Selasa, 16 Juni 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mengapa Jari Bisa Keriput Saat Berenang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Liaa - Sunday, 14 June 2026 | 12:14 PM

Background
Mengapa Jari Bisa Keriput Saat Berenang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Pernahkah Anda memperhatikan jari tangan atau kaki yang menjadi keriput setelah terlalu lama berenang atau berendam? Banyak orang mengira kondisi ini terjadi karena kulit menyerap air seperti spons. Namun, kenyataannya proses tersebut lebih menarik dari yang dibayangkan.

Awalnya para ilmuwan memang mengira kulit yang menyerap air menjadi mengembang sehingga tampak keriput. Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa keriput pada jari sebenarnya melibatkan sistem saraf tubuh.

Saat tangan atau kaki berada di dalam air dalam waktu cukup lama, saraf akan mengirim sinyal yang menyebabkan pembuluh darah kecil di bawah kulit menyempit. Penyempitan ini mengurangi volume jaringan di bawah permukaan kulit sehingga kulit bagian luar tertarik dan membentuk lipatan-lipatan yang terlihat sebagai keriput.

Menariknya, proses ini bukanlah kesalahan tubuh. Para peneliti percaya bahwa jari yang berkeriput membantu manusia mendapatkan cengkeraman yang lebih baik pada benda basah atau licin, mirip seperti alur pada ban kendaraan yang membantu mencengkeram jalan saat hujan.

Fenomena ini biasanya mulai terlihat setelah sekitar 10 hingga 15 menit berada di dalam air dan akan menghilang dengan sendirinya setelah kulit kembali kering. Keriput tersebut tidak berbahaya dan merupakan respons alami tubuh.



Jadi, jari yang keriput saat berenang bukan semata-mata karena kulit menyerap air, melainkan hasil kerja sistem saraf yang membantu tubuh beradaptasi dengan lingkungan basah. Sebuah mekanisme sederhana yang ternyata memiliki fungsi penting dalam kehidupan sehari-hari.