Sabtu, 14 Maret 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mengapa Kita Bisa Cegukan?

Liaa - Saturday, 14 March 2026 | 10:11 AM

Background
Mengapa Kita Bisa Cegukan?

Cegukan merupakan salah satu reaksi tubuh yang paling umum terjadi pada manusia. Dalam istilah medis, cegukan dikenal sebagai Singultus.

Cegukan terjadi ketika otot pernapasan utama yang disebut Diafragma mengalami kontraksi secara tiba-tiba dan tidak terkendali.

Kontraksi ini membuat udara masuk dengan cepat ke dalam paru-paru. Namun pada saat yang hampir bersamaan, pita suara menutup secara mendadak sehingga menghasilkan bunyi khas "hik".

Fenomena sederhana ini sebenarnya melibatkan sistem saraf yang cukup kompleks.




*Peran Diafragma dalam Pernapasan*

Diafragma adalah otot besar berbentuk kubah yang terletak di antara rongga dada dan rongga perut.

Saat kita bernapas normal, diafragma akan berkontraksi dan bergerak turun untuk membantu paru-paru mengembang dan menarik udara masuk.

Namun ketika diafragma mengalami kontraksi mendadak tanpa kendali, terjadilah cegukan.




*Penyebab Umum Cegukan*

Cegukan dapat dipicu oleh berbagai hal yang memengaruhi diafragma atau saraf yang mengontrolnya.

Beberapa penyebab yang paling umum antara lain:

•makan terlalu cepat

•minum minuman bersoda



•makan dalam jumlah terlalu banyak

•perubahan suhu makanan atau minuman yang tiba-tiba

•tertawa terlalu keras

•menelan udara saat makan

Selain itu, stres emosional atau kegembiraan yang berlebihan juga dapat memicu cegukan.




*Peran Sistem Saraf*

Cegukan juga berkaitan dengan sistem saraf, khususnya saraf yang menghubungkan otak dengan diafragma.

Refleks cegukan melibatkan jalur saraf seperti Vagus Nerve dan Phrenic Nerve yang mengontrol pergerakan diafragma.

Gangguan kecil pada jalur saraf ini dapat memicu kontraksi tiba-tiba yang menghasilkan cegukan.




*Apakah Cegukan Berbahaya?*

Pada sebagian besar kasus, cegukan tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa menit.

Namun dalam kondisi tertentu, cegukan bisa berlangsung sangat lama. Jika cegukan berlangsung lebih dari 48 jam, kondisi tersebut disebut sebagai cegukan persisten dan bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu.

Beberapa penelitian medis yang dipublikasikan oleh Mayo Clinic dan National Institutes of Health menyebutkan bahwa cegukan yang berlangsung lama bisa berkaitan dengan gangguan saraf, gangguan pencernaan, atau efek samping obat tertentu.




*Cara Menghentikan Cegukan*

Meski banyak metode tradisional yang beredar, beberapa cara berikut cukup sering membantu menghentikan cegukan:

•menahan napas selama beberapa detik

•minum air secara perlahan



•bernapas ke dalam kantong kertas

•menelan gula atau air dingin

Metode-metode ini bekerja dengan cara merangsang kembali saraf yang mengontrol diafragma sehingga refleks cegukan dapat berhenti.