh Amerika Serikat dan Israel tidak berhasil mencapai tujuan yang diharapkan.
Dalam pernyataannya yang disiarkan televisi pemerintah Iran dan dikutip media internasional, ia mengatakan bahwa Iran telah memberikan kerusakan signifikan terhadap Israel dan Amerika Serikat dalam konflik tersebut.
Situasi ini semakin menambah ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang selama ini telah menjadi pusat konflik dan rivalitas kekuatan regional maupun global.
Next News

Amerika Serikat Sempat Menunda Serangan ke Iran, Jalur Diplomasi Masih Terbuka
a month ago

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Kyushu Jepang, Korban Meninggal Bertambah 13 Orang
a month ago

Gempa M 7,1 Guncang Selatan Jepang, Berpotensi Tsunami
a month ago

Prancis-Spanyol Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan yang Kian Meluas
a month ago

Jepang Dilanda Suhu di Atas 40 Derajat Celsius Selama Lima Hari Berturut-turut
a month ago

Kebakaran Hutan Meluas di Spanyol dan Prancis, Lebih dari 250 Ribu Orang Dievakuasi
a month ago

Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi akibat Kebakaran Hutan
a month ago

Prancis Setujui RUU Pembatasan Media Sosial bagi Anak di Bawah 15 Tahun
a month ago

Resmi! Andy Burnham Jadi PM Baru Inggris, Siapkan Kebijakan Ini
2 months ago

Korban tewas gempa Venezuela tembus 5.278 orang, 23.500 mengungsi
2 months ago





